Jambret Kalung di Jalan Kapas Krampung, Pengangguran di Dor Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tersangka Umar Faruk saat diamankan di Mapolsek Tambaksari. SP/Anggadia Muhammad 
Tersangka Umar Faruk saat diamankan di Mapolsek Tambaksari. SP/Anggadia Muhammad 

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Guna memenuhi kebutuhan sehari - hari, Umar Faruk (32), warga Bulak Banteng nekat menjambret kalung milik Prasasti (27), warga Tlogosari, Semarang pada Sabtu (17/7) siang. Sayangnya aksi tersebut gagal dan Faruk harus mendapatkan hadiah timah panas dari petugas karena melawan petugas.

Kanitreskrim Polsek Tambaksari, Iptu Didik Ariawan menjelaskan bahwa kejadian tersebut bermula ketika korban sedang mengendarai motor untuk pulang menuju kosnya di daerah Kapas Krampung, Surabaya. Korban yang hendak menyebrang lalu dihampiri oleh pelaku dan langsung mengambil kalung emas yang digunakan oleh korban.

"Korban habis beli semangka, trus mau pulang akhirnya dijambret sama Umar", ujar Iptu Didik saat dikonfirmasi Surabaya Pagi, Selasa (27/07/2021).

Warga yang mengetahui penjambretan itu langsung berupaya untuk mengejar pelaku dengan dibantu oleh petugas kepolisian.

"Saya teriakin jambret trus di kejar warga sama polisi yang lagi patroli", ujar Prasasti.

Pelaku yang panik langsung kabur melarikan diri. Tembakan peringatan oleh petugas pun tak dihiraukan. Disaat sudah terdesak pelaku bukannya menyerah tapi malah melawan petugas hingga harus dihadiahi timah panas tepat di betis kaki sebelah kanan.

"Pelaku harus diberi tindakan tegas terukur karena melawan petugas dan membahayakan masyarakat", ujar Didik.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman maksimal sembilan tahun penjara. ang

Berita Terbaru

Kemarau Panjang, Ribuan Warga di di 7 Kecamatan Ngawi Terdampak Kekeringan

Kemarau Panjang, Ribuan Warga di di 7 Kecamatan Ngawi Terdampak Kekeringan

Senin, 12 Okt 2026 14:54 WIB

Senin, 12 Okt 2026 14:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi mencatat sebanyak 4.403 jiwa di 21 desa yang tersebar di tujuh kecamatan mengalami…

Dampak Musim Kemarau Panjang, Kasus ISPA di Ngawi Naik hingga 30 Persen

Dampak Musim Kemarau Panjang, Kasus ISPA di Ngawi Naik hingga 30 Persen

Senin, 12 Okt 2026 14:38 WIB

Senin, 12 Okt 2026 14:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Selama musim kemarau panjang, Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi mencatat kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di wilayah…

Dinkes Ponorogo Terapkan SKDR, Cegah Penularan Penyakit Influenza

Dinkes Ponorogo Terapkan SKDR, Cegah Penularan Penyakit Influenza

Senin, 12 Okt 2026 14:24 WIB

Senin, 12 Okt 2026 14:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti kasus penularan influenza sebagai penyakit infeksi saluran pernapasan akut yang menyerang hidung, tenggorokan, dan…

Gegara Bakar Sembarangan, Lahan Tebu Seluas Satu Hektare di Jombang Hangus

Gegara Bakar Sembarangan, Lahan Tebu Seluas Satu Hektare di Jombang Hangus

Senin, 12 Okt 2026 14:12 WIB

Senin, 12 Okt 2026 14:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Diduga bermula dari pembakaran daun tebu kering kemudian menjalar dengan cepat akibat tiupan angin kencang, lahan tebus seluas…

Harga Komoditas Beras Medium di Jombang Naik Tembus Rp14 Ribu Per Kilogram

Harga Komoditas Beras Medium di Jombang Naik Tembus Rp14 Ribu Per Kilogram

Senin, 12 Okt 2026 13:52 WIB

Senin, 12 Okt 2026 13:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Berdasarkan pemantauan pasar yang dilakukan secara berkala melalui Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok…

Rehabilitasi Sekolah Khususnya Toilet, Pemkot Surabaya Optimalkan Dana BOPDA dan BOPNAS

Rehabilitasi Sekolah Khususnya Toilet, Pemkot Surabaya Optimalkan Dana BOPDA dan BOPNAS

Senin, 12 Okt 2026 13:37 WIB

Senin, 12 Okt 2026 13:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai bagian penting dalam pengelolaan pendidikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menargetkan rehabilitasi sekolah…