Persiapan Olimpiade Tokyo 2020, Rio Waida Berlatih di Pantai Bali

author surabayapagi.com

- Pewarta

Rabu, 14 Jul 2021 15:14 WIB

Persiapan Olimpiade Tokyo 2020, Rio Waida Berlatih di Pantai Bali

i

Rio Waida saat berlatih berselancar di Bali. SP/ Olimpiade Tokyo

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pada Olimpiade Tokyo 2020, tim surfing Indonesia mengirimkan dua orang atletnya diantaranya Rio Waida dan I Ketut Agus Aditya Putra. Sejumlah persiapan berlatih mereka lakukan di di Pantai Legian, Bali bersama atlet tim surfing Indonesia.

"Persiapan saya saat ini sangat bagus, setiap hari berlatih dan badan saya juga sehat dan fit," kata Rio Waida, Rabu (14/7/2021).

Baca Juga: Rektor UNESA Dianugerahi Tokoh Peduli Olahraga dari KONI Jatim Award 2023

Rio menambahkan, untuk persiapan dirinya akan fokus untuk berlatih di ombak yang kecil karena nantinya diperkirakan ombak yang ada di perairan Jepang saat Olimpiade akan memiliki karakter yang kecil dan pendek.

"Kesulitan ombak kecil itu biasanya bagi peselancar gerakannya nanti tidak semudah di ombak yang besar karena ombaknya tidak ada tenaga," katanya menegaskan.

Meski tantangan yang dihadapi bakal tidak mudah, Rio Waida menegaskan pada kejuaraan olahraga multi event terbesar di dunia itu dirinya berharap mampu memberikan yang terbaik dan menyumbangkan medali bagi kontingen Indonesia.

Baca Juga: Congrats! Rahmat Erwin Raih Medali Emas dan Catat Rekor Dunia di Asian Games 2023

"Targetnya tentu saja emas. Persaingan memang ketat, semua atletnya bagus. Tapi saya optimis dan fokus terhadap persiapan diri saya sendiri," ujarnya.

Sementara itu, pelatih Tim Surfing Indonesia Tipi Jabrik menjelaskan, saat ini persiapan dan kondisi Rio Waida sangat prima dan gerakan-gerakannya di Pantai Legian saat melakukan latihan sudah mendekati sempurna.

"Kami sangat yakin dengan kondisi dan kesiapan Rio Waida. Keadaan fisiknya sangat baik, equipment yang digunakan kami lihat itu juga sudah sangat menyatu dengan permainannya Rio," katanya.

Baca Juga: 119 Atlet Sampang Siap Berbicara di Kancah Regional Jatim

Tipi Jabrik menambahkan, persaingan cabang olahraga surfing di level Olimpiade memang sangat ketat. Namun menurutnya, dalam surfing semua atlet memiliki kesempatan yang sama dan sangat bergantung pada kondisi alam.

"50 persen dari atlet, 50 persen dari alam. Kalau alam bilang Rio menang, maka dia juara, tapi kalau alam bilang Rio kalah kita tidak bisa apa-apa. Ada atau tidaknya ombak pada saat hit Rio itu alam yang menentukan. Kami sangat berharap dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia, mudah-mudahan kami bisa membawa pulang medali," pungkas Tipi Jabrik. Dsy15

Editor : Redaksi

BERITA TERBARU