Sukses Berbisnis Bubble dan Miliki 200 Cabang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Chandra pengusaha minuman bubble tea. SP/ JKT
Chandra pengusaha minuman bubble tea. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Chandra atau biasa disapa Om Uban merupakan pengusaha minuman bubble tea yang kini punya 200 cabang. Lambat laun, usaha minuman dengan label Keraton Solo Bubble Tea ini dilirik orang yang berniat melakukan franchise.

Pada 2013 Chandra membuka kesempatan untuk mitra yang ingin berfranchise. Tahun pertama, Chandra sudah mendapat kepercayaan dari 60 mitra franchise yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia.

Sebelum sukses dengan bisnis bubble tea, Chandra pernah bekerja sebagai office boy. Saat bekerja sebagai cleaning service di sebuah mall, Candra merasakan pahitnya pekerjaan. Terlebih ketika dirinya harus mengepel membersihkan lantai tetapi kemudian langsung dikotori oleh pengunjung.

Selain bekerja sebagai office boy, Chandra ternyata juga pernah mengamen dan berjualan koran untuk mencari pundi-pundi rejeki. Dari pekerjaan-pekerjaannya ini lah Chandra belajar banyak hal. Ia belajar untuk selalu menghargai pekerjaan setiap orang.

Di tahun 2013, ia merasakan adanya trend minuman dari luar negeri. Ia menyangkan banyaknya franchise dari luar negeri. Padahal Indonesia memiliki keragaman bahan baku dan masyarakatnya memiliki kretivitas tinggi bila mau keluar dari zona nyaman.

Melalui bubble teanya, Chandra juga ingin mempromosikan nama dan budaya Indonesia. Merek minuman miliknya ia namai dengan Keraton Solo Bubble Tea, Bengawan Solo Bubble Tea, dan Ngombe Cokelat. Bisnis minumannya bermula dari sebuah grobak yang ia bangun sendiri. Chandra bahkan harus menyicil dalam membangun grobak, meski total pembuatan grobaknya hanya serharga 500 ribu.

Di akhir tahun 2013, kemudian ia memulai program kemitraan merek bubble teanya. Target marketnya menyasar segala umur. Baik untuk kalangan remaja, orangtua, anak sekolah. Ia tak ingin mematok harga tinggi untuk bubble teanya. Chandra ingin semua orang mampu menikmati bubble tea. Tidak seperti bubble tea yang di mall dengan harganya yang selangit.

Minuman bubble tea racikan Chandra ini mirip dengan minuman kekinian lainnya namun banyak pelanggan mengaku suka dengan rasanya yang enak. Soal kualitas, Chandra memang tak mau main-main. Ia menjamin rasa minumannya sekelas bubble tea yang ada di mall namun dengan banderol harga yang jauh lebih murah.

Chandra berpesan untuk semangat mengubah nasib. Bermodalkan keyakinan, Chandra mengajak lebih banyak orang untuk bergerak menjadi pengusaha. Asalkan ada niat dan semangat, usaha pasti akan membuahkan hasil. Dsy6

Berita Terbaru

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…