Wali Kota Eri: Aku iki Sedih...

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pembuatan peti mati untuk pasien covid-19
Pembuatan peti mati untuk pasien covid-19

i

Buat 100 Peti Mati Setiap Hari untuk Pasien Covid-19

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan berbagai upaya mempercepat pemakaman jenazah COVID-19. Salah satunya memproduksi 100 peti mati per hari.  "Pemkot memang membuat sendiri peti matinya, sehingga nanti ketika ada yang dikirim untuk pemulasaran di Keputih, terus kita mandikan dan masukkan dalam petinya, lalu kita makamkan. Jadi, inilah yang kita lakukan, apapun akan saya lakukan untuk warga Surabaya," kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Jumat (2/7/2021).

Ia pun merasa sedih bila orang yang meninggal masih menunggu antrian yang cukup panjang. Apalagi dalam dua minggu lalu, pasien Covid-19 yang meninggal di Surabaya mencapai 300 orang. "Aku iki sedih, sudah seda (meninggal), tapi juga harus mengantre," kata Eri

Eri mengatakan kerap mendapat laporan perihal jumlah kematian warga Surabaya akibat Covid-19. Saking banyaknya antrean, jenazah beserta petugas pemakaman harus menanti selama berjam-jam.

"Saya dapat laporan ada warga meninggal dunia yang harus mengantre 20 jam untuk dimakamkan (sesuai protokol Covid-19 Surabaya)," ujarnya.

Eri menyebutkan, ada beberapa hal yang membuat jenazah harus mengantre sebelum dimakamkan. Mulai dari keterbatasan petugas pemulasara, hingga peti mati. Maka dari itu, Pemkot Surabaya berusaha meringankan beban keluarga dari jenazah dengan membantu memfasilitasi peti mati yang dibuat di Balai Kota Surabaya.

Menurutnya, peti mati yang dibuat di belakang Balai Kota Surabaya atau di depan kantor Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah itu, diharapkan tidak terpakai. Artinya, Eri Cahyadi berharap jumlah kematian akibat Covid-19 berkurang.

"Mudah-mudahan peti ini tidak ada yang terpakai, saya berharap tambah kurang, tambah kurang korban Covid-19 di Surabaya," ujar dia.

 

100 Peti Mati

Terpisah, Kepala Bidang Bangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRPCKTR), Iman Krestian menjelaskan, pembuatan peti mati sudah dimulai sejak Jumat (25/6/2021) lalu dengan rencana awal peti dibuat di Makam Belanda Peneleh Surabaya.

"Area kosong (di Makam Belanda Peneleh), (peti) bikinnya (rencana) disana. Karena terbatas dan mobilisasi susah, kami pusatkan disini (Balai Kota Surabaya)," katanya.

Kendati demikian, Pemkot Surabaya sebatas menyediakan petugas untuk pemulasaraan jenazah.

Peti yang dibuat di Balai Kota Surabaya langsung didistribusikan oleh Satgas Covid-19 Surabaya ke TPU Keputih dan rumah sakit sesuai dengan permintan Lantaran angka kematian pasien Covid-19 Surabaya meningkat, rata-rata Pemkot Surabaya membuat 100 peti mati per harinya.

Perihal anggaran, setiap peti menghabiskan biaya sekitar Rp 250.000 yang dikelola langsung oleh swakelola Satgas. "Belanja triplek, kayu, dan seterusnya, (anggaran) semuanya masuk jadi 1," tutur dia.

Iman menyebutkan, dalam sehari pihaknya ada 40 pekerja yang terdiri dari 20 asal Dinas PU dan Bina Marga dan 20 dari Dinas Cipta Karya. Pembuatan peti pun sesuai standarisasi Covid-19 dan tidak asal-asalan.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara, menjelaskan bahwa di depan kantor Pengelolaan Bangunan dan Tanah, pemkot sudah mendirikan tenda yang menjadi tempat pembuatan peti mati.

Sebanyak 150 orang yang tergabung dalam satgas pun bekerja cepat dan tepat untuk membuat peti mati itu. "Jadi, peti mati yang sudah selesai langsung dibawa ke Keputih. Karena di sana juga menjadi tempat pemulasaran jenazah," katanya. alq/cr2/rmc

Berita Terbaru

Lagi, Siswa SMP di Ponorogo Tewas Tenggelam saat Mandi di Bawah Bendungan Bendo

Lagi, Siswa SMP di Ponorogo Tewas Tenggelam saat Mandi di Bawah Bendungan Bendo

Senin, 12 Okt 2026 21:22 WIB

Senin, 12 Okt 2026 21:22 WIB

SURABAYAPAGI, Ponorogo – Kecelakaan air kembali terjadi di Ponorogo. Kali ini menimpa Aditya (13) pelajar kelas VII SMPN 3 Sambit. Warga Dukuh Ringin S…

Pemesanan Digital Sumbang Lebih dari 40 Persen, Bluebird Perluas Layanan MyBluebird

Pemesanan Digital Sumbang Lebih dari 40 Persen, Bluebird Perluas Layanan MyBluebird

Senin, 12 Okt 2026 19:43 WIB

Senin, 12 Okt 2026 19:43 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pemesanan melalui aplikasi MyBluebird kini berkontribusi lebih dari 40 persen terhadap total pemesanan Bluebird dari seluruh k…

Bank Jatim Perkuat Sinergi dengan DPD REI Jawa Timur, Percepat Penyaluran Kredit Perumahan

Bank Jatim Perkuat Sinergi dengan DPD REI Jawa Timur, Percepat Penyaluran Kredit Perumahan

Senin, 12 Okt 2026 17:56 WIB

Senin, 12 Okt 2026 17:56 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pengembang perumahan…

Demi Keselamatan, KAI Daop 7 Madiun Perketat Pengawasan Operasional Lewat Sidak Malam

Demi Keselamatan, KAI Daop 7 Madiun Perketat Pengawasan Operasional Lewat Sidak Malam

Senin, 12 Okt 2026 16:01 WIB

Senin, 12 Okt 2026 16:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus memperketat pengawasan operasional dan menegaskan komitmennya,…

Kantor Imigrasi Blitar Permudah Pengurusan Paspor melayani Masyarakat Lewat PASPORIA di CFD

Kantor Imigrasi Blitar Permudah Pengurusan Paspor melayani Masyarakat Lewat PASPORIA di CFD

Senin, 12 Okt 2026 15:59 WIB

Senin, 12 Okt 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar menghadirkan layanan PASPORIA (Paspor Ceria) di kawasan Car Free Day (CFD) Tulungagung, pada…

Peringati HUT ke-81 Provinsi Jawa Timur, Pemkot Mojokerto Perkuat Semangat Pembangunan Berkelanjutan

Peringati HUT ke-81 Provinsi Jawa Timur, Pemkot Mojokerto Perkuat Semangat Pembangunan Berkelanjutan

Senin, 12 Okt 2026 15:49 WIB

Senin, 12 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Lapangan Sasana Praja Abhipraya B…