Arek Keputih, Nesu Kebrebekan Sirine Ambulance

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dalam tangkap layar video viral, beberapa warga Keputih yang memberhentikan mobil Ambulance pengangkut jenazah. SP/tangkap layar/Anggadia Muhammad 
Dalam tangkap layar video viral, beberapa warga Keputih yang memberhentikan mobil Ambulance pengangkut jenazah. SP/tangkap layar/Anggadia Muhammad 

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Warga Keputih Surabaya, mendadak menghebohkan jagat media sosial. Pasalnya, beberapa warga Keputih, ramai-ramai menolak mobil ambulance yang mengangkut jenazah Covid-19, yang melintas di daerahnya. Bahkan, mereka memasang banner besar dan stiker bagi mobil yang melintas. Alasannya, mereka kebrebekan alias keganggu suara sirene Ambulance.

Alhasil, video itu berbedar ramai di media sosial. Terlihat, video viral yang didapat Surabaya Pagi, ada sebuah ambulance diberhentikan oleh beberapa orang di tengah jalan. Tampak di video tersebut warga memasang stiker di bagian belakang mobil ambulance.  Video berdurasi 00:30 detik tersebut memperlihatkan beberapa mobil ambulance yang melintas diberhentikan oleh sejumlah orang. Bahkan, mereka meminta sang supir mematikan sirinenya.

“Untuk pembawa jenazah bilamana memasuki wilayah Keputih, sirine harus dimatikan. Terima kasih,” kata salah satu pria dalam video tersebut, Kamis (15/7/2021).

Berdasarkan pantauan Surabaya Pagi di lokasi, warga setempat bahkan telah memasang setidaknya dua banner yang bertuliskan larangan menyalakan sirine ketika memasuki wilayah Kelurahan Keputih. Setidaknya dalam banner himbauan tersebut terdapat dua poin.

“Anda telah memasuki wilayah kampung Kelurahan Keputih. 1. Ambulance (mobil jenazah) matikan sirine, 2. Pengantar jenazah jangan arogan. Jangan ganggu ketentraman kampung kami,” tulis banner itu.

Salah satu pedagang di wilayah Kelurahan Keputih, Raka Anjasmara mengatakan, banner tersebut dipasang warga sejak Rabu (14/7), kemarin. Hal itu bersifat himbauan kepada para pengemudi ambulance.

“Sejak kemarin itu, warga sini (Kelurahan Keputih) yang pasang. Gara-gara banyak ambulance yang lewat mau ke makam, mungkin berisik ya,” kata Raka.

Selain itu, kata Raka, imbauan tersebut juga untuk para pengiring jenazah yang hendak dimakamkan. Sebab, ketika mengantarkan ambulance, mereka sering bertindak arogan di jalan. “Kadang (pengiring), sampai ke tengah jalan, jadi yang arah sana (sebaliknya) nggak bisa lewat,” jelasnya. 

Dampak keresahan warga Keputih, pun dibenarkan oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Keputih, Indi Nuroini. Indi membenarkan bahwa warga Keputih, selama meningkatnya kasus Covid-19 ditambah banyak yang meninggal, resah.

“Mereka resah. Itu banner, sudah dipasang dua hari yang lalu. total tiga banner, di depan jalan masuk Kampung Keputih, di tengah, dan di depan TPU Keputih,” kata Indi, ketika dikonfirmasi Surabaya Pagi, Kamis (15/7/2021).

Banner himbauan tersebut, kata Indi, merupakan respon dari warga Kelurahan Keputih. Mereka mengeluh dengan adanya suara sirine ambulan yang masuk ke wilayahnya. “Kami pasang sebagai respon dari banyaknya warga Keputih yang mengeluarkan suara sirine mobil jenazah yang masuk wilayah jalan kampung kami,” jelasnya.

Indi menjelaskan bahwa dalam sehari rata-rata ada sekitar 50 ambulan yang menuju makam pasien Covid-19, Keputih. Hal tersebut belum ditambah banyaknya pengiring jenazah yang menggunakan sepeda motor. “Itu semua membuat masyarakat di kampung kami menjadi resah. Sehingga kami sepakat membuat himbauan seperti itu biar tetap santun di jalan,” ucapnya.

Indi mengungkapkan, saat ini mayoritas ambulan yang melintas sudah tidak menyalakan sirine lagi. Menurut dia, sekarang jalan Kelurahan Keputih jauh lebih tertib dari sebelumnya. “Mayoritas sudah tidak membunyikan sirine dan pengantar jenazah juga tampak lebih tertib, meskipun masih ada beberapa yang masih membunyikan sirine,” ujarnya. ang/cr2/rmc

Berita Terbaru

Kunjungi BMI, Wamen Perindustrian Dorong BMI Genjot Ekspor Hasil Pengolahan Ikan

Kunjungi BMI, Wamen Perindustrian Dorong BMI Genjot Ekspor Hasil Pengolahan Ikan

Kamis, 27 Agu 2026 18:28 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 18:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Wakil Menteri (Wamen) Perindustrian Republik Indonesia, Faisol Riza, secara khusus melakukan kunjungan kerja ke PT. Bumi Menara…

Foton Bidik Pasar Kendaraan Niaga Jawa Timur, Fokus Efisiensi Operasional

Foton Bidik Pasar Kendaraan Niaga Jawa Timur, Fokus Efisiensi Operasional

Kamis, 27 Agu 2026 17:45 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 17:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — PT Indomobil Global Transportasi melalui Foton Indonesia memperkuat penetrasi pasar kendaraan komersial di Jawa Timur melalui ajang G…

Beras Porang Madiun Curi Perhatian di AOE 2026 Tangerang ‎

Beras Porang Madiun Curi Perhatian di AOE 2026 Tangerang ‎

Kamis, 27 Agu 2026 16:42 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 16:42 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Inovasi pangan  beras porang dari pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun mencuri perhatian dalam ajang Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026 …

Warga Punjul Menolak, Rencana Pengembangan TPST Bakal Dialihkan ke TPA Kaliabu

Warga Punjul Menolak, Rencana Pengembangan TPST Bakal Dialihkan ke TPA Kaliabu

Kamis, 27 Agu 2026 15:50 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Madiun - Rencana pengembangan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di RW 07 Dusun Punjul, Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, akhirnya…

ASUS Kenalkan ExpertBook P5 G2 di Surabaya, Jawab Kebutuhan Laptop Bisnis Berbasis AI

ASUS Kenalkan ExpertBook P5 G2 di Surabaya, Jawab Kebutuhan Laptop Bisnis Berbasis AI

Kamis, 27 Agu 2026 15:41 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 15:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Di tengah pesatnya perkembangan dunia kerja modern, ASUS Indonesia melalui lini ASUS Business merespons kebutuhan perangkat berkinerja …

Hadir di GIIAS Surabaya, Chery Perluas Pasar Jawa Timur

Hadir di GIIAS Surabaya, Chery Perluas Pasar Jawa Timur

Kamis, 27 Agu 2026 15:37 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 15:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Chery Indonesia memperluas pasar kendaraan listriknya ke Jawa Timur dengan menghadirkan Chery Q secara resmi dalam ajang GAIKINDO I…