Dirut Petrokimia Gresik Dinobatkan Sebagai 'The Best CEO'

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dirkeu PG Budi Wahju Soesilo (kanan) mewakili Dirut PG usai menerima dua penghargaan terbaik bagi Petrokimia Gresik.SP/PG
Dirkeu PG Budi Wahju Soesilo (kanan) mewakili Dirut PG usai menerima dua penghargaan terbaik bagi Petrokimia Gresik.SP/PG

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia terus meningkatkan komitmennya dalam menerapkan Tata Kelola Perusahaan atau Good Corporate Governance (GCG), Manajemen Risiko, dan Manajemen Kepatuhan dengan optimal. Ketiganya sejalan dengan tata nilai AKHLAK untuk mendukung Petrokimia Gresik mewujudkan visi dan misi perusahaan. Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo, Minggu (8/8).

Komitmen dan implementasi tersebut mendapat apresiasi dari stakeholder melalui penghargaan “The Best GRC Overall for Corporate Governance & Performance 2021” kategori Manufacturing Industry dan “The Best CEO” untuk Dwi Satriyo Annurogo dalam ajang "GRC & Performance Excellence Award 2021" yang diselenggarakan oleh Majalah BusinessNews Indonesia, baru-baru ini.

“Penerapan GCG, Manajemen Risiko dan Manajemen Kepatuhan tidak hanya sebagai upaya Petrokimia Gresik untuk menjadi perusahaan unggul, tapi juga sebagai langkah memberikan perlindungan bagi konsumen,” tandas Dwi Satriyo.

Tahun 2021, Petrokimia Gresik telah melaksanakan penilaian atas implementasi GCG yang berbasis pada Keputusan Menteri BUMN SK-16/S.MBU Tahun 2012 tentang Indikator Penilaian dan Evaluasi atas Penerapan GCG dan mendapat skor 93,54 atau meningkat dibandingkan Tahun 2020 dengan skor 91,86.

Di bidang Manajemen Risiko, Petrokimia Gresik rutin melakukan audit sebagai bagian dari pengelolaan risiko bisnis maupun risiko operasional. Terbaru, Petrokimia Gresik melakukan Surveillance Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Audit ini sangat penting untuk mengetahui peluang-peluang perbaikan pada potensi risiko K3 di perusahaan sedangkan untuk pengelolaan risiko bisnis, Petrokimia Gresik secara rutin melaksanakan penilaian Risk Maturity Level (RML) sesuai dengan SNI ISO 31000:2018.

Di bidang Kepatuhan, terbaru Petrokimia Gresik berhasil mengantongi perpanjangan Sertifikat Implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001. Petrokimia Gresik berkomitmen menjalankan operasional bisnis dengan bersih dari praktik penyuapan melalui disiplin penerapan SMAP.

Menurut Dwi Satriyo, SMAP ISO 37001 adalah wujud komitmen Petrokimia Gresik mengoptimalkan penerapan GCG dalam menjalankan operasional perusahaan dengan prinsip transparansi. Sebab, penerapan sertifikat ini dapat menumbuhkan budaya anti-penyuapan di perusahaan, sehingga menciptakan keunggulan dibandingkan dengan kompetitor.

“Dampak positifnya tidak hanya mengantarkan Petrokimia Gresik sebagai perusahaan yang unggul. Tapi, ini juga menjadi komitmen perusahaan dalam upaya melindungi petani,” tandasnya.

Sementara itu, penghargaan "GRC & Performance Excellence Award 2021" diberikan dengan tujuan untuk mendorong peningkatan bisnis perusahaan melalui pengembangan kebijakan dan implementasi tata kelola perusahaan, manajemen risiko, dan kepatuhan terhadap regulasi secara terintegrasi. Total terdapat 400 perusahaan yang mengikuti seleksi dalam ajang ini.

Integrasi penerapan Governance, Risk and Compliance (GRC) terbukti sangat membantu Petrokimia Gresik dalam memenuhi amanah yang diberikan pemerintah dalam menyalurkan pupuk bersubsidi yang jumlahnya lebih dari separuh total alokasi pupuk bersubsidi yang disiapkan pemerintah untuk petani di tanah air.

“Selain menjadi tolok ukur kinerja baik bagi Petrokimia Gresik, penghargaan ini juga menjadi motivasi Petrokimia Gresik untuk memberikan yang lebih baik lagi bagi pertanian di Indonesia,” tutup Dwi Satriyo.

Berita Terbaru

Persiapan Puslatda Dayung, Komandan Kodaeral V Laksda TNI Ali Triswanto Tinjau Kawasan TBM Mojokerto

Persiapan Puslatda Dayung, Komandan Kodaeral V Laksda TNI Ali Triswanto Tinjau Kawasan TBM Mojokerto

Rabu, 16 Sep 2026 16:53 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto — Komandan Komando Daerah Angkatan Laut V (Kodaeral V) Laksamana Muda TNI Ali Triswanto melakukan peninjauan lapangan ke lokasi T…

Mulai 1 September, Petani Madiun Harus Tebus Pupuk Sesuai Musim Tanam

Mulai 1 September, Petani Madiun Harus Tebus Pupuk Sesuai Musim Tanam

Rabu, 16 Sep 2026 16:15 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:15 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Mulai 1 September 2026, petani di Kabupaten Madiun tak lagi bisa menebus pupuk bersubsidi kapan saja sesuai jatah di elektronik Ren…

Sukses Panen Raya Padi MT II dengan Harga Tinggi, Masyarakat Truni Siap Laksanakan MT III

Sukses Panen Raya Padi MT II dengan Harga Tinggi, Masyarakat Truni Siap Laksanakan MT III

Rabu, 16 Sep 2026 16:14 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:14 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sukses melaksanakan panen raya padi pada Musim Tanam (MT) II dengan produktivitas mencapai 11,3 ton per hektare dan harga gabah…

Update Jumlah Penduduk Surabaya, Komisi A Akan Panggil Dispendukcapil

Update Jumlah Penduduk Surabaya, Komisi A Akan Panggil Dispendukcapil

Rabu, 16 Sep 2026 16:12 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Jumlah penduduk Surabaya dalam pembaruan terbaru berada di kisaran 3 juta jiwa. Guna memastikan kestabilan data tersebut sebagai…

Panen Tembakau Masih Berlangsung, Harga Jual Tembus 50 Ribu

Panen Tembakau Masih Berlangsung, Harga Jual Tembus 50 Ribu

Rabu, 16 Sep 2026 15:22 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Petani tembakau di Lamongan bisa tersenyum lebar. Saat panen raya kali ini harga jual tembakau cukup tinggi mencapai Rp 50 ribu…

Berkat Inovasi ‘Besti Pren’, Angka Prevalensi Stunting di Ponorogo Alami Penurunan

Berkat Inovasi ‘Besti Pren’, Angka Prevalensi Stunting di Ponorogo Alami Penurunan

Rabu, 16 Sep 2026 14:42 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo mencatat tren positif berkat inovasi ‘Besti Pren’, angka prevalensi stunting di Kab…