Beli Benur dan Dijual Kembali, Warga Pacitan Ditangkap Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Pacitan, AKBP Wiwit Ari Wibisono saat menanyai pelaku dalam konferensi pers.
Kapolres Pacitan, AKBP Wiwit Ari Wibisono saat menanyai pelaku dalam konferensi pers.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pacitan - Wirid Windriadi (41) warga kecamatan Kota Pacitan harus berurusan dingan pihak kepolisian atas aksinya memperdagangkan benur lobster secara ilegal.

Kapolres Pacitan, AKBP Wiwit Ari Wibisono mengatakan tersangka ditangkap di rumahnya di Desa Kembang, Kecamatan Pacitan kota. Untuk ratusan benur itu telah dikembalikan ke habitatnya bersama Dinas Perikanan.

"Kita berhasil mengamankan 272 (ekor) benih lobster di rumah tersangka. Dan hari berikutnya kita lepas ke habitatnya bersama Dinas Perikanan," kata Kapolres Pacitan AKBP Wiwit Ari Wibisono saat konferensi pers, Senin (21/6/2021) siang.

Menurutnya, kesalahan tersangka adalah melakukan jual beli benur lobster. Jika nelayan hanya menjaring dan kemudian membudidayakannya maka diperbolehkan.

"Di dalam aturannya jelas, kalau hanya menjaring dan membubidaya tidak dihukum. Untuk tersangka ini dijual kembali," katanya, Senin (21/6/2021).

Dari penyidikan, tersangka itu akan menjual ratusan benur lobster ke salah satu tengkulak di Kabupaten Banyuwangi.

Rupanya, praktik jual beli benur yang dilakuak ntersangka bukan pertama kalinya dilakukan. Sebelumnya tersangka juga telah melakukan hal yang sama. Bahkan jumlahnya terbilang cukup fantastis. Yakni mencapai 3.000 ekor benur.

"Pelaku diketahui merupakan pemain lama. Sebenarnya sudah sempat berhenti. Ini mulai lagi dan ketahuan kami," jelasnya.

Diketahui jika keuntungan menjual benur lobster cukup menjanjikan. Untuk setiap satu benur dijual Rp 7 ribu dari harga beli kurang dari Rp 3 ribu.

Barang bukti yang disita adalah tabung oksigen, karet gelang, satu set tabung regulatur. Pelaku dijerat Pasal 92 atau 88 UU Nomor 11 tahun 2020.

"Ancaman paling lama 8 tahun dan denda Rp 1,5 Miliar," pungkasnya.

 

Berita Terbaru

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN UIT JBM memastikan sistem kelistrikan Bali telah kembali normal dan stabil setelah gangguan transmisi interkoneksi Jawa–Bali yang t…

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …