Dulunya Diremehkan, Kini Eksis Bisnis Es Cream Goreng

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu olahan Es Cream Goreng Polariz. SP/ SBY
Salah satu olahan Es Cream Goreng Polariz. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Secara umum, es krim biasa dimakan dalam kondisi dingin, tapi es krim goreng malah disajikan dalam kondisi panas (hangat) lantaran harus digoreng sebelum dijual ke pembeli. Di sinilah letak uniknya, meski harus digoreng tapi ice cream itu mencair.

Salah satunya adalah Meta yaitu sosok perempuan dengan daya kreasi tinggi. Penemu ide perjuangan unik es krim goreng di Indonesia ini punya mimpi untuk menciptakan sebuah produk masakan unik dengan materi es krim.

Berawal dari hobi makan es krim, Meta pun berhasil menciptakan kreasi unik sebuah produk es krim dengan cara digoreng. Ice Cream Goreng Polariz yaitu merek dagang yg diusungnya untuk memasarkan produk minuman uniknya itu.

Meta kemudian mencoba menawarkan/ menjual kepada konsumen. Saat pertama kali menjual produk unik es krim goreng, Meta mengaku pernah ditertawakan orang dan ditolak es krimnya.

Keunikan utama terletak pada cara penyajiannya. Produk Polariz yaitu es krim menyerupai pada umumnya tapi harus diolah lebih dulu dengan cara khusus dengan ditambahi sensasi rasa gurih dan renyah di tiap gigitannya. Jadi, Ice Cream Polariz yaitu es krim goreng yg dibungkus roti tawar kemudian digoreng sampai terasa renyah dan gurih di lidah.

Tersedia juga bebrapa pilihan rasa ice cream untuk memenuhi selera pasar yaitu rasa mocca, strawberry, coklat, durian, vanilla, orange, coklat & oreo, dan adonan rasa vanilla + strawberry dan coklat, totalnya ada 9 varian rasa.

Dengan harga jual relatif kecil /terjangkau 8 ribu/ porsi dengan jaminan rasa gurih dan manisnya es krim unik itu maka produk ini amat istimewa untuk dijalankan dengan modal usaha yg kecil tapi menguntungkan.

Saat ini, ice cream Polariz gres mempunyai 7 outlet waralaba berlokasi di Jabodetabek, Karawang, Cirebon dan Bangka tapi makin banyak orang berminat mengeluti bisnis kecil itu. Dsy3

Berita Terbaru

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Alangkah terkejutnya Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah saat melakukan sidak ke TPS Rungkut Menanggal. Pimpinan Dewan…

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil DPRD Surabaya Laila Mufidah langsung melakukan sidak atau turun ke lapangan usai mendengar keluhan Warga di Gunung Anyar…

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…