Berkas Administrasi Lengkap, Begini Kriteria Sekda Menurut Ketua Dewan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPRD Lamongan, H. Abd Ghofur. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Ketua DPRD Lamongan, H. Abd Ghofur. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Ke lima pejabat eselon II yang mendaftar sebagai calon sekretaris daerah (Sekda) dinyatakan lolos administrasi oleh panitia seleksi. Dan selanjutnya ke limanya akan menjalani berbagai tahapan. Segudang harapan terpatri di benak hati masyarakat Lamongan tak terkecuali ketua DPRD sebagai wakil rakyat.

H. Abd Ghofur ketua DPRD saat dihubungi melalui sambungan selulernya, Minggu (18/7/2021) mengaku terus memantau perkembangan seleksi calon sekretaris daerah (Sekda) Lamongan. Apalagi jabatan sekda sangat seksi dan penting dalam struktur pemerintahan daerah.

Terus seperti apa kriteria sekda mendatang menurut pria yang juga ketua DPC PKB ini yakni sekda harus mampu bisa menjadi partner Bupati Yuhronur Efendi dan wakil bupati KH. Abd Rouf, dalam menjalankan roda pemerintahan yang penuh tantangan belakangan ini.

Selain itu menurut nya, kriteria sekda Lamongan harus bisa mencari terobosan sesuai tupoksinya, untuk membantu kepala daerah. "Jadi sekda di era sekarang itu tidak saja pandai urusan administrasi menjalankan mengomando pemerintah mulai dari desa hingga kabupaten, tapi bagaimana juga mampu mencari terobosan, yang memudahkan dan membuat ringan kepala daerah," ungkapnya.

Kriteria selanjutnya kata Ghofur panggilan akrab ketua DPRD ini, sekda juga harus cakap, bisa berkomunikasi dengan siapapun dari berbagai kalangan dan juga organisasi masyarakat (ormas), serta harus berpengalaman. Punya hubungan baik dengan siapapun, dan bisa menjadi penyambung kepentingan bupati dalam hal pembangunan dan kepentingan masyarakat secara umum.

 "Jangan sampai sekda kedepan hanya menjalankan perintah bupati, tapi bagaimana mereka juga harus bisa menawarkan ide dan gagasan, hal yang demikian ini sekda harus berpengalaman, matang ber birokrasi, pernah menempati pos strategis di jabatan dinas sebelumnya selama ini," harap Ghofur.

Tidak cukup hanya itu saja kata Ghofur, sekda mendatang juga harus dari pejabat dengan track record yang baik selama ini dan tidak bermasalah. "Sekda itu jabatan tertinggi di Aparatur Sipil Negara, tentu orang nya harus pilihan, tidak sekedar mampu tapi juga harus punya rekam jejak yang bagus, kapabilitas dan integritas," jelasnya.

Sementara itu, menurut Kepala Badan Kepegawaian, Bambang Hadjar ke lima pejabat eselon II yang mendaftar sebelumnya dinyatakan lolos administrasi, dan berhak mengikuti tahapan berikutnya. "Iya mas ke lima nya sudah dinyatakan lolos administrasi, dan selanjutnya mereka akan mengikuti tahapan berikutnya," ujarnya.

Sedangkan ke lima pejabat eselon II yang lolos administrasi mereka  masing-masing adalah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Anang Taufik, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Fida Nuraida, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Moh. Nalikan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Moh. Fahrudin Ali Fikri, dan Sekretaris DPRD Lamongan, Aris Wibawa.

Sekedar ketahui, jabatan Sekda Lamongan secara definitif sudah kosong sejak bupati Yuhronur Efendi yang kala itu sebagai sekda mundur dari jabatannya pada Senin (18/8/2020), karena harus mengikuti kontestasi pilkada mencalonkan menjadi bupati Lamongan.

Usai Yuhronur Efendi mundur, jabatan sekda diisi oleh Herry Pranoto sebagai Plt, dan hanya beberapa bulan diganti dan sekarang dijabat oleh Pj Sekda Aris Mukiyo yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMTSP) Provinsi Jawa Timur.

 

Berikut jadwal lengkap tahapan seleksi Sekda Lamongan. 

1. Pendaftaran tanggal 07 - 13 Juli 2021

2. Seleksi Administrasi 14 Juli 2021

3. Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi 15 Juli 2021

4. Seleksi Kompetensi Manajerial 21 - 22 Juli 2021

5. Seleksi Kompetensi Bidang 24 Juli 2021

6. Pengajuan 3 nama peringkat tertinggi kepada Bupati Lamongan 26 Juli 2021

7. Pengumuman hasil seleksi terbuka JPT Pratama 27 Juli 2021

8. Laporan dan koordinasi hasil seleksi terbuka ke Gubernur dan permohonan persetujuan ke Komite Aparatur Sipil Negara (KASN), serta Kemendagri untuk pelantikan calon terpilih 28 Juli 2021

9. Penetapan dan Pelantikan Agustus 2021. jir

 

Berita Terbaru

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Karena Pak Sony tidak jujur. Sebelumnya bersumpah bersih. Tapi info beberapa orang, Sony menerima uang dari Asep secara rutin." Elza Syarief,…