Bupati kembali Salurkan Sembako ke PK5

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati saat menyalurkan sembako ke pedagang PK5. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Bupati saat menyalurkan sembako ke pedagang PK5. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Untuk yang kesekian kalinya bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyebar paket sembako untuk para pedagang kaki lima (PK5) yang terdampak PPKM. Selain menyalurkan sembako, dalam kesempatan itu Bupati juga mensosialisasikan PPKM level 4, Senin (26/7/2021).

Pemberian paket sembako gratis ini seperti disampaikan oleh Pak Yes panggilan akrab bupati Lamongan, sebagai upaya untuk sedikit membantu para pedagang atas kebijakan PPKM Level 4 ini. Karena mereka kembali dibatasi dalam menjalankan aktivitas sehari-hari nya.

Perpanjangan PPKM level 4 ini kata bupati,  bukanlah untuk menutup kegiatan jual-beli, namun untuk mengatur penyesuaian pelaksanaan kegiatan perdagangan dengan lebih baik, dan tidak merugikan masyarakat tentunya.

"Perpanjangan ini justru memperbolehkan bagi para pedagang untuk berdagang, cuma yang diatur adalah jam tutupnya, sekaligus tidak ada cangkrukan, yang beli tidak berlama-lama, ya sekitar 20 menit, itu kan waktu yang cukup. Bukan berarti 20 menit belum selesai terus diberhentikan, diperhitungkan cukup untuk makan tidak ada cangkrukan," jelasnya.

Terkait arahan pemerintah untuk pelaksanaan isolasi terpusat, Pemkab Lamongan tengah mempersiapkannya, mulai di tingkat kabupaten hingga kecamatan. Selain menyalurkan bantuan dan sosialisasi masyarakat, Pak Yes juga melakukan peninjauan Gedung Korpri Lamongan yang disiapkan sebagai salah satu tempat isolasi terpusat. Pak Yes juga mengungkapkan untuk mempermudah pemantauan pasien isolasi mandiri, pemkab juga telah menyediakan konsultasi secara online.

"Sesuai dengan petunjuk Pak Presiden, bahwa ini disiapkan isolasi terpusat. Kita membuat di seluruh Kecamatan dan untuk di gedung ini kita siapkan 40 ruangan, jadi agar supaya lebih mudah dalam pengawasan dan pemantauannya. Selain itu, juga ada ada Inovasi untuk yang isolasi mandiri dengan membuat grup ICL (Isman Center Lamongan)," tambah Pak Yes.

Beliau, juga berharap pasca PPKM level 4, masyarakat tetap harus melaksanakan protokol kesehatan, tidak boleh lalai. "Pasca tanggal 2 pun terus disosialisasikan kepada masyarakat protokol kesehatan, 5M, 7M, masker, masker, masker," pungkasnya.

Selain itu, Kapolres AKBP Miko Indrayana juga mengatakan bahwa isolasi terpusat ini dimaksudkan agar penanganan covid-19 bagi masyarakat yang melakukan isolasi jadi semakin teratur dan terfokus. Ia juga mengungkapkan sekitar 64 warga masyarakat mendapat sanksi administrasi, dan sekitar 5 ribuan mendapat teguran.

"Teguran tidak memakai masker. Inilah yang di genjot oleh Pak Bupati, pasar-pasar yang ada akan didirikan gerai-gerai master. Masker ini dari pemerintah bagi seluruh masyarakat, ketika tiba di pasar wajib menggunakan masker, gratis," ungkap Kapolres Miko Indrayana. jir

 

Berita Terbaru

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Rencana relokasi pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-alun Kota Madiun masih belum direalisasikan dalam waktu dekat. Pem…

SIG Pertahankan Kinerja Positif di 2025 Lewat Transformasi dan Efisiensi

SIG Pertahankan Kinerja Positif di 2025 Lewat Transformasi dan Efisiensi

Rabu, 01 Apr 2026 18:41 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil menjaga kinerja keuangan tetap positif sepanjang tahun 2025 di tengah tekanan i…

Dukung WFH Setiap Jumat, Ketua Komisi A: Harus Dijalankan Dengan Sistem Monitoring 

Dukung WFH Setiap Jumat, Ketua Komisi A: Harus Dijalankan Dengan Sistem Monitoring 

Rabu, 01 Apr 2026 18:37 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan langkah antisipatif menyusul kebijakan Work From Home (WFH) setiap Jumat bagi…

Konflik Global Berdampak ke Sawah, HKTI Jatim Dorong Transformasi Energi Pertanian

Konflik Global Berdampak ke Sawah, HKTI Jatim Dorong Transformasi Energi Pertanian

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dampak konflik global mulai dirasakan hingga ke sektor pertanian di daerah. Ketidakpastian pasokan energi, khususnya bahan bakar m…

Satpolairud Gresik Evakuasi Mayat Lansia yang Ditemukan Mengapung di Dermaga Petro

Satpolairud Gresik Evakuasi Mayat Lansia yang Ditemukan Mengapung di Dermaga Petro

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Petugas dari Satpolairud Polres Gresik mengevakuasi sesosok jasad pria lanjut usia yang ditemukan mengapung di area bawah dermaga P…

Dinilai Tak Sinkron dengan Pusat, Saifudin Zuhri Desak Khofifah Cabut SE WFH ASN Hari Rabu

Dinilai Tak Sinkron dengan Pusat, Saifudin Zuhri Desak Khofifah Cabut SE WFH ASN Hari Rabu

Rabu, 01 Apr 2026 18:22 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Anggota DPRD Jawa Timur Komisi A sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batu, Saifudin Zuhri yang akrab disapa Fudin, melontarkan …