Tak Kuat Terik Matahari, Pilih Mengundurkan Diri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Paula Badosa, petenis asal Spanyol menggunakan kursi roda akibat terik panas dibantu oleh staf dan tim Olimpiade Tokyo 2020. SP/ Getty Image
Paula Badosa, petenis asal Spanyol menggunakan kursi roda akibat terik panas dibantu oleh staf dan tim Olimpiade Tokyo 2020. SP/ Getty Image

i

SURABAYAPAGI.com, Tokyo - Menjelang pertandingan tenis di Olimpiade Tokyo 2020 terdapat banyak halangan dan rintangan, salah satunya Petenis asal Spanyol, Paula Badosa yang tak tahan dengan cuaca panas Jepang, yang dianggapnya terlalu menyengat dan harus diangkut dengan kursi roda usai bertanding di Olimpiade Tokyo 2020.

Saat itu, Badosa melawan wakil Republik Ceko Marketa Vondrousova di perempat final tenis putri Olimpiade Tokyo di Ariake Coliseum. Pertandingan itu digelar pada waktu makan siang ketika suhu di Tokyo melonjak.

Dia memutuskan untuk tidak melanjutkan set kedua karena tak kuat dengan sengatan matahari. Badosa pun kalah dengan skor 6-3, 0-0. Badosa pun langsung diberi perawatan dan tubuhnya langsung dibalut handuk dingin.

Bukan hanya di set kedua, Badosa juga mengundurkan diri dari pertandingan ganda campuran bersama Pablo Carreno Busta. Ternyata bukan Badosa yang merasakan panas sengatan matahari Jepang yang sangat tidak masuk akal. Namun, ternyata banyak petenis lain yang mengeluhkan hal tersebut.

Cuaca panas di Tokyo jadi salah satu masalah serius bagi atlet Olimpiade, terutama atlet dari cabang tenis lapangan. Petenis putra nomor 1 dunia Novak Djokovic salah satu atlet top yang mengeluhkan mengenai cuaca ekstrem Olimpiade Tokyo.

“Saya tidak mengerti mengapa mereka tidak memulai pertandingan pada jam 3 sore. Kami masih punya tujuh jam untuk bermain. Mereka memiliki lampu di semua lapangan,” kata Novak Djokovic, Minggu (1/8/2021).

“Anda merasa memiliki beban di pundak Anda karena ada begitu banyak panas dan kelembapan serta udara yang stagnan,” lanjut petenis berusia 34 tahun itu.

“Anda tidak merasakan diri sendiri, Anda merasa lambat dengan kaki Anda. Ini bukan pertama kalinya kami mengalami kondisi sulit,” ujar Djokovic.

“Saya berbicara dengan beberapa orang di ruang ganti dan mereka semua mengatakan ini adalah yang terberat yang mereka alami hari ke hari,” sambungnya.

“Saya tidak begitu mengerti mengapa Federasi Tenis Internasional (ITF) tidak ingin memindahkan pertandingan,” pungkasnya. Dsy18

Berita Terbaru

Gelar Recovery Air Bushing 500 kV di GISTET Paiton, PLN Perkuat Keandalan untuk Stakeholder Strategis

Gelar Recovery Air Bushing 500 kV di GISTET Paiton, PLN Perkuat Keandalan untuk Stakeholder Strategis

Sabtu, 11 Apr 2026 21:00 WIB

Sabtu, 11 Apr 2026 21:00 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo - PLN kembali menunjukkan respons cepat, sigap, dan terukur dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan di Jawa Timur, khususnya pada…

IBT GISTET 500 kV Waru Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, PLN Sokong Kelistrikan Jawa Timur

IBT GISTET 500 kV Waru Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, PLN Sokong Kelistrikan Jawa Timur

Sabtu, 11 Apr 2026 17:29 WIB

Sabtu, 11 Apr 2026 17:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) kembali mencatat kemajuan signifikan dalam p…

Halal Bihalal SAPMA Jatim Jadi Ajang Konsolidasi dan Penjaringan Kader

Halal Bihalal SAPMA Jatim Jadi Ajang Konsolidasi dan Penjaringan Kader

Sabtu, 11 Apr 2026 08:00 WIB

Sabtu, 11 Apr 2026 08:00 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- – Kegiatan halal bihalal yang digelar PC SAPMA Kota Madiun tak sekadar menjadi ajang silaturahmi, namun juga dimanfaatkan sebagai mo…

Wujudkan Ketahanan Pangan Dampak Dinamika Global, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Salurkan Bantuan CPP

Wujudkan Ketahanan Pangan Dampak Dinamika Global, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Salurkan Bantuan CPP

Jumat, 10 Apr 2026 16:52 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 16:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menyalurkan bantuan pangan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada ribuan warga di…

Khofifah Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf, Cegah Sengketa dan Penyusutan Aset

Khofifah Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf, Cegah Sengketa dan Penyusutan Aset

Jumat, 10 Apr 2026 14:45 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 14:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur memperkuat kolaborasi dengan pesantren, perguruan tinggi, dan masyarakat u…

Libatkan 56 Bidang Lomba, LKS Dikmen Jatim 2026 Perluas Kompetisi Lintas Jenjang

Libatkan 56 Bidang Lomba, LKS Dikmen Jatim 2026 Perluas Kompetisi Lintas Jenjang

Jumat, 10 Apr 2026 14:38 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 14:38 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menutup Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah (Dikmen) Tingkat Provinsi Jawa …