Tips Atasi Rasa Kesepian Berlarut saat Pandemi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Isolasi mandiri di rumah berujung kesepian yang mendalam. SP/ SBY
Isolasi mandiri di rumah berujung kesepian yang mendalam. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pandemi Covid-19 ini membuat beberapa orang harus melakukan isolasi mandiri yang berujung pada kesepian.Terlebih jika perasaan kesepian berlangsung terus menerus dan membawa psikis seseorang menjurus ke arah yang lebih serius seperti anxiety dan sebagainya

Menurut Psikolog Amerika Serikat Dr Michael Eason mengatakan, salah satu penyebab utama mengapa seseorang sering merasa kesepian adalah karena bisa jadi ia belum benar-benar memahami dirinya atau tidak jujur pada diri sendiri.

Persahabatan yang autentik berkembang seiring dengan meningkatnya pemahaman diri. Ketahui apa yang disukai dan tidak sukai, nilai dan preferensi, lalu carilah individu yang memiliki dasar yang sama dengan diri kita.

Misalnya jika kita menikmati kegiatan di luar ruangan dan menyukai kebugaran, Anda mungkin ingin bergabung dengan kelompok yang bertemu secara rutin untuk berolahraga bersama.

Maka, jujurlah pada diri sendiri niscaya anda mungkin akan menemukan titik terang dari permasalahan psikis tersebut. Setelah jujur pada diri sendiri, bukan berarti anda pasrah dan menerima begitu saja. Untuk bisa mendapatkan banyak teman serta hiburan, anda harus proaktif.

Beberapa orang hanya duduk-duduk merenungkan betapa kesepiannya mereka dan mengharapkan sesuatu berubah secara ajaib. Perubahan membutuhkan proaktif dan langkah progresif. Salah satu yang bisa dilakukan adalah anda aktif mencari orang-orang yang sefrekuensi dengan anda,

Terkadang ini melibatkan hasrat untuk keluar dari zona nyaman Anda dan mencari sesuatu yang benar-benar baru dari apa yang sudah terjadi selama ini. Namun, perlu diingat: saat mencari pertemanan baru, jangan lupa untuk terus memelihara mereka yang sudah Anda miliki.

Kesepian dan kesendirian seringkali dianggap sebagai sesuatu yang negatif, namun sesungguhnya tidaklah demikian. Bahkan sesungguhnya hal itu bisa mengajari kita banyak hal. Menghabiskan waktu berkualitas sendirian dapat memberikan beberapa dampak positif.

Beberapa orang memanfaatkan "kesendirian" dengan mengikuti program televisi atau novel favorit mereka, mandi air hangat atau pijat, atau hanya memanjakan diri mereka sendiri dengan hobi atau minat yang mereka sukai, seperti memasak atau bepergian. Dsy11

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…