Dari Pelayanan, Sampai Uang Kapitasi Karyawan, Kapus Harus Bertanggungjawab

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Amiruddin Anggota LMR  RI komda Sumenep (SP/ Ainur Rahman)
Amiruddin Anggota LMR  RI komda Sumenep (SP/ Ainur Rahman)

i

SURABAYA PAGI, Sumenep -  Desas desus lenyapnya uang Rp 100 juta dari kas pelayanan di Puskesmas Lenteng kembali tercium awak media.  Informasi yang dihimpun Surabaya Pagi, kurang lebih tiga bulan lalu, Kepala Puskesmas (Kapus) Lenteng telah mengganti staf bendahara dengan bendahara baru, tentu ini menjadi tanda-tanya baru bagi publik. 

Anggota LMR RI Komda Sumenep Amiruddin mengatakan, upaya ini untuk melenyapkan sinyal tersebut dengan Kapus Lenteng menggantikan staf baru. Namun publik menduga lenyapnya uang tersebut diduga kuat karena adanya permainan kepala Kapus dan staf bendahara.

" Kita akan telusuri larinya uang 100 juta rupiah itu kemana, sebab kita banyak delik aduan dari berbagai narasumber termasuk tokoh masyarakat lenteng, yang juga merasa kecewa dengan sistem pelayanan di Puskesmas lenteng tersebut" jelasnya, Minggu (4/7).

Mirud sapaan akrabnya mengatakan , “Saya akan gelar di atas meja terkait beberapa hal dan bukti-bukti yang mengarah kepada pelanggaran, namun untuk sementara kita redam saja kecuali nanti saya diberi kesempatan menghadap Bupati atau Sekda Kabupaten Sumenep, saya akan bongkar,” tegasnya.

Saya memiliki teman yang bekerja dari tahun 2014-2020 dengan Gaji Rp. 800 ribu yang diperoleh dari APBD tingkat II dan itupun tidak cukup untuk pulang pergi setiap hari dari kota ke puskesmas lenteng, makanya dia memilih mundur dan mengatakan kalau sistem pelayanan di puskesmas lenteng sangat amburadul” sambungnya. 

Selain itu, ia mengatakan tidak akan diam, jika kepala puskesmas tidak memberikan klarifikasi mengenai sistem buruknya pelayanan dan dana kapitasi karyawan tersebut. “Secara  aturan memang ada SOP, dan permenkesnya, tapi realisasi di lapangan yang diduga fatal,” tegasnya.

" Saya masyarakat lenteng, memiliki hak untuk mengajukan keluhan terhadap pelayanan, jadi saya harus andil jika mengenai puskesmas di lenteng karena memang berkaitan dengan masyarakat banyak pada umumnya,"pungkasnya.

Sementara Kepala Puskesmas Lenteng dr. Edy Kurnianto, memilih bungkam setelah tersebar beritanya mengenai berbagai tudingan, wawancara via whatsapp pribadinya hanya dibaca dan tidak memberikan komentar padahal sedang online. Ar

 

Berita Terbaru

Resmikan Kantor Baru di Kahuripan Nirwana, JATMAN Sidoarjo Perkuat Konsolidasi Spiritual dan Umat

Resmikan Kantor Baru di Kahuripan Nirwana, JATMAN Sidoarjo Perkuat Konsolidasi Spiritual dan Umat

Minggu, 08 Nov 2026 18:12 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Peta pergerakan spiritual dan organisasi keagamaan di Kabupaten Sidoarjo memasuki babak baru. Jam'iyah Ahlit Thariqah a…

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Merespons keluhan warga terkait kondisi sanitasi yang tidak layak, Pemerintah Kota Mojokerto bergerak menyiapkan solusi bagi …

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers harus mengubur ambisi meraih gelar juara Singa Cup 2026 kategori Girls U14. Meski mengoleksi sembilan poin dari tiga …

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim mendorong serta memperkuat pengembangan desa wisata di wilayah Kabupaten Sidoarjo dengan…

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Akses permodalan menjadi salah satu tantangan yang harus dijawab untuk mempercepat pertumbuhan usaha ekonomi kreatif, terutama bagi p…

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aplikasi Majapahit Digital (Majadigi) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur didorong naik kelas menjadi platform…