Keluarga Besar Stikosa AWS Desak Polisi segera Tangkap 2 Buron Kasus Zainal Fattah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Almarhum Zainal Fattah saat masih Hidup. SP/Anggadia Muhammad
Almarhum Zainal Fattah saat masih Hidup. SP/Anggadia Muhammad

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sudah hampir 3 bulan pasca tiga tersangka pengeroyokan Zainal Fattah mahasiswa Stikosa AWS diperkenalkan ke publik. Kini Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak belum juga mampu menangkap dua dari lima tersangka yang masih bebas.

Dihubungi Surabaya Pagi, Selasa, (20/07/2021), Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Stikosa AWS, M Zurqoni mendesak agar kepolisian serius untuk menangani kasus pengeroyokan Zainal Fattah. Ia menilai, seharusnya hukum tidak ada urusannya dengan pejabat, orang kaya, atau miskin.

"Saya sangat menunggu perkembangan kasus Zainal Fattah selama hampir tiga bulan ini. Ini kan kita negara hukum, harusnya kita semua sama dimata hukum tak peduli kasta sosial," ujar Zurqoni saat dikonfirmasi via panggilan Whatsapp.

Ia mengaku akan terus mengawasi dan mengawal kasus yang menimpa mahasiswa Stikosa AWS tersebut hingga tuntas. Ia berharap agar pelaku segera ditangkap dan diadili.

"Akan saya kawal terus untuk kasus ini, saya juga berharap pihak kepolisian serius untuk mengusut tuntas siapa saja yang melakukan pengeroyokan. Saya mewakili keluarga Besar Stikosa AWS desak polisi tangkap 2 buron kasus Fattah," ujar Zurqoni.

Sependapat dengan Zurqoni, Plt Ketua Stikosa AWS, Dra. N. W. Ratna Amina, M.Si. pun berharap agar kepolisian dapat dengan segera menyelesaikan kasus ini dan tidak berlarut - larut.

"Almarhum mahasiswa yang rajin dan sopan. Selalu berusaha untuk menjalankan tugas kuliah dibalik upayanya untuk bekerja. Kami keluarga besar Stikosa-AWS, sangat berharap semua pelaku pengeroyokan bisa segera ditangkap," ujar Ratna saat dikonfirmasi Surabaya Pagi, Selasa, (20/07/2021).

Sebelumnya, Polres Pelabuhan Tanjung Perak belum mampu tangkap dua buron yang diduga ikut andil dalam pengeroyokan Mahasiswa Stikosa AWS Zainal Fattah.

Padahal kasus tersebut sudah berjalan kurang lebih tiga bulan sejak pertama kali dua tersangka Achmad Gufron dan Mohammad Imron diamankan oleh pihak kepolisian.

Menanggapi hal ini pihak keluarga diwakili sang adik kandung dari Fattah, Zainiyah Rizqiyah mempertanyakan kinerja kepolisian dalam mengusut tuntas kasus kakaknya.

"Pelaku pengeroyokan yang ditangkap tiga dan yang belum ditangkap kurang lebih dua, kata petugas Target Operasi, tapi sampai kapan ?" tutup Nia. ang

Berita Terbaru

Chery Pikap Double Cabin Diesel, Bisa Dipesan ke Australia

Chery Pikap Double Cabin Diesel, Bisa Dipesan ke Australia

Senin, 05 Okt 2026 08:31 WIB

Senin, 05 Okt 2026 08:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Chery sejatinya punya mobil pikap double cabin diesel berteknologi plug in hybrid electric vehicles (PHEV). Mobil itu makin dekat ke…

Pulihkan Stabilitas Ekonomi, Bolivia Didanai IMF Rp 33,98 triliun

Pulihkan Stabilitas Ekonomi, Bolivia Didanai IMF Rp 33,98 triliun

Senin, 05 Okt 2026 08:29 WIB

Senin, 05 Okt 2026 08:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bolivia mendapat akses pendanaan hingga SDR 1,369 miliar (US$ 1,9 miliar) atau sekitar Rp 33,98 triliun (asumsi kurs Rp 17.888). Dengan…

Subaru WRX STI Cherry Red Sport Edition, Hanya Satu di Indonesia

Subaru WRX STI Cherry Red Sport Edition, Hanya Satu di Indonesia

Senin, 05 Okt 2026 08:24 WIB

Senin, 05 Okt 2026 08:24 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Plaza Auto Mega selaku agen pemegang merek Subaru di Indonesia resmi meluncurkan Subaru WRX STI Cherry Red Sport Edition di Tanah Air,…

Tujuh Perusahaan Himpun Dana di BEI Rp 2,16 triliun

Tujuh Perusahaan Himpun Dana di BEI Rp 2,16 triliun

Senin, 05 Okt 2026 08:21 WIB

Senin, 05 Okt 2026 08:21 WIB

SURABAYAPAGI.com - Hingga 2 Oktober 2026, baru tujuh perusahaan yang tercatat melantai di BEI melalui IPO saham. Berdasarkan data BEI, tujuh perusahaan…

Peternak Ayam Broiler Semakin Terjepit

Peternak Ayam Broiler Semakin Terjepit

Senin, 05 Okt 2026 08:18 WIB

Senin, 05 Okt 2026 08:18 WIB

SURABAYAPAGI.com - Peternak Rakyat Mandiri Indonesia (Permindo) mengungkap saat ini harga ayam di kandang berkisar Rp 21.000-22.000/kilogram (kg). Sementara…

DUGAAN PERMUFAKATAN JAHAT JPU DI BANK ARTHA GRAHA GATE

DUGAAN PERMUFAKATAN JAHAT JPU DI BANK ARTHA GRAHA GATE

Senin, 05 Okt 2026 08:10 WIB

Senin, 05 Okt 2026 08:10 WIB

Sebagai Wartawan yang sedang melakukan tugas Jurnalisme Investigasi, Dr. Tatang Istiawan telah melaporkan JPU Kejari Surabaya ke Jaksa Agung RI melalui Jaksa…