Sukses Berbisnis Kelinci Sejak SMP Secara Otodidak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aditya Andriansyah saat mengurusi kelinci di halaman belakang rumahnya. SP/ MDN
Aditya Andriansyah saat mengurusi kelinci di halaman belakang rumahnya. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Medan - Aditya Andriansyah, mahasiswa jurusan Agribisnis di Universitas Medan Area, Sumatera Utara ini bertekad membiayai kuliahnya sendiri. Meski usianya baru 20 tahun, ia telah berhasil menjadi peternak kelinci yang cukup sukses.

Melalui usahanya tersebut, Aditya bukan hanya bisa membiayai kuliahnya namun juga memenuhi keperluan pribadinya sehari-hari. Padahal, ilmu mengenai kelinci ia dapatkan hanya dari internet.

Usaha ini bermula tanpa direncanakan sejak ia masih SMP. Saat itu, ia membeli dua ekor kelinci seharga Rp 80 ribu dan menjualnya kembali seharga Rp 100 ribu. Setelahnya, Adit mulai sering membeli kelinci untuk dijual kembali, sampai akhirnya ia putuskan menjadi peternak kelinci.

"Saya juga ada jual kandang kelinci, harganya Rp 135 ribu. Hasil pendapatan ini bisa untuk uang kuliah, keperluan kuliah, dan untuk keperluan pribadi sehari-hari. Jadi nggak membebani orang tua," tukas Adit. 

 Bermula dari dua kelinci, lambat laun usahanya ini berkembang dan mulai dikenal orang. Setelah itu, Adit kemudian membeli kelinci lagi sebanyak dua ekor. Hal yang sama terjadi. Kelinci yang dibelinya itu diminati orang dan dijualnya. Dari situ, dia terpikir merintis usaha menjadi peternak kelinci, bahkan ia mengetahui cara berternak dan berbisnis kelinci ini hanya dari hanya bermodalkan internet.

Tak hanya di Medan ataupun Sumatera Utara, penjualan kelinci Adit ini juga sampai ke Aceh dan Pekanbaru. Dalam menjalankan bisnis ini, Adit membangun relasi dengan rekannya yang ada di Berastagi hingga Bandung.

Kini, sekitar 40 kelinci dengan berbagai jenis ada di kandang belakang rumahnya. Setiap hari, silih berganti pembeli datang membeli kelinci.

Adapun beberapa jenis kelinci yang dijualnya di 'Aditya Rabbit Thie Medan' adalah kelinci lokal, lop, English anggora, hingga rex. Harga jualnya pun beragam, dari Rp 45 ribu hingga Rp 650 ribu.

Dalam seminggu, ia berhasil menjual puluhan kelinci dan mendapat keuntungan bersih hingga jutaan rupiah. "Dalam seminggu terjual sekitar 60 ekor (kelinci). Sebulan pendapatan sekitar Rp 5 juta," imbuh Adit.

Sudah mencapai kesuksesan saat ini, dijelaskan Adit ia sempat mengalami kendala ketika banyak kelinci-kelincinya yang mati akibat perawatan yang salah.

Setelah berjalan 7 tahun penjualan kelinci-kelincinya selain ke dalam daerah Sumatera Utara. Pembeli berasal dari Banda Aceh seperti dari Loksemawe, Singkil hingga ke Pekanbaru. "Pembeli biasanya bisa datang kesini langsung untuk membeli. Tapi ada juga yang pesan via online ada dari IG, WA dan Facebook itu dari luar kota banyak," pungkasnya. Dsy1

Berita Terbaru

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Hari Jadi Tulungagung ke-821 bertema ‘Gumregah, Nyawiji lan Ngabekti Tumuju Tulungagung Lohjinawi’ tahun ini lebih semarak den…

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kabupaten Gresik kini memiliki alternatif baru untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar. Yayasan Petrokimia Gresik (…

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Komitmen PT Smelting dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir kembali mendapat apresiasi. Perusahaan pengolahan dan pemurnian t…

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus mendukung upaya menekan angka pengangguran, Polres Blitar Kota menggelar…

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memaparkan dua inovasi unggulan daerah, yakni Klinik Perisai dan Siti Pinter, di hadapan d…

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pelaksanaan program ketahanan pangan berbasis alokasi 20 persen Dana Desa di Jawa Timur dinilai memerlukan perlindungan regulasi d…