Kombinasi Vaksin Astrazeneca dan Pfizer Efektif Tangkal Covid

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Seorang peneliti yang melakukan uji coba kombinasi vaksin Covid-19. SP/ SBY
Seorang peneliti yang melakukan uji coba kombinasi vaksin Covid-19. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebelumnya penggunaan kombinasi vaksin dikatakan bisa berbahaya, namun nyatanya studi terbaru vaksin AstraZeneca dengan Pfizer mampu meningkatkan tingkat antibodi penawar sebanyak enam kali dibandingkan dengan dua dosis AstraZeneca.

Hal tersebut di dukung oleh studi dari peneliti di Korea Selatan (Korsel). Dalam rilis hasil studi tersebut, keampuhan vaksin akan meningkat saat pasien disuntik vaksin AstraZeneca pada dosis pertama dan mendapat vaksin Pfizer pada dosis kedua.

Penelitian ini melibatkan 499 pekerja medis dengan komposisi 100 menerima dosis campuran, 200 menerima dua dosis suntikan Pfizer dan sisanya mendapatkan dua suntikan AstraZeneca.

"Semua menunjukkan antibodi penetralisir, yang mencegah virus memasuki sel dan bereplikasi, dan hasil dari campuran vaksin menunjukkan jumlah antibodi penetralisir yang serupa ditemukan dari kelompok yang menerima dua suntikan Pfizer," tulis riset yang dilakukan Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA), Selasa (27/7/2021).

Tak hanya itu, tim peneliti di Inggris juga melakukan uji coba Com-Cov dengan memberikan dua jenis vaksin, yakni Pfizer dan AstraZeneca, kepada 850 relawan berusia 50 tahun ke atas.

Selain memberikan perlindungan maksimal, uji coba penggunaan kombinasi vaksin tersebut bertujuan mengajarkan tubuh memproduksi antibodi serta sel T untuk memblokir dan membunuh virus penyebab Covid-19.

Perlu Anda ketahui, sel T atau limfosit T merupakan komponen utama sistem imun adaptif yang berperan membunuh sel tubuh yang terinfeksi, memproduksi sitokin, mengaktifkan sel imun lainnya serta mengatur respons imun, menilik Teach Me Physiology.

Penelitian tersebut dilakukan dengan rentang vaksinasi berselang empat pekan. Hasilnya temuannya, antibodi dan respons sel T lebih tinggi pada peserta vaksinasi pertama menggunakan AstraZeneca, disusul Pfizer pada vaksinasi kedua. Hal ini dibandingkan dengan vaksinasi pertama menggunakan Pfizer, disusul AstraZeneca.

Penggunaan kombinasi Pfizer-AstraZeneca menginduksi antibodi yang lebih tinggi ketimbang penggunaan dua dosis vaksin AstraZeneca. Peserta vaksinasi dengan respons antibodi tertinggi menggunakan dua dosis Pfizer. Peserta vaksinasi dengan respons sel T tertinggi menggunakan AstraZeneca pada vaksinasi pertama disusul Pfizer.

Hasil uji coba awal penggunaan kombinasi vaksin Pfizer-AstraZeneca ini tentu sangat menggembirakan. Akan tetapi, terdapat beberapa hal yang perlu digarisbawahi terkait hasil penelitian tersebut.

Sementara di Jerman merupakan negara Eropa pertama yang merekomendasikan bahwa kategori masyarakat berusia 60 tahun ke bawah yang telah mendapat suntikan AstraZeneca pada dosis pertama harus menerima produk yang berbeda untuk dosis kedua mereka. Dsy7

Berita Terbaru

Hingga per 2027, Surabaya Kebut Usulan Perbaikan 7.196 Rumah Tak Layak Huni

Hingga per 2027, Surabaya Kebut Usulan Perbaikan 7.196 Rumah Tak Layak Huni

Kamis, 11 Jun 2026 14:23 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya strategis pengentasan kawasan kumuh, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan…

Optimalkan Arus Lalu Lintas, Dishub Magetan Kaji Pemfungsian Kembali Jalan Timur MP

Optimalkan Arus Lalu Lintas, Dishub Magetan Kaji Pemfungsian Kembali Jalan Timur MP

Kamis, 11 Jun 2026 14:16 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 14:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menindaklanjuti kajian wacana pemfungsian kembali Jalan Timur Mal Pelayanan Publik (MPP) sebagai jalur utama kendaraan, Pemerintah…

Pemkab Sidoarjo Dukung Penuh SE 2026, Sebanyak 1.452 Petugas Siap Lakukan Pendataan

Pemkab Sidoarjo Dukung Penuh SE 2026, Sebanyak 1.452 Petugas Siap Lakukan Pendataan

Kamis, 11 Jun 2026 14:12 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 14:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang akan dilaksanakan Badan Pusat…

Kenaikan BBM hampir Rp4 Ribu, Pengendara di Trenggalek Mulai Tinggalkan Pertamax dan Beralih ke Pertalite

Kenaikan BBM hampir Rp4 Ribu, Pengendara di Trenggalek Mulai Tinggalkan Pertamax dan Beralih ke Pertalite

Kamis, 11 Jun 2026 13:56 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Heboh fenomena kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi yang mulai berlaku pada 10 Juni 2026, membuat sejumlah…

Pimpin Kembali DPC PKB Lamongan, Abdul Ghofur Catatkan Rekor Hattrick

Pimpin Kembali DPC PKB Lamongan, Abdul Ghofur Catatkan Rekor Hattrick

Kamis, 11 Jun 2026 13:54 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 13:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - H. Abdul Ghofur kembali terpilih menjadi ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Lamongan,…

Keindahan Alam Air Terjun Grobogan Sewu, Cocok untuk Pelepas Penat Sehari-hari

Keindahan Alam Air Terjun Grobogan Sewu, Cocok untuk Pelepas Penat Sehari-hari

Kamis, 11 Jun 2026 13:40 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 13:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Keindahan alam yang eksotis dan suasana yang menenangkan membuat Air Terjun Grobogan Sewu, terletak di Desa Wonocoyo, Kecamatan…