Teror Bencana, Jumlah Petugas SAR Hanya Tersedia 33 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Basarnas Henri saat berkunjung ke Pelabuhan Tanjung Perak. SP/SAMMY MANTOLAS
Kepala Basarnas Henri saat berkunjung ke Pelabuhan Tanjung Perak. SP/SAMMY MANTOLAS

i

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Jumlah petugas pencarian dan pertolongan (SAR) yang dimiliki Badan SAR Nasional (Basarnas) hingga saat ini masih sangat terbatas atau sekitar 3.300 personel.

Menurut Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi, jumlah 3.300 personel yang ada saat ini, tidak cukup untuk mengcover wilayah negara Indonesia secara maksimal. 

"Keterbatasan personel di seluruh Indonesia masih sangat dirasakan, idealnya untuk melakukan tugas pencarian dan pertolongan, personil yang dibutuhkan antara 9.800 hingga 10.000 personel," kata Henri Alfiandi saat ditemui di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Secara persentase, personel yang tersedia tidak lebih dari 33 persen. Tentu hal ini membuat kegiatan pelaksanaan pencarian dan pertolongan orang tidak berjalan maksimal.

Celakanya tahun 2021 menjadi tahun dengan bencana terbanyak. Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sejak 1 Januari 2021 hingga 18 Juni 2021 telah ada sekitar 1.441 kali bencana alam yang melanda Indonesia.

Bencana alam yang terbanyak adalah banjir yakni 599 kejadian. Lalu puting beliung dengan 398 kejadian. Setelahnya ada tanah longsor dan kebakaran hutan yang masing-masing sebanyak 293 dan 109 kejadian. Sementara itu ada 20 bencana gempa bumi telah melanda Indonesia sejak 1 Januari-18 Juni 2021. Salah satu gempa bumi tersebut terjadi di Kabupaten Maluku Tengah pada 16 Juni 2021 lalu.

Adanya bencana yang cukup tinggi ditambah lagi dengan jumlah personel yang terbatas, Henri terus berupaya menjalin sinergitas dengan sejumlah stakeholder khususnya yang berada di daerah-daerah yang rawan bencana.

"Setiap tahun ada program, potensi SAR daerah. Itu semua orang baik pelajar, masyarakat, tokoh politik, mereka semua kita latih, kita berikan standarisasi. Dan sesewaktu mereka bisa dipanggil kalau ada emergensi seperti bencana," katanya.

Kendati begitu, kini program pengadaan potensi SAR daerah pun macet pasca covid-19. Pelatihan yang sebelumnya dilakukan 3 kali dalam setahun, berkurang menjadi 1 kali setahun.

"Karena pandemi ini akhirnya kita kurangi, dan walaupun dengan personel yang terbatas, kita akan terus berupaya agar tugas pencarian dan pertolongan (SAR) tetap berjalan baik sehingga dan tak ada lagi korban akibat bencana," pungkasnya.sem

Berita Terbaru

Purbaya Pamer Ekonomi Kerakyatan di China

Purbaya Pamer Ekonomi Kerakyatan di China

Minggu, 21 Jun 2026 20:40 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 20:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, memamerkan ketangguhan ekonomi Indonesia di hadapan ratusan akademisi dan mahasiswa Nankai…

Awal Bulan, Wuling Alami Pengangkutan Kontainer

Awal Bulan, Wuling Alami Pengangkutan Kontainer

Minggu, 21 Jun 2026 20:38 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Marketing Director Wuling Motors, Ricky Christian, tidak menampik bahwa pihaknya sempat mengalami kendala operasional dalam proses…

Jokowi Suka Ayam Goreng, Soto Gading dan Tempe Bacem

Jokowi Suka Ayam Goreng, Soto Gading dan Tempe Bacem

Minggu, 21 Jun 2026 20:36 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 20:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Perayaan ulang tahun Presiden Jokowi ke-65, disambut meriah oleh warga sekitar. Kediaman preside Republik Indonesia (RI) ke-7 itu…

Direktur Utama PLN, Beber Gangguan PLTU Besar di Jawa

Direktur Utama PLN, Beber Gangguan PLTU Besar di Jawa

Minggu, 21 Jun 2026 20:35 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 20:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan gangguan teknis pada dua pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) besar di Jawa.…

Analisa Dua Pengamat Keuangan, Pilih Deposito dan Dolar AS

Analisa Dua Pengamat Keuangan, Pilih Deposito dan Dolar AS

Minggu, 21 Jun 2026 20:32 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Perencana Keuangan Aidil Akbar mengatakan menabung dan investasi merupakan dua instrumen yang berbeda sehingga tidak bisa…

Undav, Pastikan Jerman Lolos

Undav, Pastikan Jerman Lolos

Minggu, 21 Jun 2026 20:28 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Masuk menggantikan Kai Havertz pada menit ke-60, Deniz Undav langsung menjadi pembeda dengan mencetak gol penyama kedudukan di…