Analisa Berita

Kita Jangan Niru Singapura

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ines Atmosukarto

Ahli Biologi dan Molekuler dari The University of Queensland
Ines Atmosukarto Ahli Biologi dan Molekuler dari The University of Queensland

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saya tidak setuju Indonesia meniru cara Singapura yang mempersiapkan new normal dengan memberlakukan Corona Virus Desease 2019 atau COVID-19 seperti penyakit flu biasa.

Dalam pengamatan saya,Indonesia harus lebih ketat dalam penanganan pandemi COVID-19.

Saya pikir kita jangan tergiur publikasi Singapura dikabarkan tengah menyusun roadmap hidup 'berdampingan" dengan COVID-19 bagi warganya. Pemerintah Singapura berharap virus corona itu akan menjadi endemik.

Alasannya, pertama tingkat transmisi lokal mereka (Singapura) rendah dan kedua laju vaksinasinya sudah cukup tinggi.

Maklum, sebanyak 36 persen penduduk Singapura sudah divaksin secara penuh. Sementara setengah dari populasi sudah mendapat setidaknya satu dosis vaksin. Sementara itu, di Indonesia kurang dari 5 persen dari total penduduk yang sudah menerima dua dosis vaksin.

Bahkan Indonesia masih menghadapi lonjakan kasus yang luar biasa dan pelayanan kesehatan di Indonesia sedang diuji berat. Karena itu tidak tepat kita ikut nguping dan nyontek omongan tetangga.

Saya nyatakan setiap negara memiliki tahapan masing-masing dalam proses penyembuhan.

Bagi kita diperlukan kesabaran dan kedisiplinan.

Singapura, menurut saya bisa sampai pada tahap membicarakan 'hidup berdampingan dengan virus' sebab mereka menunjukkan kedisiplinan yang tinggi dalam menekan penularan virus, artinya ini menjadi tantangan yang dihadapi Indonesia jauh lebih berat karena terdiri dari kepulauan dengan penduduk 270 juta.

Sedangkan Singapura negara kecil dengan jumlah penduduk yang sedikit. Mengutip population in brief, jumlah warga negara di Singapura tumbuh 0,6 persen menjadi 3,52 juta jiwa sampai Juni 2020.

Bagi saya, sudahlah kita fokus pada apa yang harus dilakukan di Indonesia sesuai dengan keadaan dan kebutuhan Indonesia. (Ines Atmosukarto, Managing Director and Chief Scientific Officer Lipotek Pty Ltd. di Jakarta, Selasa (29/06/2021).

Berita Terbaru

John Travolta (72) Masih Memukau

John Travolta (72) Masih Memukau

Jumat, 22 Mei 2026 05:40 WIB

Jumat, 22 Mei 2026 05:40 WIB

SURABAYAPAGI .com: John Travolta mencuri perhatian di Festival Film Cannes 2026 lewat penampilannya yang berbeda dari biasanya. Aktor “Grease” itu tampil den…

Google, Berevolusi Jadi Platform Berbasis AI

Google, Berevolusi Jadi Platform Berbasis AI

Jumat, 22 Mei 2026 05:38 WIB

Jumat, 22 Mei 2026 05:38 WIB

SURABAYAPAGI.com : Google resmi melakukan perubahan terbesar pada Search dalam 25 tahun terakhir. Mesin pencari yang selama ini identik dengan kotak pencarian…

Sistem Senjata Laser China, Ada di Bandara Dubai

Sistem Senjata Laser China, Ada di Bandara Dubai

Jumat, 22 Mei 2026 05:35 WIB

Jumat, 22 Mei 2026 05:35 WIB

SURABAYAPAGI .com:Pekan lalu, netizen yang jeli menemukan apa yang tampak seperti sistem laser buatan China di bandara Dubai di Uni Emirat Arab (UEA). Laser…

Hapus Dosa Kecil

Hapus Dosa Kecil

Jumat, 22 Mei 2026 05:30 WIB

Jumat, 22 Mei 2026 05:30 WIB

Puasa Dzulhijjah adalah amalan sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan pada 9 hari pertama bulan Dzulhijjah (tanggal 1–9) sebelum hari raya Idul Adha. P…

Mazhab Berkawanisme Prabowo

Mazhab Berkawanisme Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 05:25 WIB

Jumat, 22 Mei 2026 05:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Pujian Presiden Prabowo Subianto, kepada Ketum PDIP Megawati ketika berpidato di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, saya pandang ada makna di…

Dilema Menkeu Copot Dirjen Bea dan Cukai

Dilema Menkeu Copot Dirjen Bea dan Cukai

Jumat, 22 Mei 2026 05:25 WIB

Jumat, 22 Mei 2026 05:25 WIB

SURABAYAPAGI..com : Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, kini seperti hadapi dilema tangani kasus Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai, Djaka…