Korban Penipuan yang Kini Sukses Usaha Kerupuk Beras Bawang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Afrenia Ericha Putri saat memperlihatnkan kerupuk beras rasa bawang produksinya. SP/ MJK
Afrenia Ericha Putri saat memperlihatnkan kerupuk beras rasa bawang produksinya. SP/ MJK

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Afrenia Ericha Putri yang merupakan pengusaha kerupuk beras rasa bawang, kini menorehkan kesuksesan di usia muda dengan omzet Rp30-35 juta perbulannya. Bahkan kini 3 adiknya dibantu oleh Nia, untuk mencukupi kebutuhan sekolahnya.

Kesuksesan Nia tersebut tak dating begitu saja. Dulu ia pernah merasakan kondisi hampir putus asa antara berhenti atau melanjutkan usahanya lantaran pernah ditipu. Sempat pada saat awal membangun bisnisnya, dia bercerita pernah ditipu oleh sales saya. Uangnya hasil penjualannya tidak disetorkan kepada Nia.

"Pernah ditipu sales saya. Uangnya dibawa kabur gitu loh. Itu tahun 2020 awal kalau tidak salah," jelas Nia membagi kisahnya.

Selain pernah ditipu jutaan rupiah dari sales-nya, Nia pernah mengalami kegagalan produksi. Hal itu dia alami pada bulan Mei-Juni 2020 di saat awal-awal musim pandemi. Dimana pernah 2 bulan itu muncul bintik-bintik kehitaman pada adonan kerupuk beras rasa bawang.

Nia Mengawali usahanya dengan berbekal uang Rp100 ribu. Dia menjajakan kerupuk beras miliknya secara door-to-door. Warung ke warung, toko ke toko, hingga berbagai pasar grosir.

Kini Nia sukses dengan bisnis kerupuk beras rasa bawang. Omzet perbulannya mencapai Rp30-35 juta rupiah. Pendapatan bersih yang dia terima antara Rp5-6 juta rupiah perbulannya.

Kondisi keuangan keluarga Afrenia Ericha Putri yang menjadikan Nia bergerak untuk melakoni bisnis kerupuk beras rasa bawang ini. Berkat bisnisnya dia kini bisa kuliah di Jurusan Manajemen Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama (UNUSA) Surabaya. Ketiga adiknya disekolahkan oleh Nia. 3 adiknya kini ada yang baru masuk SMA dan masih SD. Dsy5

Berita Terbaru

Setelah Empat Bulan Ditelusuri, Kejari Surabaya Tutup Dugaan Korupsi RSUD dr Soetomo

Setelah Empat Bulan Ditelusuri, Kejari Surabaya Tutup Dugaan Korupsi RSUD dr Soetomo

Rabu, 17 Jun 2026 21:37 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 21:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya resmi menghentikan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan RSUD dr …

MUI, Dorong Kemerdekaan Palestina Secara Penuh

MUI, Dorong Kemerdekaan Palestina Secara Penuh

Rabu, 17 Jun 2026 20:51 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional (HLNKI), Prof Sudarnoto Abdul Hakim…

Pesinetron Evan Marvino, Dituduh KDRT Istrinya

Pesinetron Evan Marvino, Dituduh KDRT Istrinya

Rabu, 17 Jun 2026 20:48 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 20:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dugaan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan perselingkuhan yang menyeret pesinetron Evan Marvino, menjadi sorotan publik.…

Dirjen BC Dipantau KPK, Djaka Budhi Minta Hormati Proses hukum

Dirjen BC Dipantau KPK, Djaka Budhi Minta Hormati Proses hukum

Rabu, 17 Jun 2026 20:43 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - "Dengan adanya informasi-informasi tersebut tentu dicermati juga oleh penyidik, oleh kedeputian penindakan, ya tidak dilepaskan …

Bos Hanania Travel, Ditangkap, Diduga Rugikan 1.286 Orang Calon Jemaah Umroh

Bos Hanania Travel, Ditangkap, Diduga Rugikan 1.286 Orang Calon Jemaah Umroh

Rabu, 17 Jun 2026 20:41 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kasus penipuan perjalanan umrah yang menyeret Hanania Travel diduga, rugikan 1.286 orang. Jumlah kerugian mencapai Rp 35,34…

Menag Minta Tambahan Anggaran Rp 41,89 Triliun

Menag Minta Tambahan Anggaran Rp 41,89 Triliun

Rabu, 17 Jun 2026 20:38 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR membahas anggaran. Dalam kesempatan itu, Menag…