Pemkot Malang akan Tambah Petugas Pemulasaran Jenazah Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas pemakaman jenazah memakamkan jenazah pasien covid-19.
Petugas pemakaman jenazah memakamkan jenazah pasien covid-19.

i

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Tingginya kasus kematian akibat covid-19 di Kota Malang membuat petugas pemulasaran jenazah kuwalahan. Tak ingin terjadi hal-hal yang tak diinginkan, pemerintah kota (Pemkot) Malang berinisiatif menambah jumlah regu petugas pemulasaran jenazah covid-19.

"Saya sudah minta ke Pak Sekda, melalui Kesra akan ada penambahan regu pemakaman, regu pemulasaraan juga iya. Nanti rencananya per kelurahan," kata Wali Kota Malang Sutiaji kepada wartawan, Rabu (7/7/2021).

Skenario penambahan regu pemulasaran dan regu pemakaman covid-19 akan berada di setiap kelurahan. Baik itu melibatkan personel laki-laki maupun perempuan.

"Setiap kelurahan nanti ada satu, satu. Baik itu laki-laki, perempuan. Saya mohon seluruh masyarakat kasihan dan membantu," ujar Sutiaji.

Wali Kota mengatakan, hari ini terjadi antrean pemakaman pasien COVID-19. Ada 32 jenazah yang harus dimakamkan.

"Siang tadi sudah ada 32 antrean jenazah yang harus dimakamkan," ucap Sutiaji.

Menurut Sutiaji, pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepala rumah sakit untuk pendirian RS darurat. Itu setelah 20 daerah di Jawa Timur jadi zona merah COVID-19.

"Karena jujur Kota Malang sudah crowded. Semua bed sudah penuh. Saya sudah berbicara dengan Karumkit untuk mendirikan RS darurat," ungkap Sutiaji.

Sementara berdasarkan data UPT Pengelola Pemakaman Umum Kota Malang, ada 44 jenazah pasien COVID-19 yang dimakamkan mulai Selasa (6/7) pukul 12.20 WIB sampai Rabu (7/7) menjelang pagi.

Dari puluhan jenazah itu, 28 jenazah telah dimakamkan, satu jenazah dimakamkan di luar wilayah Kota Malang, dan 16 jenazah dimakamkan hari ini.

Kepala UPT Pengelola Pemakaman Umum Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang, Taqruni Akbar sebelumnya mengungkapkan adanya keterbatasan jumlah personel dalam pemakaman covid-19.

Berbanding terbalik dengan banyaknya jenazah pasien COVID-19 yang harus dimakamkan.

Regu dibagi menjadi dua, dengan jumlah personel masing-masing enam orang. Idealnya, menurut Taqruni, satu regu beranggotakan 8 orang.

 

Berita Terbaru

Sapa Bansos Jatim Hadir di Slopeng, Khofifah dan Wabup Sumenep Pastikan Layanan Menyentuh Warga

Sapa Bansos Jatim Hadir di Slopeng, Khofifah dan Wabup Sumenep Pastikan Layanan Menyentuh Warga

Rabu, 14 Okt 2026 15:59 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep dan TNI Angkatan Laut menghadirkan beragam pelayanan publik dan…

Angkat Potensi Sejarah dan Ekonomi Lokal, Pemkab Situbondo Inisiasi Anyer–Panarukan 3R

Angkat Potensi Sejarah dan Ekonomi Lokal, Pemkab Situbondo Inisiasi Anyer–Panarukan 3R

Rabu, 14 Okt 2026 15:48 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai langkah strategis dalam mengembangkan warisan sejarah Jalan Raya Pos menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat, Pemerintah…

Dorong Hidup Sehat dan Mandiri, Pemkab Jombang Perkuat Layanan Kesehatan Lansia

Dorong Hidup Sehat dan Mandiri, Pemkab Jombang Perkuat Layanan Kesehatan Lansia

Rabu, 14 Okt 2026 15:35 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Guna memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang memperkuat komitmen pelayanan…

Diduga Akibat Pembakaran Sampah, Belasan Kambing di Jember Terpanggang

Diduga Akibat Pembakaran Sampah, Belasan Kambing di Jember Terpanggang

Rabu, 14 Okt 2026 15:31 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebuah kandang kambing di wilayah Ampel, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember baru saja terbakar, yang diduga akibat adanya…

Lewat Ngalam Seger dan Rijik, Pemkot Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon

Lewat Ngalam Seger dan Rijik, Pemkot Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon

Rabu, 14 Okt 2026 15:27 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya dalam bersinergi dengan pemerintah pusat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan, termasuk melalui upaya pengurangan…

Buka Akses Permodalan Petani Milenial, Pemkab Madiun Luncurkan Program ‘KRETA’

Buka Akses Permodalan Petani Milenial, Pemkab Madiun Luncurkan Program ‘KRETA’

Rabu, 14 Okt 2026 14:47 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya dalam membuka akses permodalan bagi petani milenial di wilayah setempat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun…