598 Aset Pemkot Madiun Belum Tersertifikasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Madiun Maidi. SP/PEMKOT MADIUN
Wali Kota Madiun Maidi. SP/PEMKOT MADIUN

i

SURABAYAPAGI, Surabaya –  Wali Kota Madiun Maidi mengungkapkan sebanyak 598 dari 2.544 aset berupa tanah dan bangunan milik Pemerintah Kota setempat belum tersertifikasi atau masih dalam proses.

"Dari 598 aset yang belum tersertifikat tersebut, semuanya sudah kami daftarkan ke Badan Pertanahan Nasional. Sebanyak 40 sudah keluar, 119 masih dalam proses, dan sisanya masih tahap verifikasi," kata Wali Kota Maidi, kemarin.

Terdapat ratusan aset yang masih verifikasi sertifikat tersebut terkendala banyak hal, misalnya aset saluran yang batasnya belum jelas, ada juga aset sawah yang namanya berubah. Oleh karena itu, butuh perubahan dalam perwalnya.

Berbagai kendala tersebut, kata dia, sedang diupayakan solusinya. Salah satunya dikoordinasikan dengan pihak terkait walaupun secara daring. "Proses terus berjalan. Kalau memang butuh perubahan perwal, tentu akan kami ubah. Akan tetapi, ini kan banyak. Ada ratusan, pastinya butuh waktu," kata Wali Kota.

Wali Kota Maidi menargetkan pada 2023 sertifikasi aset berupa tanah dan bangunan tersebut dapat selesai. Hal itu sesuai dengan arahan pemerintah pusat. Ditegaskan pula bahwa semua aset daerah harus dilakukan penelusuran. Namun, beberapa di antaranya memang belum memiliki sertifikat. Hal itu rawan konflik jika sama-sama ada yang mengklaim.

Oleh sebab itu, pemerintah pusat terus mendorong percepatan sertifikasi aset pemerintah daerah. Percepatan sertifikasi dan pengamanan aset daerah, menurut dia, sangat penting dilakukan meski masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Hal itu sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan dan korupsi aset.

Guna mewujudkannya, Pemkot Madiun terus aktif berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk juga tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Koordinasi dengan KPK tersebut guna membahas masalah dan solusi yang dihadapi pemda dalam rangka mempercepat sertifikasi tersebut.md1/na

Berita Terbaru

Lewat Laser Merah, Disdukcapil Tuban Permudah Akses Dokumen Kependudukan

Lewat Laser Merah, Disdukcapil Tuban Permudah Akses Dokumen Kependudukan

Rabu, 07 Okt 2026 14:32 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 14:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tuban kembali membuat program inovatif dengan meluncurkan layanan…

Tak Cukup Penjarakan Koruptor, Kajati Jatim Perintahkan Kejari Kota Madiun Kejar Aset

Tak Cukup Penjarakan Koruptor, Kajati Jatim Perintahkan Kejari Kota Madiun Kejar Aset

Rabu, 07 Okt 2026 14:26 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 14:26 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Penanganan perkara korupsi di Kota Madiun diminta tidak berhenti pada proses hukum terhadap pelaku. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota M…

Pasca Pompa Irigasi Beroperasi, Puluhan Sumur Warga Mojowarno Alami Kekeringan

Pasca Pompa Irigasi Beroperasi, Puluhan Sumur Warga Mojowarno Alami Kekeringan

Rabu, 07 Okt 2026 14:24 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 14:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menghadapi musim kemarau panjang, Dinas Pertanian Jombang membuat puluhan sumur pompa irigasi di Dusun Guwo, Desa Latsari,…

Kantor Desa Mliriprowo Digeruduk Warga, Kades Mamok Widodo Janji Bangun Gorong-Gorong Sepekan Lagi

Kantor Desa Mliriprowo Digeruduk Warga, Kades Mamok Widodo Janji Bangun Gorong-Gorong Sepekan Lagi

Rabu, 07 Okt 2026 14:08 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 14:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Puluhan warga Desa Mliriprowo, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, menggelar aksi unjuk rasa damai dengan mendatangi langsung k…

Dukung Mobilitas, DPUPR Batu Siapkan Akses Jalan menuju TPS Pesanggrahan

Dukung Mobilitas, DPUPR Batu Siapkan Akses Jalan menuju TPS Pesanggrahan

Rabu, 07 Okt 2026 13:47 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 13:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna mendukung mobilitas menuju lokasi TPS, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu menyiapkan akses jalan menuju…

Petani di Kota Batu Kian Terjepit, Bantuan Pupuk Organik Dipangkas hingga 70 Persen

Petani di Kota Batu Kian Terjepit, Bantuan Pupuk Organik Dipangkas hingga 70 Persen

Rabu, 07 Okt 2026 13:41 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 13:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sejumlah petani di Kota Batu kian terjepit melihat bantuan pupuk organik dari Pemerintah Kota (Pemkot) Batu bagi kalangan petani…