ANALISA BERITA

Geger Pernyataan Said Aqil, Pegiat Politik: Ini Upaya Saling Meredominasi Tatanan Global

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Lalu Ary Kurniawan Hardi

Pengamat Politik FISIP Universitas Airlangga
Lalu Ary Kurniawan Hardi Pengamat Politik FISIP Universitas Airlangga

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Ketua Umum PBNU, Said Aqil, menyebut telah terjadi perang di tengah masa pandemi Covid-19. Bukan perang fisik, pandemi dinilai sukses meciptakan perang biologi. Pernyataan itu disampaikan secara langsung oleh Said Aqil dalam kegiatan Haul Emas KH Wahab Chasbullah yang ditayangkan di YouTube NU Channel, Rabu (23/6/2021).

"Kemudian dengan adanya COVID-19 ini ada perang baru, perang biologi, apa? Perang vaksin. Negara yang mampu memproduksi vaksin akan jadi pemenang dalam perang ini. Negara yang tidak mampu, hanya mengimpor saja, itulah negara yang kalah," ujar Said Aqil.

Pernyataan tersebut sontak mendapat perhatian dari pegiat politik, Lalu Ary Kurniawan Hardi. Kepada Surabaya Pagi, Lalu menjelaskan bahwa masa pandemi tidak semestinya secara serta merta diartikan sebagai perang biologi.

"Ada yang perlu diluruskan dari konsepsi yang dijelaskan oleh Pak Said Aqil ini. Daripada menggunakan kata perang biologi, mungkin yang di maksud dengan beliau adalah upaya untuk saling meredominasi tatanan global. Pemilihan bahasa perang biologi itu hanya menjadikan situasi menjadi lebih ruwet. Ini saatnya kita untuk saling bekerja sama. Kita gak bisa memproduksi vaksin bukan karna kita subordinat, karena memang ada yang lebih capable," terangnya.

Lebih lanjut, Lalu mencurigai adanya dua kemungkinan mengapa Said Aqil terlihat getol menyuarakan isu ini. Pertama, Said Aqil adalah sosok yang memang aktif menjadi kontrol politis kepada pemerintah. Hadirnya Said Aqil sebagai refleksi pemerintah menjadi kabar baik terutama di negara demokratis seperti Indonesia.

"Said Aqil adalah orang yang memang vokal menyuarakan apa yang kiranya perlu diperbaiki dalam tatanan pemerintahan. Beliau adalah petinggi NU yang mempunyai basis massa yang besar. Keinginannya untuk mendorong Indonesia menjadi bangsa yang mandiri adalah ambisi yang wajar," lanjutnya.

Kedua, sikap aktif Said Aqil dimungkinkan adalah cara yang disengaja untuk menarik simpatisan masyarakat. Lalu mengingatkan bahwa rekam jejak Said Aqil juga tidak luput dengan situasi yang memaksanya menjadi seorang yang lebih pragmatis.

"Tapi perlu diingat, track record beliau menujukkan betapa sering beliau dihadapkan pada situasi politik yang lebih pragmatis. Ingat, lho beliau pernah diangkat menjadi komisaris utama PT KAI oleh Erick Thohir. Beliau mungkin saja tidak murni sebagai agen demokrasi untuk mengontrol pemerintah, mungkin saja saat ini beliau sedang playing his ace card," imbuhnya.

Masih menurut penurutan Lalu, sikap Said Aqil tidak menutup kemungkinan merupakan manuver yang sudah direncanakan. Meskipun beberapa kali terlihat penolakan Said Aqil untuk maju ke dalam politik praktis, Said Aqil adalah tokoh agama yang berpotensi untuk maju menjadi Calon Presiden (Capres) dalam Pilpres 2024.

 "Meskipun beliau menolak, tapi kita bisa lihat koneksi antara keyakinan masyarakat dengan manuver beliau yang mengkritisi pemerintah dengan cukup getol. Beliau tetap salah satu tokoh agama yang berpotensi untuk maju menjadi capres dalam pemilu 2024. Ini bisa jadi strategi beliau untuk menarik massa. Kita lihat saja," pungkasnya. lad/cr3/rmc

Berita Terbaru

GM For A Day 2026, Ar Vino Rasakan Pengalaman Jadi GM Cilik di Hotel Santika Gresik

GM For A Day 2026, Ar Vino Rasakan Pengalaman Jadi GM Cilik di Hotel Santika Gresik

Sabtu, 25 Jul 2026 21:30 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 21:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Memperingati Hari Anak Nasional, Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026. Program edukatif i…

Sidang Maidi, Rofieq Akui Pernah Setor Rp900 Juta Diduga Sebagian Mengalir Ke APH 

Sidang Maidi, Rofieq Akui Pernah Setor Rp900 Juta Diduga Sebagian Mengalir Ke APH 

Sabtu, 25 Jul 2026 19:50 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) mencecar saksi Direktur PT Rajawali Indonesia Raya, Moch Rofieq Noe…

Soal Istilah ‘Londo Ireng’, PWI se-Madura Kecam Pernyataan Presiden Prabowo dan Serukan Solidaritas Pers

Soal Istilah ‘Londo Ireng’, PWI se-Madura Kecam Pernyataan Presiden Prabowo dan Serukan Solidaritas Pers

Sabtu, 25 Jul 2026 19:29 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 19:29 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep - Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) se-Madura menyuarakan kecaman tegas terhadap pernyataan Presiden Prabowo Subianto, yang…

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat Gelar Pelayanan Publik Terpadu, Pastikan Keamanan Pangan Melalui Forum YASINAN

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat Gelar Pelayanan Publik Terpadu, Pastikan Keamanan Pangan Melalui Forum YASINAN

Sabtu, 25 Jul 2026 16:51 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 16:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumbawa Barat - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,…

Hutan Perhutani di Bukit Angel Ponorogo Terbakar 2 Hektar, Petugas Tidak Ada

Hutan Perhutani di Bukit Angel Ponorogo Terbakar 2 Hektar, Petugas Tidak Ada

Sabtu, 25 Jul 2026 16:05 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 16:05 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Kawasan hutan produktif milik Perhutani di kawasan Bukit Angel, Desa Tulung, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, mengalami k…

Elanno Arka Juara Adu Wani Wali Kota Cup 2026, Bidik Prestasi hingga Tingkat Nasional  ‎

Elanno Arka Juara Adu Wani Wali Kota Cup 2026, Bidik Prestasi hingga Tingkat Nasional ‎

Sabtu, 25 Jul 2026 15:00 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kerja keras dan latihan rutin membuahkan hasil bagi Elanno Arka Mahasura. Atlet muda binaan IBCA BFC MMA Kota Madiun itu sukses m…