Melaut Bertahun-Tahun di 5 Benua, Kini Jadi Wakil Rakyat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Adib Zamhari saat bersama anak-anak di sela-sela kegiatan sosialisasi. SP/ BLT
Adib Zamhari saat bersama anak-anak di sela-sela kegiatan sosialisasi. SP/ BLT

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Adib Zamhari dulunya pernah menjadi dosen pelayaran di salah satu perguruan tinggi di Semarang, namun kini dia memutuskan kembali ke tanah kelahiran dan memilih mengabdi kepada masyarakat.

Selama belasan tahun, Adib memang cukup jarang bergaul dengan masyarakat Blitar. Dia sibuk dengan pendidikan dan pelayaran. Bertahun-tahun waktunya dihabiskan di laut, menjadi nakhoda kapal antarnegara. Setiap hari dia berjibaku dengan ombak. Tak jarang gelombang tinggi harus ditakhlukkan.

Memang tidak full di laut. Pada momen tertentu dia juga mudik. Namun karena terikat dengan pekerjaaan, waktunya sangat terbatas. Dia pun nyaris tidak bergaul dengan lingkungan.

Awalnya hal ini masih tidak menjadi persoalan. Selain karena keluarga sangat mendukung, kesejahteraan keluarga boleh dikatakan lebih dari cukup. Betapa tidak, terakhir dia menerima gaji 500 dolar per hari. Jumlah itu jelas sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup, apalagi di Bumi Penataran.

Selama bertahun-tahun melaut, lima benua di bumi ini pernah dikunjungi. Sayangnya, tanah kelahirannya sendiri belum semua diketahui. "Jadi olas kembar (ojo lungo adoh sak durunge kemput Blitar) itu ada bener-nya juga. Lha durung kemput Blitar. Rasanya aneh, " bebernya lantas tertawa.

Dua tahun menjadi wakil rakyat, Adib mulai menemukan kepuasan. Waktunya dihabiskan untuk keluarga dan masyarakat. Meskipun, dari sisi penghasilan atau pendapatan jelas sangat jauh jika dibandingkan dengan profesinya yang dulu. Bahkan, tak jarang masih kurang karena banyaknya tuntutan sebagai wakil rakyat.

Sampai kini, Adib belum berpikir untuk kembali ke laut. Meskipun, dari banyak hal masih sangat memungkinkan baginya. Dia juga pernah menjadi pengajar di sebuah kampus pelayaran di Jawa Tengah. Hal ini dilakukannya di sela-sela aktivitas melaut. "Sampai sekarang SIM untuk nyopir kapal juga masih aktif. Jadi bisa saja kalau mau kembali melaut," tuturnya. Dsy8

Berita Terbaru

Kemeriahan One School One Event , Panggung Seni TBM Ditonton Ribuan Pelajar

Kemeriahan One School One Event , Panggung Seni TBM Ditonton Ribuan Pelajar

Rabu, 23 Sep 2026 05:26 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 05:26 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto– Panggung seni kembali semarak di Taman Bahari Majapahit (TBM). Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Pendidikan dan Ke…

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — Program pelayanan pemeriksaan kesehatan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten mendapat sambutan hangat dari kalangan tokoh m…

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JEMBER — Gejolak Warga ditengah rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, memasuki b…

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur meminta Raperda Penyelenggaraan Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi m…

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Wacana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan pendidikan negeri mulai SD hingga perguruan tinggi mendapat respons DPRD Jawa Timur. …

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Ketegangan terjadi saat massa yang diduga pesilat berusaha menuju Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota …