Bupati Sumenep Minta Seluruh OPD Siaga Hadapi Kekeringan Musim Kemarau ini

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Bupati Sumenep, Jawa Timur, Achmad Fauzi Wongsojudo, meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bersiaga menghadapi potensi kekeringan pada musim kemarau. Sebab, kekeringan merupakan persoalan yang hampir setiap tahun terjadi. Karena itu, seluruh OPD diminta bergerak cepat dan meningkatkan kesiapsiagaan.

"Kekeringan di Sumenep sudah menjadi kejadian berulang. Karenanya, seluruh OPD harus siaga dan responsif dalam melakukan penanganan," ucap Fauzi kepada wartawan belum lama ini.

Bupati berharap sejumlah OPD memberi perhatian khusus  terhadap yang berkaitan langsung dengan penanganan dampak kekeringan, seperti Dinas Kesehatan P2KB, Dinas Sosial P3A, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Bupati dua periode ini juga menegaskan, pengalaman menghadapi kekeringan setiap tahun seharusnya membuat respons pemerintah semakin cepat dan terkoordinasi. Dengan begitu, kebutuhan masyarakat di daerah terdampak dapat segera dipenuhi.

Disamping itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep juga telah menetapkan status siaga kekeringan sebagai langkah antisipasi menghadapi puncak musim kemarau. Melalui status tersebut, seluruh OPD diharapkan mempercepat koordinasi dan penanganan agar dampak kekeringan terhadap masyarakat dapat ditekan.

Sementara itu, sesuai laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, ada dua desa mulai mengalami kekeringan pada awal musim kemarau tahun ini. Kedua desa tersebut yakni Desa Prancak dan Desa Montorna, Kecamatan Pasongsongan.
Pemkab Sumenep juga menetapkan Status Siaga Kekeringan, 76 Desa Terancam Terdampak Kepala Pelaksana BPBD, Sumenep Achmad Laili

Maulidi, mengatakan, hingga kini status kekeringan masih berada pada level siaga sehingga belum ada penetapan tanggap darurat maupun penyaluran bantuan air bersih. Dua desa mulai mengalami kekeringan, yakni Desa Prancak dan Desa Montorna di Kecamatan Pasongsongan. Tapi statusnya siaga, sehingga belum dilakukan dropping air bersih.

Bahkan, BPBD juga telah mengirim bantuan air bersih, apabila menerima permohonan resmi dari pemerintah desa. Setelah itu, petugas akan melakukan asesmen untuk memastikan kebutuhan masyarakat. Sebab, dasar melakukan dropping air adanya permintaan dari pemerintah desa.

Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, wilayah terdampak bisa mencapai lebih dari 60 desa yang tersebar di daratan maupun kepulauan. BPBD membagi tingkat kekeringan menjadi empat kategori, yakni ringan, sedang, berat, dan kritis. Jumlah desa terdampak kekeringan terus bertambah seiring berlangsungnya musim kemarau. rah

Berita Terbaru

Dua Truk Tabrakan di Simpang Ngujur, Satu Terguling dan Lainnya Terjang Indomaret

Dua Truk Tabrakan di Simpang Ngujur, Satu Terguling dan Lainnya Terjang Indomaret

Senin, 07 Sep 2026 09:57 WIB

Senin, 07 Sep 2026 09:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dua truk bertabrakan di Simpang Empat Ngujur, Desa Kedondong, Kabupaten Madiun, Senin, 7 September 2026, sekitar pukul 04.30 WIB.…

Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi Sempatkan Kunjungi Kantor UPTD PPPA Sidoarjo

Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi Sempatkan Kunjungi Kantor UPTD PPPA Sidoarjo

Senin, 07 Sep 2026 09:14 WIB

Senin, 07 Sep 2026 09:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi, menyempatkan diri mengunjungi Kantor UPTD…

Perusahaan Milik UGM, IPOnya Ditunda

Perusahaan Milik UGM, IPOnya Ditunda

Senin, 07 Sep 2026 09:12 WIB

Senin, 07 Sep 2026 09:12 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Swayasa Prakasa Tbk (SWAP) dikabarkan menunda rencana penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Penundaan aksi…

13 BPR Ditutup, LPS Mikir Pengembalian Dana

13 BPR Ditutup, LPS Mikir Pengembalian Dana

Senin, 07 Sep 2026 09:09 WIB

Senin, 07 Sep 2026 09:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu memastikan dana nasabah bank sebanyak 13 Bank Perekonomian Rakyat…

Purbaya, Akui Tax Amnesty Bahaya Pegawai Pajak

Purbaya, Akui Tax Amnesty Bahaya Pegawai Pajak

Senin, 07 Sep 2026 09:07 WIB

Senin, 07 Sep 2026 09:07 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali menegaskan tidak berencana menggelar program tax amnesty atau pengampunan pajak. Purbaya…

Menkeu Tegaskan Hubungannya dengan Danantara

Menkeu Tegaskan Hubungannya dengan Danantara

Senin, 07 Sep 2026 09:06 WIB

Senin, 07 Sep 2026 09:06 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan BPI Danantara tidak tergabung menjadi anggota baru Komite Stabilitas Sistem…