Kena Kapak saat Tebang Pohon, Lansia Tewas Bersimbah Darah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian.
Petugas saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian.

i

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo - Niat hati menebang pohon randu, seorang lansia di Ponrogo malah meregang nyawa. Panut (80) tewas usai kapak yang digunakannya untuk menebang pohon mengenai tangan kirinya hingga darah bercucuran.

“Tadi pagi ada laporan orang meninggal akibat terkena pecok/kampak saat menebang pohon Randu,” kata kapolsek Mlarak AKP Sudaroini, Jum’at (2/7).

Tragedi pagi berdarah itu terjadi di Dusun Demoro Desa Bajang Kecamatan Mlarak Kabupaten Ponorogo. Kronologinya berawal saat Pandi (saksi 1) hendak buang air besar di WC belakang rumah, melihat korban tergeletak di bawah pohon sambil merintih. Sontak pemuda 19 tahun itu berteriak minta tolong dan didengar oleh para tetangga. Tidak lupa dia juga memberi tahu Rubiyah (78) yang merupakan istri korban. “Melihat korban yang tergeletak kesakitan, saksi minta tolong dan memberitahu istri korban,” ungkap Sudaroini.

Beberapa warga mendekat ke TKP untuk menolong korban. Warga mengangkat korban ke rumahnya, saat diangkat tersebut korban masih hidup. Korban juga sempat ditanya tentang kejadiannya, saat itu korban menjawab pecok’e mlese neng tanganku (pecoknya terpleset terkena tanganku). Sesampainya di rumah, dan hendak dibawa ke puskesmas, korban keburu menghembuskan nafas terakhir dan meninggal. “Saat hendak dibawa ke Puskesmas, korban keburu meninggal di rumah,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan, korban terdapat luka robek pada pergelangan tangan kiri. Dengan panjang luka 6,2 centimeter dengan kedalaman 1,1 centimeter. Barang bukti yang ditemukan di TKP adalah pecok/kampak besi dengan gagang warna merah, sabit dan kaos warna putih dan celana warna hitam.

“Kami amankan barang bukti pecok/kampak yang digunakan korban untuk menebang kayu Randu,” pungkasnya.

 

 

Berita Terbaru

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Karena Pak Sony tidak jujur. Sebelumnya bersumpah bersih. Tapi info beberapa orang, Sony menerima uang dari Asep secara rutin." Elza Syarief,…