Kasus Meninggal Covid-19 Usia 46-55 Tahun di Situbondo Capai 32 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Situbondo Karna Suswandi, dalam acara sosialisasi di acara vaksinasi usia remaja yang digelar secara online/offline di SMAN 1 Situbondo, Senin(2/8).SP/ANT/PEMKAB SITUBONDO
Bupati Situbondo Karna Suswandi, dalam acara sosialisasi di acara vaksinasi usia remaja yang digelar secara online/offline di SMAN 1 Situbondo, Senin(2/8).SP/ANT/PEMKAB SITUBONDO

i

SURABAYAPAGI, Situbondo -  Jumlah kasus meninggal dunia akibat infeksi virus corona di  Kabupaten Situbondo, Jawa Timur didominasi usia 46-55 tahun, yakni  mencapai 32 persen.Hal ini berdasarkan data dari Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Situbondo.

Tercatat per 1 Agustus 2021 jumlah kasus meninggal sebanyak 700 orang, 32 persen (184 orang) usia 46-55 tahun, usia 55-65 tahun 30,9 persen (177 orang), usia 36-45 tahun 14,5 persen (83 orang), usia 66-75 tahun 14,3 persen (82 orang) dan usia 26-35 tahun 4 persen.

"Dari jumlah kasus meninggal 700 orang ini, 98 persen (689 orang) belum divaksin, sedangkan pasien terpapar COVID-19 yang meninggal 2 persen," kata Bupati Situbondo Karna Suswandi, dalam acara sosialisasi di acara vaksinasi usia remaja yang digelar secara online/offline di SMAN 1 Situbondo, Senin (2/8).

Bung Karna, sapaan bupati juga memaparkan persebaran kasus COVID-19 hingga Agustus 2021. Katanya, tren kasus virus corona di "Kota Santri" itu masih fluktuatif, karena masih kurangnya kesadaran masyarakat disiplin protokol kesehatan, dan bahkan beberapa pekan terakhir di pelosok desa banyak juga digelar hajatan pernikahan yang tidak menerapkan protokol kesehatan.

"Salah satunya untuk menekan jumlah kasus meninggal adalah vaksinasi. Kami berharap masyarakat segera melakukab vaksinasi yang telah disiapkan pemerintah daerah (fasilitas kesehatn), Polres Situbondo, dan Kodim 0823/Situbondo," ujarnya.

Menurut Bupati Karna, sejauh ini vaksinasi usia remaja atau pelajar berjalan dengan baik, dan antusias pelajar untuk memperoleh vaksin juga cukup bagus.

Kata dia, pembelajaran tatap muka tidak mungkin bisa berjalan tanpa vaksinasi. Pembelajaran tatap muka jenjang SMA dan SMP sederajat, akan mulai dilaksanakan apabila seluruh guru, tenaga pendidik dan siswanya, sudah tuntas divaksin.

"Vaksinasi pelajar sudah menunjukkan perkembangan yang cukup bagus, dan hingga hingga 1 Agustus 2021 sudah ada 2.057 pelajar yang sudah divaksin," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur, wilayah Bondowoso membawahi Situbondo, Sugiyono Eksantoso mengatakan pembelajaran tatap muka tidak bisa dilaksanakan jika siswa dan guru tuntas divaksin.

"Pelaksanaan pembelajaran tatap muka itu syaratnya guru dan tenaga pendidikan, harus sudah divaksin, termasuk seluruh siswa juga harus divaksin, minimal vaksin dosis pertama," ujarnya.

Sugiyono mengajak, kepada para kepala sekolah, guru dan orang tua, agar jangan takut divaksin. Karena dengan vaksin, pertahanan tubuh kita akan kuat dari paparan virus.

"Kalau tidak ada perpanjangan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), maka pembelajaran tatap muka terbatas akan segera dilaksanakan," katanya.

Sosialisasi vaksinasi usia remaja atau pelajar yang digelar secara daring dan luring dipusatkan di SMAN1 Situbondo, juga dihadiri Wabup Khoirani, Dandim 0823, Wakapolres Kompol Pujiarto dan pejabat lainnya.st1/na

Berita Terbaru

PLN UID Jawa Timur Ajak Masyarakat Manfaatkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen

PLN UID Jawa Timur Ajak Masyarakat Manfaatkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen

Rabu, 22 Jul 2026 19:05 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 19:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur mengajak masyarakat …

Jawab Kebutuhan Hunian Fungsional, Signify Perkenalkan Philips Lighting Store di Surabaya

Jawab Kebutuhan Hunian Fungsional, Signify Perkenalkan Philips Lighting Store di Surabaya

Rabu, 22 Jul 2026 18:27 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 18:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Perubahan preferensi masyarakat terhadap hunian yang lebih modern, personal, dan fungsional mendorong kebutuhan akan solusi p…

Majukan Koperasi, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Terima Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jatim 2026

Majukan Koperasi, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Terima Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jatim 2026

Rabu, 22 Jul 2026 18:18 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 18:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menerima penghargaan sebagai pembina koperasi andalan Jawa Timur 2026.…

Bupati Lamongan Silaturahmi dan Beri Santunan kepada Keluarga Korban KMN Entok

Bupati Lamongan Silaturahmi dan Beri Santunan kepada Keluarga Korban KMN Entok

Rabu, 22 Jul 2026 18:14 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 18:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Bupati Lamongan Yuhronur Efendi silaturahmi dan berikan dukungan secara langsung kepada keluarga anak buah kapal (ABK) Kapal Motor…

Kampung Kerapu Lamongan Terapkan Modernisasi Perikanan

Kampung Kerapu Lamongan Terapkan Modernisasi Perikanan

Rabu, 22 Jul 2026 18:13 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 18:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pemerintah Kabupaten Lamongan terus mendorong modernisasi sektor perikanan budidaya guna meningkatkan produktivitas dan…

Bupati Madiun Pasar Desa Harus Jadi Penggerak Ekonomi dan Sumber PAD  ‎

Bupati Madiun Pasar Desa Harus Jadi Penggerak Ekonomi dan Sumber PAD ‎

Rabu, 22 Jul 2026 16:18 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:18 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan pasar desa harus terus dikembangkan karena menjadi pusat perputaran ekonomi masyarakat sek…