Diknas Kota Mojokerto Terapkan Pembelajaran Muatan Lokal yang Responsif Budaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sarasehan budaya dalam rangka menyusun mata pelajaran muatan lokal SD dan SMP di Kota Mojokerto, Selasa (29/6/2021) pagi. SP/Dwy Agus S
Sarasehan budaya dalam rangka menyusun mata pelajaran muatan lokal SD dan SMP di Kota Mojokerto, Selasa (29/6/2021) pagi. SP/Dwy Agus S

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto menggelar sarasehan budaya dalam rangka menyusun mata pelajaran muatan lokal SD dan SMP di Kota Mojokerto, Selasa (29/6/2021) pagi.

Acara yang digelar di Aula kantor Bappeda Litbang Kota Mojokerto ini menghadirkan nara sumber ahli yakni Guru Besar Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang, Prof. DR. Djoko Sarjono, M.Pd.

Dalam sambutan pembukaannya, Kepala Dinas P dan K Kota Mojokerto, Amin Wachid mengatakan abad ke 13 lalu merupakan tonggak sejarah nusantara dimana berdiri kerajaan Majapahit yang bisa mempersatukan nusantara.

"Kita adalah keturunan darah Majapahit yang bisa berbuat banyak untuk kemajuan dan kemakmuran Mojokerto Raya," ujarnya, Selasa (29/6/2021).

Amin menyebut, Spirit Of Majapahit sudah dihidupkan kembali di Kota Mojokerto sejak Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari memegang tampuk kepemimpinan dua tahun lalu. Bahkan Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini juga menunjukkan kepedulian yang sangat luar biasa terhadap bidang budaya.

"Beliau tak segan menelisik dan mengolah kembali sejarah budaya dan mewajibkan agar bangunan di instansi pemerintahan bercorakkan Majapahit," ungkapnya.

Ia mencontohkan, saat ini bangunan kantor Pemkot Mojokerto sudah mencerminkan corak majapahit. Pun demikian kantor Kecamatan dan Kelurahan-kelurahan di Kota Mojokerto.

"Minimal pagar di kantor-kantor instansi pemerintahan saat ini sudah bercorakkan majapahit. Ini sebagai upaya Ibu Wali Kota untuk menanamkan semangat majapahit sebagai character building masyarakat Kota Mojokerto," tegasnya.

Atas upayanya tersebut, lanjut Amin, akhirnya menjadikan Wali Kota Ning Ita mendapat anugerah kebudayaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang diserahkan secara langsung oleh Presiden Joko Widodo.

"Itu luar biasa karena di Indonesia hanya 10 daerah saja yang mendapatkan anugerah tersebut. Penghargaan ini sebagai pemicu saja tapi kita harus konsentrasi ke kemajuan budaya," ungkapnya.

Ia menambahkan, terkait pembelajaran muatan lokal yang responsif budaya lokal di Kota Mojokerto, pihaknya sudah menjalin komunikasi di tahun ajaran baru dengan seluruh Kepala Sekolah SD dan SMP se Kota Mojokerto.

"Sebenarnya ini sudah kita mulai dua tahun lalu sebelum muncul pandemi dengan menggelar event perlombaan permainan anak-anak patil lele dan cublek-cublek suwung. Ini akan kita masifkan sebagai upaya character building yang menghormati akar budaya," imbuhnya.

Tak hanya itu, Amin menyebut, pihaknya juga mewajibkan seluruh sekolah di Kota Mojokerto untuk memutar lagu kebangsaan Indonesia Raya setiap paginya. Dan memutar Gending-gending jawa saat jam istirahat.

"Di hampir semua sekolah juga kita upayakan ada gamelan untuk digunakan oleh para siswa," pungkasnya.

Sementara itu, Prof. DR. Djoko Sarjono, M.Pd dalam paparannya menjelaskan pembelajaran muatan lokal yang responsif budaya lokal di Kota Mojokerto penting ditanamkan di anak didik. Ini agar spirit of majapahit tidak hanya tercermin dalam sebuah simbol material saja tapi juga ada nilai-nilai politik cultural di dalamnya.

"Nilai cultural berupa saling menghargai dan merangkul menuju hidup damai bersama itu harus dipikirkan dalam implementasi mulok nanti. Karena itu bisa memacu kreatifitas dan inovasi siswa," terangnya. Dwy

Berita Terbaru

Dongkrak PAD hingga 10 Persen, Digitalisasi Parkir di Kota Surabaya Berjalan Efektif

Dongkrak PAD hingga 10 Persen, Digitalisasi Parkir di Kota Surabaya Berjalan Efektif

Senin, 15 Jun 2026 12:46 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota setempat mencatat adanya tren kenaikan Pendapatan Asli…

Pertumbuhan Ekonomi Lamongan Nomor 2 se Jawa Timur

Pertumbuhan Ekonomi Lamongan Nomor 2 se Jawa Timur

Senin, 15 Jun 2026 12:41 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Angka pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lamongan mengalami tren positif. Tren ini dibuktikan dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi…

Perkuat Karakter Generasi Muda Hindu, Pemkot Surabaya Buka Utsawa Dharma Gita 2026

Perkuat Karakter Generasi Muda Hindu, Pemkot Surabaya Buka Utsawa Dharma Gita 2026

Senin, 15 Jun 2026 12:33 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti upaya memperkuat karakter generasi muda Hindu sekaligus melestarikan sastra, seni, dan budaya keagamaan Hindu yang…

Jadi Pilot Uji Coba Perlinsos Digital, Pemkot Surabaya: Verifikasi Bansos Cukup 15 Menit

Jadi Pilot Uji Coba Perlinsos Digital, Pemkot Surabaya: Verifikasi Bansos Cukup 15 Menit

Senin, 15 Jun 2026 12:25 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategis untuk memangkas rantai birokrasi, menghilangkan subjektivitas, serta memastikan penyaluran bantuan…

Mulai Tata Ulang CFD Darmo, Pemkot Surabaya Larang PKL Berjualan di Jalur Utama

Mulai Tata Ulang CFD Darmo, Pemkot Surabaya Larang PKL Berjualan di Jalur Utama

Senin, 15 Jun 2026 12:17 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya agar jalur utama CFD di Raya Darmo dapat dikhususkan untuk aktivitas olahraga dan pejalan kaki, sehingga terlihat…

Bupati Sumenep: Pemkab Akan Terus Perhatikan Nasib Petani Tembakau Untuk Sukses dan Sejahtera

Bupati Sumenep: Pemkab Akan Terus Perhatikan Nasib Petani Tembakau Untuk Sukses dan Sejahtera

Senin, 15 Jun 2026 11:55 WIB

Senin, 15 Jun 2026 11:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah kabupaten Sumenep tetap akan memperhatikan nasib para petani tembakau yang selama ini menjadi tulang punggung…