Rival Susy Susanti yang Kini Jadi WNI dan Jualan Bakpao

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mantan pebulu tangkis putri China, Huang Hua. SP/ SBY
Mantan pebulu tangkis putri China, Huang Hua. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Huang Hua yang merupakan mantan pebulu tangkis putri China sekaligus rival pebulutangkis Susy Susanti kini memustuskan menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) dan tingal di Klaten, Jawa Tengah. Dirinya menjadi ramai dibicarakan setelah tampil di pementasan ketoprak di Klaten bersama suaminya asal Klaten, Tjandra Budi Dharmawan.

Huang Hua yang dulunya merupakan warga Republik Rakyat Chia sekaligus pemain bulu tangkis profesional pada era 1980-an dan 1990-an. Berbagai gelar telah dia dapat pada masa keemasannya. Pencapaian tertingginya yakni dua kali meraih Piala Uber bersama China. Dia juga menjadi juara dunia serta mendapatkan emas Asian Games hingga perunggu Olimpiade.

Bahkan, sekarang pun Huang Hua mengaku masih sering berkomunikasi dengan Susi Susanti. Meski menjadi rival berat di lapangan, hubungan keduanya sangat baik.

Huang Hua juga tak pernah terpikirkan mengikuti jejak Susy Susanti yang berbisnis peranti bulu tangkis meski dia juga memiliki modal sebagai mantan pemain nomor satu dunia. Menurut dia, namanya tidak sebesar Susy Susanti di Indonesia. "Nama saya kurang besar untuk membuat itu. Saya sekarang malah pintar buat bakpao. Siapa tahu bakpao saya laku," tuturnya, Minggu (8/8/2021).

Huang Hua akhirnya memutuskan menikah setelah pensiun menjadi atlet bulu tangkis. Padahal saat itu dia sedang berada di masa kejayaan. Namun dia justru memilih mundur dan enggan ditunjuk sebagai pelatih.

Alasan Huang pensiun saat masa jayanya tidak seperti kebanyakan atlet. Huang memilih pensiun dari dunia bulu tangkis setelah ditinggal sang ayah tercinta. Dia menyesal tidak bisa bertemu dengan ayah untuk terakhir kalinya lantaran sedang berlaga di sebuah turnamen internasional.

Dia beranggapan setelah ayahnya tiada, kariernya sebagai pebulu tangkis kelas dunia saat itu sudah berakhir. Dia pun akhirnya bertemu dengan pria yang sekarang menjadi suaminya, Tjandra Budi, yang merupakan saudara dari pelatihnya.

Mereka berdua berkunjung ke Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah untuk menjalani pendekatan.Hubungan Huang dan Tjandra pun berlanjut hingga saat kuliah di negara yang sama, Amerika Serikat. Mereka berdua akhirnya menikah pada 1993. Selang satu tahun Huang akhirnya memutuskan untuk menjadi WNI dan menetap di Klaten pada 1994. Dsy18

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…