LMR RI Komda Sumenep, Cium Aroma Pungli di Puskesmas Lenteng

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Amiruddin Anggota LMR RI Komda Sumenep.  (SP/ Ainur Rahman)
Amiruddin Anggota LMR RI Komda Sumenep.  (SP/ Ainur Rahman)

i

SURABAYAPAGI, Sumenep -  Lembaga Missi Reclasseering Republik  Indonesia (LMR RI)  Komda Sumenep, Amiruddin angkat bicara mengenai bungkamnya kepala Puskesmas (Kapus) Lenteng, Kabupaten Sumenep.

Menurutnya, dr. Edy sebagai kepala puskesmas (Kapus) jangan memilih diam dari pertanyaan awak media, setidaknya memberikan jawaban atas kebenaran berita tersebut, jika sudah mengacu kepada SOP sudah jelas yang dikerjakan itu benar.

Namun tidak semuanya berjalan mulus, bisa jadi ada staf nya yang bermain, yang menyebabkan adanya temuan pungli, tapi masih dalam kajian teman-teman untuk kemudian digelar bersama, di meja DPRD kab. Sumenep,” kata Mirud kepada Surabaya Pagi, Kamis (1/07).

"Saya ingin sekali menghadap kepala Puskesmas lenteng, dan hendak mengklarifikasi terkait beberapa persoalan, hanya saja beberapa minggu terakhir ini, dr. Edy kepala puskesmas lenteng selalu sibuk dan tidak ada di kantor" jelasnya

Banyaknya persoalan di Puskesmas Lenteng yang terus disoal membuat masyarakat lenteng resah dengan keberadaan puskesmas, jika tetap tidak ada perubahan, kata dia, dirinya selaku putra daerah akan merapatkan barisan untuk meluruk puskesmas secara kelembagaan maupun kemasyarakatan.

"Saya akan gerakkan massa sebanyak-banyaknya, agar kapus beserta kroni-kroninya di mutasi minimal ke kepulauan, sebab dinilai lamban dalam menyikapi persoalan dan pelayanan, bahkan yang terakhir ini saya mendengar aroma pungli di puskesmas, "ujarnya.

Oleh karena itu kata dia, LMR RI tentu akan mengawal sejumlah peristiwa dan kasus yang tercium di Puskesmas Lenteng. ”Jika kepala Puskesmas tetap bungkam di setiap pemberitaan maka LMR RI dan ILC akan berkolaborasi untuk meningkatkan temuannya dan melaporkan kepada dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) Ir. La Nyalla Mahmud Mattality sebagai pimpinanya di pusat,” pungkasnya.

Sementara Kepala Puskesmas (Kapus) Lenteng dr. Edy mengaku belum bisa keluar rumah karena masih menjalani isolasi mandiri.

"Kalau mau ketemu tidak mungkin bisa di luar. Karena saya sedang isolasi mandiri pak. Kalau bapak mau monggo ketemu dirumah saya" pungkasnya.Ar

Berita Terbaru

HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

Sabtu, 10 Jan 2026 11:46 WIB

Sabtu, 10 Jan 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan menjadi momentum konsolidasi ideologis dan penguatan kerja kerakyatan di tengah…

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand Tri turut ambil bagian dalam ajang Liga Tendang Bola (LTB) 2026, sebuah l…

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Peristiwa Pemilihan Lokasi Dapur SPPG di Samping Peternakan Babi di Sragen, Resahkan Masyarakat      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Lagi, Wakil Ketua Komisi IX …

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyampaikan adanya penghematan signifikan dalam anggaran penyelenggaraan ibadah haji 2026.…

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, resmi ditetapkan sebagai tersangka. Dia diduga terlibat kasus dugaan korupsi…

PP Muhammadiyah dan PBNU Campuri Laporan ke Komika

PP Muhammadiyah dan PBNU Campuri Laporan ke Komika

Jumat, 09 Jan 2026 19:01 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:01 WIB

Pelapor Dugaan Penistaan Agama ke Pandji Pragiwaksono Bukan Sikap Resmi Persyarikatan           SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pimpinan Pusat Muhammadiyah me…