Warung Remang Remang Miras Hingga Purel Nekat Buka Saat PPKM Darurat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi warung remang-remang yang masi buka walaupun sepi pengunjung. SP/ Ang
Kondisi warung remang-remang yang masi buka walaupun sepi pengunjung. SP/ Ang

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ulah nekat warung remang remang untuk tetap buka di masa pandemi covid-19 dan penerapan PPKM darurat harus diawasi, Surabaya Pagi menemukan sebuah warung remang-remang di kawasan Kalimas Baru, wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak nekat beroperasi dan menjual minuman keras.

Dari pantauan Surabaya Pagi di lokasi, Senin (12/7/2021), terlihat 4 pemuda dan 1 pemandu lagu sedang memasuki warung tersebut tanpa mematuhi protokol kesehatan. Warung remang-remang tersebut selain menyediakan miras juga menyediakan tempat karaoke yang buka hingga jam 03.00 WIB.

Guna mengelabui petugas warung remang remang tersebut tidak memasang identitas dan tutup tirai warna merah. Meja dan kursi juga tidak ditata sedari awal. Ketika masuk baru dibukakan kursi dan meja.

Warung ini menyediakan minuman keras dengan harga 40 ribu untuk satu botol, dan purel dengan harga 50 ribu untuk satu jamnya.

Berdasarkan informasi yang Surabaya Pagi dapat, diwilayah tersebut tidakk hanya tempat itu, ada 3 warung remang - remang yang beroperasi tanpa adanya penindakan.

Dari pengakuan S, salah satu pemandu lagu di warung remang - remang tersebut mengatakan jika tempat tersebut aman dari penindakan PPKM darurat.

"Tenang mas, disini aman kok, kalau ada operasi pasti kelihatan dan pasti di telpon," ujar S, pemandu lagu di warung remang – remang, Selasa (13/7/2021).

S menambahkan bahwa, warung biasanya buka jam 19.00 WIB dan terus buka hingga dini hari.

Sayangnya, ketika Surabaya Pagi mencoba menghubungi Iptu Ganantha selaku Kasatreskrim Polres Tanjung Perak untuk menanyakan apakah sebelumnya ada penindakan di warung reman - remang tersebut, ia tidak menjawab sama sekali pesan yang dikirimkan. Ang

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…