Lewat Hobi, Kini Eksis Bisnis Aquascape di Tengah Pandemi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Imam Bahrudin sedang memberikan makan ikan peliharaannya di dalam aquascape. SP/ TLG
Imam Bahrudin sedang memberikan makan ikan peliharaannya di dalam aquascape. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Seni aquascape kini semakin diburu di tengah pandemi Covid-19. Salah satu yang mampu menangkap peluang bisnis tersebut adalah Imam Bahrudin yang menyediakan jasa pembuatan aquascape.

Permintaan semakin meningkat ketika di tengah pandemi ini. Karena, beberapa orang menjadikan kegiatan tersebut sebagai alternatif cara untuk mengusir kejenuhan setelah sekian waktu harus beraktivitas di rumah. Bahkan menurut Imam, permintaan meningkat dua hingga tiga kali lipat perbulan.

"Kalau normalnya hanya 1-2 pesanan, untuk sekarang di tengah pandemi ini meningkat bisa 6-7 pesanan. Tapi jumlah ini, biasanya digarap bareng bersama perajin aquascape lainnya, agar proses pembuatan biar cepat selesai," terangnya.

Seni aquascape ini tak sekedar meletakkan tanaman-tanaman bawah air, batuan, atau kayu kayuan, tetapi juga menuntut estetika seni, ketelatenan, dan kesabaran yang tinggi. Dengan tujuan agar tercipta ekosistem yang seimbang antara tanaman dan ikan dalam satu wadah kaca. "Yang ditekankan adalah keseimbangan. Karena di sini kita buat sebuah ekosistem yang dapat hidup," ucapnya.

Imam mengaku mempelajarinya secara otodidak. Saat itu, ia tertarik menghias akuariumnya. Ia pun lantas beli tanaman air, kemudian ditata sedemikian rupa. "Sebelumnya saya ini seorang pembudidaya Guppy. Namun melihat aquascape memiliki peluang besar, jadi mulai belajar. Bahkan itu mendorong penjualan ikan hiasku," jelasnya.

Selain tanaman air, Imam juga menambah ornamen seperti batu, kerikil maupun kayu. Apabila kreatif, bisa mengadopsi gaya Dutch yang mengedepankan bunga bunga berwarna warni dalam satu ekosistem aquascape.

"Sedangkan soal ikan, sesuai keinginan aja. Terpenting tidak makan tanaman. Seperti Neon tetra, ceribab tesnya, manfish, discuss, cichlid Afrika, cichlid Amerika dan lainnya," imbuhnya.

Untuk harga, dimulai Rp 1,5 juta sampai Rp 3 juta ke atas tergantung dengan ukuran akuarium dan jumlah tanaman yang digunakan sesuai tema yang dibutuhkan. "Rerata pemesan asal Tulungagung. Ya ada luar kota. Seperti Surabaya gitu. Tapi pengerjaan bisa langsung di rumah pemilik. Tapi ada pula mau dikerjakan di Tulungagung," tandasnya. Dsy5

Berita Terbaru

Perkuat Ekonomi Desa, 52 Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Lumajang Rampung Dibangun

Perkuat Ekonomi Desa, 52 Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Lumajang Rampung Dibangun

Minggu, 14 Jun 2026 12:42 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 12:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti program dari Pemerintah Pusat terkait salah satu instrumen penting untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat…

Percepat Layanan Kedaruratan, DPKP Tulungagung Siapkan Pos Bantu Damkar

Percepat Layanan Kedaruratan, DPKP Tulungagung Siapkan Pos Bantu Damkar

Minggu, 14 Jun 2026 11:44 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulunggaung - Guna mempercepat respons penanganan kebakaran dan penyelamatan di wilayah bagian timur kabupaten Tulungagung, Dinas Pemadam…

Tim Gabungan Bersama Polres Blitar Maksimalkan Pencarian Korban Terbawa Arus Pantai Pangi

Tim Gabungan Bersama Polres Blitar Maksimalkan Pencarian Korban Terbawa Arus Pantai Pangi

Minggu, 14 Jun 2026 11:39 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Memasuki hari ke empat pencarian korban laka laut di Pantai Pangi, Desa Tumpak Kepuh, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, Polsek…

DLHKP Tingkatkan Operasional Kendaraan Pengangkut Sampah, Komitmen Jaga kebersihan Kota Kediri

DLHKP Tingkatkan Operasional Kendaraan Pengangkut Sampah, Komitmen Jaga kebersihan Kota Kediri

Minggu, 14 Jun 2026 11:29 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 11:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Dalam rangka memastikan seluruh unit tetap laik jalan dalam melayani kebersihan kota, Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan…

Pemkab Magetan Gencarkan Pengadaan ‘Rubuha’ untuk Tekan Hama Tikus

Pemkab Magetan Gencarkan Pengadaan ‘Rubuha’ untuk Tekan Hama Tikus

Minggu, 14 Jun 2026 11:22 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 11:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna menekan maraknya hama tikus yang menyerang tanaman padi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan melalui Dinas Tanaman Pangan…

Tekan Biaya Operasional Kenaikan BBM, Pemkot Malang Pertimbangkan Pakai EV untuk Kendaraan Dinas

Tekan Biaya Operasional Kenaikan BBM, Pemkot Malang Pertimbangkan Pakai EV untuk Kendaraan Dinas

Minggu, 14 Jun 2026 11:11 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 11:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Guna menekan biaya operasional imbas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per…