Kasus Aktif Covid-19 Situbondo Naik Signifikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Situbondo, Karna Suswandi bersama Kapolres, AKBP Imam Rifa'i saat meninjau penambahan ruang ICU dan non ICU di RSUD dr Abdoer Rahem, SP/IN
Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Situbondo, Karna Suswandi bersama Kapolres, AKBP Imam Rifa'i saat meninjau penambahan ruang ICU dan non ICU di RSUD dr Abdoer Rahem, SP/IN

i

 

SURABAYAPAGI, Situbondo - Penyebaran kasus positif Covid-19 di Kabupaten Situbondo terus mengalami peningkatan.  Kasus aktif covid-19 naik 26 kali lipat hingga mencapai 78 orang.

Dalam sehari, bisa ditemukan 39 kasus baru.  Sehingga, total keseluruhan kasus terkonfirmasi virus mematikan tersebut mencapai 2651 kasus.

Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Situbondo, Karna Suswandi mengatakan, peningkatan pasien yang positif COVID-19 tersebut terlihat dari terpakainya ruang ICU pasien COVID-19 yang mencapai 80 persen.

"Kami sudah mengecek rumah sakit rujukan pasien COVID-19. Kami akan segera menambah ketersediaan tempat tidur di ruang ICU," jelas Karna, Kamis (17/6/2021).

Pria yang juga sebagai Bupati Situbondo itu menjelaskan, ada dua rumah sakit yang memang jadi rujukan percepatan penanganan COVID-19. Yakni RSUD Abdoer Rahem dan RS Elizabeth.

"Di Abdoer Rahem (Rumah sakit) 16 tempat tidur, dan di Elizabeth (rumah sakit) 10 tempat tidur," beber Karna Suswandi.

Selain itu, penambahan ketersediaan tempat tidur di ruang ICU, juga akan ditambah ketersediaan tempat tidur di ruang pasien COVID-19 non-ICU.

Pemkab Situbondo juga akan menambah sejumlah fasilitas pendukung untuk penanganan COVID-19. Hal itu karena peningkatan persebaran virus cenderung meningkat.

Dikesempatan itu pula, ia menjelaskan lonjakan kasus Covid-19 ini salah satunya diakibatkan oleh faktor keluarga yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan.

“Penyebaran ini dari irisan keluarga yang tidak patuh Prokes Covid-19. Sehingga, menyebarkan dari keluarga yang satu ke keluarga yang lain,” ucapnya.

Lebih lanjut, pria asal Desa Curah Tatal, Kecamatan Arjasa ini mengungkapkan, kenaikan kasus Covid-19 juga diakibatkan oleh faktor perjalanan.

 “Juga ada faktor perjalanan, bahkan sampai ada yang melarikan diri dan sampai saat ini belum ketemu,” tegasnya.

Lebih lanjut, Mantan Kadis PUPR Lumajang ini berpesan kepada masyarakat Situbondo untuk terus menerapkan protokol kesehatan Covid-19, mulai dari memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak satu sama lain, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.st1/na

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…