Masih Berkeliaran, Pinjol Ilegal Ancam Sebar Data Customer

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Berbagai ancaman yang dikirimkan oleh pinjaman online ilegal.
Berbagai ancaman yang dikirimkan oleh pinjaman online ilegal.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya- Keberadaan Pinjaman Online ilegal masih terus menjamur di kalangan konsumen. Walaupun telah banyak yang ditutup, pinjol ilegal yang baru terus ada. Satgas Waspada Investasi (SWI) kembali menemukan dan menutup 172 entitas fintech atau pinjaman online, yang dikenal sebagai pinjol ilegal, sepanjang Juli 2021.

Pinjaman Online ilegal ini bahkan berani untuk mengancam customer walaupun korban tidak merasa meminjam. Seperti yang dialami oleh RR, warga yang sehari - hari tinggal di jalan Menanggal tersebut mengaku pusing karena data pribadinya disebar kepada teman - teman kontak di handphonenya walaupun ia tidak pernah meminjam uang lewat layanan pinjol tersebut.

"Data saya sempat disebar, foto dan KTP saya disebar tanpa sepengetahuan saya oleh pihak yang tidak dikenal", ujar RR saat dikonfirmasi Surabaya Pagi, Minggu, (18/07/2021).

Ia pun mengaku mengetahui hal tersebut dari teman kerjanya yang dikirim oleh pihak yang mengaku dari pinjaman online.

"Saya tahunya teman saya, saya ga pernah pinjam padahal. Kok keluar tagihan 2 juta lebih. Stress saya diteror setiap hari", ujar RR.

Ia mengaku sampai stress dan ketakutan sebab pihak pinjol ilegal tersebut mengancam dengan nomor yang berbeda.

" Nomornya lebih dari 5 nomor dan itu sudah saya blokir muncul lagi nomor baru", ujar RR. RR mengaku bahwa dihubungi oleh 5 aplikasi yang berbeda untuk mengembalikan pinjaman.

 Adapun aplikasi tersebut adalah ADA DANA, PINTU KAYA, LOAN SEGARA, GET UANG RUPIAH MAJU, dan DANA CERAH. Penelusuran Surabaya Pagi, hanya aplikasi Ada Dana yang terdapat di playstore. Surabaya Pagi juga melakukan penelusuran ke website resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) guna mengetahui kelima aplikasi diatas sudah terdaftar atau belum. Surabaya Pagi menemukan bahwa kelima aplikasi yang disebutkan diatas tidak terdaftar resmi atau ilegal. Selanjutnya, Surabaya Pagi mencoba menghubungi salah satu nomor yang mengancam RR.

Ketika Surabaya Pagi mencoba untuk menelpon nomor yang terkait tidak ada jawaban apapun. Sedangkan ketika dikonfirmasi lewat chat Whatsapp, nomor yang diduga melakukan pengancaman tersebut malah menyangkal. "Mana buktinya ? Ga Ada itu, siapa namanya ? Kalo ga ada namanya kan saya ga bisa cari tahu", ujar terduga pelaku yang melakukan pengancaman terhadap RR.

Padahal jelas nomor tersebut melakukan pengancaman kepada RR. "Sebelum jam 5 tidak ada pelunasan, saya akan alihkan tim analisis untuk penyebaran data", isi pesan tersebut. ang

Tag :

Berita Terbaru

Antisipasi Gagal Panen, DKPP Kota Madiun Tingkatkan Mitigasi Dampak Fenomena El Nino

Antisipasi Gagal Panen, DKPP Kota Madiun Tingkatkan Mitigasi Dampak Fenomena El Nino

Minggu, 05 Jul 2026 12:13 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 12:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai langkah strategis mengantisipasi dampak musim kemarau yang berpotensi menurunkan produktivitas pertanian hingga memicu gagal…

Majapahit Run 2026  Pecah!, Ribuan Pelari Birukan Alun-Alun Kota Mojokerto

Majapahit Run 2026  Pecah!, Ribuan Pelari Birukan Alun-Alun Kota Mojokerto

Minggu, 05 Jul 2026 12:06 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 12:06 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Sebanyak 1.500 pelari dari berbagai daerah memeriahkan Majapahit Run 2026 yang digelar Pemerintah Kota Mojokerto, Minggu …

Teras Kriya 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Ekraf UMKM Khas Kota Madiun

Teras Kriya 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Ekraf UMKM Khas Kota Madiun

Minggu, 05 Jul 2026 11:59 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui ajang Teras Kriya 2026 yang digelar di Gedung Dekranasda, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, mempromosikan produk unggulan…

Hadapi Musim Kemarau, Pemkab Sumenep Tetapkan Status Siaga Kekeringan

Hadapi Musim Kemarau, Pemkab Sumenep Tetapkan Status Siaga Kekeringan

Minggu, 05 Jul 2026 11:53 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 11:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Menyusul musim kemarau kali ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, mulai menetapkan status siaga bencana kekeringan menyusul…

Lewat Skema Bantuan Pusat, Pemkab Magetan Ajukan Usulan Revitalisasi Pasar Sayur

Lewat Skema Bantuan Pusat, Pemkab Magetan Ajukan Usulan Revitalisasi Pasar Sayur

Minggu, 05 Jul 2026 11:29 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 11:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Melalui skema bantuan pusat dengan melibatkan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pekerjaan Umum, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Tingkatkan Mobilitas Masyarakat, Pemkab Pasuruan Rehabilitasi Jembatan Lekok-Rejoso

Tingkatkan Mobilitas Masyarakat, Pemkab Pasuruan Rehabilitasi Jembatan Lekok-Rejoso

Minggu, 05 Jul 2026 11:21 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Sebagai upaya meningkatkan keselamatan dan kelancaran mobilitas masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan merehabilitasi…