BOR RS Lapangan Indrapura Turun Jadi 60 Persen

author surabayapagi.com

- Pewarta

Senin, 09 Agu 2021 17:40 WIB

BOR RS Lapangan Indrapura Turun Jadi 60 Persen

i

Para penyitas covid-19 yang dinyatakan sembuh oleh DPJP RSLI

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tingkat keterisian tempat tidur atau BOR Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya mengalami penurunan yang signifikan. Jika dibandingkan dengan pertengahan bulan juali yang sempat mencapai angka 98 persen, kini BOR RSLI Surabaya berada di angka 60 persen.

Ketua PPKPC RSLI, Radian Jadid mengatakan, hingga saat ini RSLI telah melayani 9712 pasien virus corona ( covid-19 ) yang masuk sejak pertama kali dibuka akhir Mei 2020, sudah berhasil menyembuhkan 9007 pasien melalui 404 kali wisuda.

Baca Juga: Lokasi Isoter dan RS Lapangan di Malang Raya, Dicek

Pasien yang masih dirawat setelah wisuda sejumlah 246 dengan kapasitas 410 bed.

"Jumlah yang inden sudah tidak ada lagi, sangat kontras dengan tiga minggu sebelumnya yang sempat mencapai angka 233 orang inden, antri masuk RSLI," ujarnya, Senin (9/8/2021).

Penanggung Jawab Rumah Sakit Lapangan Indrapura Surabaya, Laksamana Pertama TNI dr I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara mengatakan, ini merupakan bukti kesungguhan RSLI dalam memberikan layanan terbaik untuk masyarakat khususnya di Jawa Timur.

Namun ia juga berharap untuk tidak banyak lagi pasien yang masuk di rumah sakit.

Baca Juga: Omicron Sudah di Jakarta, Surabaya Siaga

"Covid-19 segera diatasi dan tidak ada lagi penderita  yang harus masuk rumah sakit. Juga tidak henti hentinya mengingatkan kepada masyarakat dan semua personil RSLI untuk tetap menjalankan protokol kesehatan 6M, menjaga dan meningkatkan imun serta menjalankan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dengan kebiasaan baru," ungkapnya.

Dirinya juga salut dan bangga kepada semua awak RSLI baik nakes, relawan pendamping hingga petugas kebersihan dan keamanan yang tiada lelah menjalankan tugasnya di RSLI. 

“Semua ini semata mata untuk kepentingan bangsa dalam mengatasi pandemi Covid 19” pungkas Nalendra.

Baca Juga: Varian Delta Plus Ancam Surabaya

 

 

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU