Testing, Tracing, Disiplin Prokes

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono
Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Selasa lalu, Komisi D bidang kesehatan DPRD Kota Surabaya mengundang rapat virtual epidemiologi Dr. dr. Windhu Purnomo, M.Si dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga. Salah satu rekomendasi kebijakan untuk mengendalikan pandemi Covid-19 di Surabaya adalah memperbanyak testing, tracing, dan treatment. Serta penegakan displin protokol kesehatan.

“Testing, tracing dan treatment untuk melokalisir warga yang terpapar Covid-19, dan tidak menulari yang lain. Terlebih yang tanpa gejala atau gejala ringan agar disiplin menjalani karantina, sampai sembuh. Tidak keluar rumah,” kata Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Kota Surabaya, mengutip Windhu Purnomo.

Penegakan disiplin protokol kesehatan harus dipergencar. Memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer. Ini efektif mencegah transmisi atau penularan virus.

“Bahkan, menghadapi varian baru Delta yang ganas: mudah menular dan menyebar, sekarang sudah banyak yang memakai masker dobel,” kata Adi.

Untuk tracing dan penegakan disiplin Prokes, DPRD mendorong Pemkot Surabaya untuk melibatkan masyarakat dan pengurus kampung. Surabaya punya “Kampung Wani” sebagai model dari kampung tangguh, untuk memutus rantai penyebaran dan penularan Covid-19. Melibatkan pengurus RT, RW, LPMK, tokoh dan warga masyarakat.

“DPRD Kota Surabaya mendukung Walikota Eri Cahyadi dan Wakil Walikota Armuji untuk memperkuat kampung-kampung tangguh. Keterlibatan masyarakat adalah solusi tepat untuk melakukan tracing dan monitoring warga yang terpapar,’’ kata Adi.

Sementara untuk testing, kata Adi, DPRD Kota Surabaya mengapresiasi respon cepat Walikota Eri Cahyadi terhadap lamanya hasil swab PCR dari Puskesmas-Puskesmas. Respon walikota itu, yakni dengan mengakomodasi swab antigen sebagai petunjuk keadaan kesehatan seseorang.

Hasil swab antigen lebih cepat keluar. Kalau hasilnya positif, warga bisa mendapatkan obat-obatan dari Puskesmas, dilakukan monitoring dan pengawasan, serta bisa mendapatkan intervensi kebijakan dari Pemkot. Seperti karantina di Hotel Asrama Haji, atau karantina di tempat lain yang disediakan Pemkot Surabaya. Termasuk dirawat di Rumah Sakit Lapangan Tembak Kedung Cowek.“Tepat! Kebijakan ini agar pasien Covid dapat segera tertangani,” kata Adi. Alq

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…