Astagfirullah, Pengemudi Tergencet Mobil Pickup Sendiri dan Tewas di TKP

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi korban usai dievakuasi warga. SP/Hadi Lestariono
Kondisi korban usai dievakuasi warga. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Warga desa Kebonsari dikejutkan teriakan Supomo (49) karena mobil pick up yang dikemudikan Senan (43) warga setempat mundur dan menggencet Senan hingga tewas di tempat kejadian.

Peristiwa yang terjadi Selasa (22/6) sekitar pukul.08.00 itu terjadi, seperti yang disampaikan Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela SH S.IK MH melalui Kasat Lantas AKP I Putu Angga Feryana SH S.IK MH. 

Kejadian itu bermula mobil Pick Up hitam yang dikemudian Senan (korban) sedang menuju ke sawah dengan membawa muatan pupuk organik untuk keperluan di sawah, korban ditemani oleh Supomo tetangga korban, saat menanjak dengan sedikit menikung karena tidak kuat membawa beban, mobil yang bernomor Polisi AG 9442 KF akhirnya mundur tanpa terkendali dan menggencet korban ke batang pohon Jati.

"Ketika mobil Pick Up mundur, Supomo dan Senan turun dari mobil untuk mengganjal mobil dengan batu, rupanya mobil tetap meluncur deras ke belakang, saat itu  korban tepat berada di belakang mobilnya, dan korban terhempas dan tubuh terbentur pohon jati, tepat mengenai bagian kepalanya," ungkap AKP I Putu saat mendampingi Kapolres pada giat Donor Darah dalam rangka HUT Bhayangkara ke 75 di Gedung Hugeng Iman Santoso Polres Blitar.

Dengan kejadian tersebut, korban langsung meninggal dunia ditempat kejadian akibat luka parah pada bagian kepalanya. Masih menurut AKP I Putu, saat batu yang untuk mengganjal mobil Pick Up tidak mampu, sehingga batu meleset ke sebelahnya, dan mobil warna hitam itu terus meluncur ke bawah dan menghantam korban yang posisinya berada di belakang Mobil, sementara Supomo yang sekaligus sebagai kernetnya tidak mampu menahan laju mobil yang sarat muatan Pupuk tersebut, sehingga Senan terbentur bak belakang mobil dan menghantam pohon jati yang berdiameter sekitar 75 cm sampai 80 Cm, dan tepat pada kepala korban, sementara kondisi jalan desa yang kanan kirinya penuh tanaman pohon Hutan Jati milik Perum Perhutani, kondisi jalan dusun Gentungan Desa Kebonsari Kec Kademangan Kab Blitar ini selain menanjak juga menikung dengan kemiringan ke arah bawah menuju hutan sekitar 2 meteran.

"Untuk korban meninggal dunia di TKP, dan melakukan penyelamatan oleh warga dan petugas dari Polsek Kademangan yang dipimpin Kapolseknya AKP Suyatno, bersama anggota Koramil dan beberapa perangkat desa setempat, korban ketika dirujuk ke Puskesmas, kondisi korban sudah keadaan meninggal dunia," kata Perwira Polisi dengan 3 balok kuning dipundaknya ini.

Sementara mobil diamankan di Polsek Kademangan, guna penyelidikan petugas Unit Laka Polres Blitar dan Sat Reskrim melakukan olah TKP. Dan memeriksa beberapa saksi termasuk Supomo teman korban yang saat itu satu kendaraan dengan korban.

Sehubungan kecelakan akibat kelalaian korban warga dusun Ringinrejo Desa Kebonsari Kec. Kademangan ini langsung diserahkan kepada pihak keluarganya atas permintaan keluarga korban, saat penyerahan korban oleh Polsek Sutojayan  disaksikan Babinsa Koramil Sutojayan, pihak kelurahan dan tokoh desa setempat, termasuk dari petugas dari Kantor Kecamatan Sutojayan.

"Setelah pihak keluarga menyatakan menerima kematian korban, pihak keluarga membuat surat pernyataan yang disaksikan pihak keluarga, pihak Kepala Desa, dan beberapa saksi, akibat kejadian itu tidak ada unsur unsur kesengajaan maupun unsur pidana," pungkas AKP I Putu yang gemar Pecel Blitar ini. Les

 

 

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…