Atlet Termuda 13 Tahun yang Raih Medali Emas

author surabayapagi.com

- Pewarta

Selasa, 27 Jul 2021 12:39 WIB

Atlet Termuda 13 Tahun yang Raih Medali Emas

i

Momiji Nishiya saat berlaga di cabang olahraga skateboard putri Olimpiade Tokyo 2020. SP/ Getty Image

SURABAYAPAGI.com, Tokyo - Momiji Nishiya yang masih berusia 13 tahun berhasil meraih medali emas pada cabang olahraga skateboard putri di Olimpiade Tokyo 2020. Pencapaiannya itu membuatnya mengukir rekor sebagai atlet termuda Jepang yang mendapatkan mendali emas di perhelatan olahraga terbesar tersebut, Selasa (27/7/2021).

Nishiya menjadi bintang dalam bagian trik untuk mencetak skor 15,26 dan sekaligus membuat tuan rumah menyapu medali emas dari nomor street dari cabang olah raga yang baru di Tokyo 2020 ini dilombakan dalam Olimpiade.

Baca Juga: Rektor UNESA Dianugerahi Tokoh Peduli Olahraga dari KONI Jatim Award 2023

Penampilan Nishiya mengulangi penampilan cemerlang rekan senegaranya dari bagian putra, Yuto Horigome, yang menjuarai street putra dengan trik mengagumkan sehari sebelumnya.

Memang, Nishiya masih belum mengalahkan rekor peraih medali emas termuda sepanjang sejarah. Catatan itu masih dipegang Marjorie Gestring yang merebut emas di Olimpiade 1963, saat berusia 13 tahun 268 hari.

Baca Juga: Congrats! Rahmat Erwin Raih Medali Emas dan Catat Rekor Dunia di Asian Games 2023

Meski begitu, Nishiya sudahcukup senang menjadi atlet Jepang termuda yang meraihnya. Apalagi ini merupakan Olimpiade pertama yang diikuti oleh Nishiya, dan sampai terharu.

Dalam sejarah Olimpiade, atlet paling muda yang terkonfirmasi adalah pesenam Dimitrios Loundras asal Yunani. Ia mengikuti Olimpiade modern pertama di Athena 1896, ketika usianya masih 10 tahun dan 2018 hari. Saat itu Loundras meraih medali perunggu bersama timnya.

Baca Juga: 119 Atlet Sampang Siap Berbicara di Kancah Regional Jatim

Skateboard adalah salah satu dari empat cabang olah raga yang pertama kali dilombakan dalam Olimpiade dan membuat debut di Tokyo, selain selancar atau surfing, panjat dinding atau sport climbing dan karate.

Ini semua dilakukan sebagai bagian dari strategi Komite Olimpiade Internasional dalam merengkuh pemirsa muda Olimpiade di seluruh dunia. dsy15

Editor : Redaksi

BERITA TERBARU