Sukses Berbisnis Alpukat Aligator Beromzet Puluhan Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Made Suardana saat berada di kebun alpukat miliknya. SP/ BLI
Made Suardana saat berada di kebun alpukat miliknya. SP/ BLI

i

SURABAYAPAGI.com, Bali - Buah alpukat merupakan buah yang berbentuk hijau lonjong dan relative kecil, namun berbeda dengan yang ditanam oleh Made Suardana. Buah alpukat milinya bahkan melebihi ukuran buah alpukat pada umumnya. banyak orang menyebut buah alpukat itu dengan Alpukat Aligator, lantaran porsi buahnya yang berukuran jumbo.

Awal mula ia mendapat bibit alpukat saat ia sedang berada di sebuah warung milik kerabatnya. Di warung itu menjual es campur. Lalu ada buah alpukat yang ukurannya tidak biasa. Kemudian ia meminta satu buah kepada kerabatnya tersebut.

“Bibit alpukat ini saya dapat minta. Di sini kan ada warung yang jual es campur, terus ada alpukatnya. Penjualnya dapat minta juga dari orang Bondalem. Orang Bondalem itu istri orang Jawa, mungkin bibitnya dari Jawa. Lalu saya minta satu dari dagang es itu,” tuturnya.

Hingga kini pohon alpukat itu diperkirakan sudah berumur 30 tahun lebih. Pohonnya menjulang tinggi dengan batang yang kokoh. Ranting-ranting panjangnya menjulur ke halaman rumah bahkan hingga ke jalan. Selain itu masih ada satu pohon yang tumbuh di samping rumah.

Sekali panen, pohon yang memiliki buah yang besar dan lonjong seperti papaya ini pun tak tanggung-tanggung. Pada tahun 2020 lalu, satu pohon mampu menghasilkan buah hingga 1 ton buah alpukat. Menurut Made Suar, di Bali hanya dirinya yang memiliki pohon alpukat dengan buah yang sebesar buah kelapa ini.

“Rasanya di Bali cuma saya yang punya alpukat gini. Yang murni tumbuh dari bijinya. Kalau daerah lain banyak. Tapi semuanya sambungan. Tahun lalu hasil panen saya dapat jual Rp 47 juta. Satu pohon. Tahun ini saya gagal karena ada hama mereng. Hasilnya berkurang. Jualannya sekitar Rp 8 juta. Jumlahnya sekitar 6 kuintal dari satu pohon ini. Kalau tidak ada mereng daunnya rimbun sekali. Itu satu pohon,” tuturnya.

Hasil panen dari pohon setinggi kurang lebih 10 meter ini di kirim ke Pulau Jawa. Namun ia belum pernah mengirim hasil panennya ke luar negeri. “Kalau buahnya saya belum kirim ke luar negeri. Hanya sampai ke Jawa saja. Tapi pengepul yang beli mungkin saja pernah di kirim ke luar negeri. Tingginya hampir 10 meter. Dapat patah juga rantingnya karena kebanyakan buah dan besar-besar,” ujarnya. Dsy6

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…