PMI Tulungagung Buka Pelatihan Pemulasaran Jenazah Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Relawan PMI memberikan pelatihan pemulasaran jenazah covid-19 di Tulungagung.
Relawan PMI memberikan pelatihan pemulasaran jenazah covid-19 di Tulungagung.

i

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Selama penerapan PPKM level 4, jumlah kematian warga akibat covid-19 di tulungagung mengalami peningkatan. Akibatnya, terjadi kendala pemakaman karena harus menerapkan protokol kesehatan.

Sementara satgas di tingkat kabupaten tidak bisa menangani pemulasaran jenazah maupun pemakaman secara keseluruhan. Sedangkan satgas desa juga banyak yang belum bisa memulasarkan jenazah pasien covid-19 dengan alasan takut tertular.

Untuk mengatasi hal itu, relawan Palang Merah Indonesia (PMI) melakukan pendampingan ke satgas desa.

“Masih banyak relawan satgas di tingkat desa yang ketakutan. Karena itu kami melakukan pendampingan,” terang relawan PMI Tulungagung sekaligus Koordinator TIM Layanan Dukungan Psikososial (LDP) Tagana Kabupaten Tulungagung, Imam Safii, Rabu (4/8).

Imam menambahkan, pihaknya membuka diri kepada semua pihak yang ingin belajar pemulasaraan jenazah Covid-19.

Namun layanan ini juga terkendala, karena jumlah relawan yang sangat terbatas. Sementara permintaan pendampingan sering kali datang secara bersamaan.

”Kadaing kali ditelepon saat sedang ada di lokasi lain, sehingga kami tidak bisa datang,” ucap Imam.

Ia menyebut, pada proses pasien yang meninggal di rumah sakit, relawan hanya butuh mengenakan alat pelindung diri (APD) tingkat satu.

“Jenazah dari rumah sakit sudah disterilkan, dan tinggal dimakamkan. Tidak perlu terlalu khawatir,” tegas Imam.

APD tingkat satu itu hanya masker yang ketat saja, tidak perlu mengenakan pakaian hazmat.

Sejumlah desa telah menggandeng PMI untuk menjadi mentor para relawan pemakaman jenazah Covid-19.

Hasilnya mereka kini telah bisa secara mandiri menangani jenazah Covid-19 tanpa bergantung harap pada relawan kabupaten yang sangat terbatas.

 

 

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…