Saya Sedih Saksikan Pemulasaran Jenazah Berjam-jam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Secara terang- terangan kepada publik, saya jujur merasa kesedihannya. Terutama menyaksikan lonjakan kasus Covid-19 di Kota Pahlawan. Bukan hanya rumah sakit yang penuh, bahkan proses pemulasaran jenazah pun harus menunggu 10 jam hingga jenazah pasien Covid-19 bisa dibawa ke pemakaman.

Dan karena saya sedih sampai enggak bisa tidur saat warga Surabaya meninggal (dimakamkan) antrenya sampai 10 jam.

Di akun Instagram-nya, @ericahyadi_, Eri memang mengunggah bagaimana pemulasaran jenazah yang harus menunggu berjam-jam. Untuk mengeluarkan jenazah dari rumah sakit hingga siap dimakamkan saja perlu waktu sangat lama, karena antreannya panjang, mengingat setiap hari selalu ada warga yang meninggal. Total sudah ada 2.700 warga Surabaya yang meninggal dengan pemakaman berbasis protokol kesehatan.

”Saya harus sampaikan kabar tidak enak ini, sekarang bukan hanya rumah sakit yang penuh sesak, tapi juga layanan pemulasaran jenazah. Saya turun ke lapangan. Mengetahui ada salah satu rumah sakit yang proses pemulasaran jenazahnya harus antri berjam-jam,” ujarnya.

Apa yang dilakukan Eri? Mantan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu langsung membikin fasilitas pemulasaran jenazah untuk membantu rumah sakit. Jadi jenazah dari rumah sakit langsung dibawa ke fasilitas pemulasaran jenazah milik Pemkot Surabaya untuk diproses, mulai dari dimandikan, dikafani, disalatkan, dan dimakamkan.

”Kita putuskan, khusus warga Surabaya, pemulasaran jenazahnya bisa dilakukan di TPU Keputih. Pemkot Surabaya menyiapkan berbagai kebutuhan untuk pemulasaran jenazah, mulai dari modin dan pemandian beserta kebutuhan lainnya. Termasuk fasilitas-fasilitasnya seperti tempat jenazah yang tadi saya cek langsung persiapannya.

Jadi mulai memandikan, menyalati, hingga dimakamkan bisa dilakukan di TPU Keputih langsung khusus untuk pasien Covid-19 warga Surabaya, sehingga tidak perlu jauh-jauh. Dan yang terpenting: tidak harus menunggu berjam-jam proses pemulasaran di rumah sakit.

Jujur saya juga melakukan sidak di sejumlah warung makan dan restoran. Alhamdulillah saya bersyukur warga Surabaya mulai mematuhi aturan PPKM Mikro.

Ini karema saya memakai pendekatan persuasif yang menyentuh hati warga. Dia tidak ingin sekadar semena-mena menegakkan aturan tanpa menyentuh hati warga.

Karena saya selalu berusaha bahwa pemerintah bukan semena-mena, bukan saya tidak cinta kepada warga Surabaya. Tapi yang bisa memutus mata rantai ini warga, jadi saya cuma bilang tolong selamatkan orang-orang terdekat, selamatkan orang yang kita cintai dengan menaati protokol kesehatan. (Aturan ini) Bukan untuk wali kotanya, bukan untuk pemerintahnya.”

Sekali lagi saya bersyukur, warga mulai disiplin soal pentingnya protokol kesehatan. Alhamdulillah dengan pendekatan seperti itu pada tersentuh hatinya.

Selain itu, saya telah membantuk relawan pemuda yang membantu penanganan Covid-19.

Di Surabaya saya bentuk ‘Surabaya Memanggil’ yang terdiri dari relawan anak muda yang sekarang juga ikut bergerak. Ada yang membantu dengan donasi, beras, tapi ada juga yang membantu dengan tenaganya. (Disampaikan Wali Kota Eri Cahyadi, dalam program ”Mata Najwa” dan di akun Instagramnya, @ericahyadi_)

Berita Terbaru

Diduga Kurang Konsentrasi, Truk Mitsubishi Tabrak Yembok Sekolahan di Blitar

Diduga Kurang Konsentrasi, Truk Mitsubishi Tabrak Yembok Sekolahan di Blitar

Senin, 31 Agu 2026 18:52 WIB

Senin, 31 Agu 2026 18:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga sekitar Sekolahan SDN Malirsn 3 Kecamatan Ponggok Kab.Blitar di kejutkan suara benturan keras dari depan SDN Maliran, setelah…

HUT Kemerdekaan RI Ke81 Pemdes Kalipecabean Kecamatan Candi Gelar Pertunjukan Wayang kulit dan Campur Sari

HUT Kemerdekaan RI Ke81 Pemdes Kalipecabean Kecamatan Candi Gelar Pertunjukan Wayang kulit dan Campur Sari

Senin, 31 Agu 2026 17:32 WIB

Senin, 31 Agu 2026 17:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 , Desa Kalipecabean kecamatan Candi menggelar acara…

Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Pembelajaran

Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Pembelajaran

Senin, 31 Agu 2026 17:25 WIB

Senin, 31 Agu 2026 17:25 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Kemampuan berpikir kritis menjadi salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki siswa untuk menghadapi perubahan zaman. Melalui…

Ning Ita Dorong Pencari Kerja Manfaatkan Pelatihan untuk Tingkatkan Kemandirian Ekonomi

Ning Ita Dorong Pencari Kerja Manfaatkan Pelatihan untuk Tingkatkan Kemandirian Ekonomi

Senin, 31 Agu 2026 16:23 WIB

Senin, 31 Agu 2026 16:23 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong peningkatan kompetensi masyarakat melalui pelatihan kerja berbasis ko…

Stok Darah Golongan A dan AB Kian Menipis, PMI Kota Mojokerto Ajak Masyarakat Donor Darah

Stok Darah Golongan A dan AB Kian Menipis, PMI Kota Mojokerto Ajak Masyarakat Donor Darah

Senin, 31 Agu 2026 16:16 WIB

Senin, 31 Agu 2026 16:16 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Ketersediaan stok darah di Unit Pelayanan Darah (UPD) PMI Kota Mojokerto untuk golongan darah A dan AB kian …

Polsek Garum Edukasi Siswa/siswi SDN Diberi Anti Bullying dan Bijak Gunakan HP

Polsek Garum Edukasi Siswa/siswi SDN Diberi Anti Bullying dan Bijak Gunakan HP

Senin, 31 Agu 2026 15:55 WIB

Senin, 31 Agu 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jajaran Polsek Garum lakukan kegiatan pembinaan dan edukasi kepada pelajar melalui program Police Goes to School. Kali in Polsek …