Covid-19 Melonjak, Penggunaan Obat di RSLI Surabaya Naik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jumlah pasien Covid-19 yang menjalani perawatan naik membuat penggunaan obat-obatan juga meningkat. SP/DE
Jumlah pasien Covid-19 yang menjalani perawatan naik membuat penggunaan obat-obatan juga meningkat. SP/DE

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Lonjakan pasien Covid-19 yang menjalani perawatan membuat penggunaan obat-obatan juga meningkat.Hal ini diungkapkan langsung oleh  Penanggung jawab Kefarmasian Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya, Halim Priyahau Jaya.

Meski RSLI Surabaya merawat pasien Covid-19 varian baru, Halim menyatakan, secara umum obat yang dipergunakan tetap sama. Pun dengan dosis dan peruntukan yang tidak ada perubahan untuk masing-masing pasien."Secara umum, obat yang digunakan tetap sama. Tidak ada perubahan," kata Halim, kemarin.

Halim menjelaskan, jenis obat-obatan yang digunakan beragam. Mulai dari suportif, simtomatis, kamorbid, hingga antibiotik. Obat suportif yang dimaksud berupa vitamin atau suplemen sebagai penunjang kesehatan.

Sedangkan obat simtomatis yang digunakan untuk meredakan gejala yang diderita pasien Covid-19 adalah obat demam, nyeri, batuk pilek, hingga diare, yang diberikan sesuai gejala yang dialami pasien.

Kemudian untuk obat kamorbid untuk mengobati penyakit bawaan pasien yang digunakan seperti obat hipertensi, jantung, diabetes mellitus, dan asma. "Untuk obat antibiotik diberikan hanya pada pasien dengan kecurigaan infeksi sekunder bakteri," ujarnya.

Halim mengaku tak ada kendala atau kesulitan dalam memperoleh obat-obatan untuk pasien Covid-19. Termasuk untuk pasien Covid-19 varian baru. Menurutnya, hal tersebut telah diantisipasi tim medis dan farmasi sejak awal peningkatan kasus Covid-19 di Kota Pahlawan dan sekitarnya.

"Tim farmasi sudah membuat proyeksi ketika awal ada kenaikan kasus Covid-19 di Surabaya," ujarnya. Halim mengimbau kepada masyarakat untuk lebih patuh menjalankan protokol kesehatan. Sehingga, pasien yang dirawat bisa terus berkurang dan tidak sampai mengalami kekurangan obat-obatan.re/na

Berita Terbaru

Awal Ramadhan, Bulog Catat Permintaan MinyaKita di Banyuwangi Naik 50 Persen

Awal Ramadhan, Bulog Catat Permintaan MinyaKita di Banyuwangi Naik 50 Persen

Kamis, 26 Feb 2026 12:17 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Berdasarkan catatan Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Banyuwangi peningkatan permintaan mencapai 50% di mana sejak awal…

Lewat ‘Si Samawa’, Pemkot Madiun Integrasikan Layanan Nikah hingga Adminduk Lebih Cepat

Lewat ‘Si Samawa’, Pemkot Madiun Integrasikan Layanan Nikah hingga Adminduk Lebih Cepat

Kamis, 26 Feb 2026 11:44 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui aplikasi "Si Samawa" atau Sistem Informasi Kerja Sama Kepala Kantor Kementerian Agama dengan Wali Kota, Pemerintah Kota…

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Jember Siapkan Skema Intervensi Pangan Terpadu

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Jember Siapkan Skema Intervensi Pangan Terpadu

Kamis, 26 Feb 2026 11:38 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 11:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Selama Bulan Ramadhan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember telah berkomitmen dengan menyiapkan skema intervensi pangan terpadu…

Lewat Gerakan Pangan Murah, Pemkab Bojonegoro Komitmen Jaga Pasokan Bapok

Lewat Gerakan Pangan Murah, Pemkab Bojonegoro Komitmen Jaga Pasokan Bapok

Kamis, 26 Feb 2026 11:16 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 11:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Selama Bulan Ramadhan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, bakal menggelar gerakan pangan murah di sejumlah wilayah…

Penganggaran JKN Rp38 Miliar Dinkes Madiun Dipersoalkan

Penganggaran JKN Rp38 Miliar Dinkes Madiun Dipersoalkan

Kamis, 26 Feb 2026 09:17 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 09:17 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun - Polemik penganggaran swakelola di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun kembali mencuat. Setelah sorotan terhadap input swakelola…

Kejati Jatim Ungkap Skema Rangkap Jabatan Guru dan Pendamping Desa di Probolinggo

Kejati Jatim Ungkap Skema Rangkap Jabatan Guru dan Pendamping Desa di Probolinggo

Kamis, 26 Feb 2026 07:08 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 07:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait penerimaan gaji atau honor ganda akibat rangkap jabatan di Kabupaten P…