BEM FISIP Unpad: Kami Bersama Presiden Jokowi, Tapi Boong!

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Unggahan BEM FISIP Unpad yang mengkritik kepemimpinan Jokowi. SP/instagram bemfisipunpad
Unggahan BEM FISIP Unpad yang mengkritik kepemimpinan Jokowi. SP/instagram bemfisipunpad

i

SURABAYAPAGI.COM, Bandung - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Padjadjaran (Unpad) mengunggah pernyataan di media sosial Twitter bahwa mereka bersama dengan Presiden Jokowi disertai foto-foto presiden. Namun, kalimat tersebut ditambahi dengan kalimat lanjutan, yaitu "Tapi bohong".

"Kami bersama presiden Jokowi tapi boong," yang diunggah akun BEM FISIP Unpad, Kamis (15/7). Dalam keterangannya, BEM FISIP Unpad mengatakan bahwa Presiden Jokowi sering kali bertindak atau berkata, yang pada akhirnya kontras dengan kebijakan yang dibuat.

"Berbagai gimmick dan lip service yang dibuat pun nyatanya hanya sebagai pemanis mulai dari gimmick terbuka terhadap kritik hingga menggunakan pakaian adat," unggahnya.

BEM FISIP Unpad mencontohkan pernyataan Presiden Jokowi yang terbuka untuk dikritik. Namun, setiap kritik yang disampaikan kepada presiden melalui media sosial atau dalam aksi demontrasi berujung pada serangan digital atau represivitas kepada pengkritiknya.

Selain itu, beberapa kali Presiden memakai pakaian adat dalam acara kenegaraan. Namun, di lapangan, masyarakat adat sering dikriminalisasi. Termasuk perbedaan instruksi dan pelaksanaan terkait Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), karut-marut penanganan Covid-19 dan bagi-bagi kursi kepada keluarga dan rekan dekat.

"Kami akan bersama Presiden Jokowi jika Presiden Jokowi serius dan berkomitmen kepada rakyat Indonesia. Cepat penuhi janji dan perkataannya pak, jangan bohong lagi," katanya.

Saat dikonfirmasi, Ketua BEM FISIP Unpad, Virdian Aurellio Hartono mengatakan, terdapat tiga hal yang mendorong lahirnya unggahan tersebut. Ia mengatakan, kebijakan pemerintah Presiden Jokowi yang lip service dengan pernyataannya. Selain itu, terulang aktivis mahasiswa dipanggil rektor akibat unggahan yang dibuat. Salah satu pemantik lainnya, yaitu merespons pernyataan salah satu BEM dalam menanggapi BEM yang mengkritik Presiden Jokowi, dengan sebutan kardun yang dinilai tidak intelek dan ilmiah. "Kami ini menjelaskan dengan rasionalisasi dan referensi. Herannya harusnya kampus di Indonesia belajar tidak merepresif mahasiswa," ujarnya, Jumat (16/7/2021). bd/cr3/rm

 

 

Berita Terbaru

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui jaminan sosial berupa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, melindungi sebanyak 15.188…

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan berkualitas, dan dukungan dari berbagai pihak, diantaranya menghadirkan…

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna memperkuat iklim investasi sekaligus memastikan modal yang masuk memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian dan…

Pemkot Batu Gencarkan 41 Titik Screening TBC Massal Gratis, Target Eliminasi 2030

Pemkot Batu Gencarkan 41 Titik Screening TBC Massal Gratis, Target Eliminasi 2030

Rabu, 23 Sep 2026 14:43 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Dalam rangka mengejar target eliminasi tuberkulosis (TBC) pada 2030, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu terus menggelar screening TBC…

Pemkot Madiun Optimalkan Bantuan Disabilitas-Lansia, Dapat Rp8 Juta per Tahun Sesuai Kebutuhan

Pemkot Madiun Optimalkan Bantuan Disabilitas-Lansia, Dapat Rp8 Juta per Tahun Sesuai Kebutuhan

Rabu, 23 Sep 2026 14:36 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun berencana mengoptimalkan penyesuaian pemanfaatan bantuan yang diberikan Rp8 juta pertahun untuk…

Harga Komoditas Cabai dan Tomat di Jombang Meroket, Dampak Cuaca Ekstrem

Harga Komoditas Cabai dan Tomat di Jombang Meroket, Dampak Cuaca Ekstrem

Rabu, 23 Sep 2026 14:27 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Di tengah cuaca ekstrem yang melanda wilayah Jombang dalam beberapa pekan terakhir, memicu kenaikan sejumlah komoditas harga cabai…