Lomba Balap Kelereng di Sumenep Dibubarkan Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat membubarkan lomba kelereng di Sampang Madura, kemarin (8/8).
Petugas saat membubarkan lomba kelereng di Sampang Madura, kemarin (8/8).

i

SURABAYAPAGI.COM, Sampang - Lomba balap kelereng yang diadakan oleh salah satu warga Dusun Demongan, Desa Aeng Sareh, Kecamatan/Kabuapten Sampang pada Minggu (8/8), dibubarkan oleh polisi.

Sebab, lomba yang diadakan salah satu warga tersebut hampir setiap hari digelar dengan puluhan peserta, bahkan ada yang datang dari luar desa.

Sehingga terjadi kerumunan dan dikhawatirkan menjadi klaster baru dalam penyebaran Covid-19.

Kapolsek Sampang Iptu Tomo mengatakan bahwa, upaya pembubaran itu bermula anggota mendapatkan laporan dari masyarakat dengan peserta dan penonton kurang lebih hampir ratusan orang.

Maka dari itu, dirinya memerintahkan Kanit Reskrim dan anggota Polsek lainnya untuk mendatangi tempat tersebut untuk membubarkan lomba kelereng.

Saat tiba di lokasi, pihaknya mengaku sempat mengalami kesulitan saat melaksanakan pembubaran lomba kelereng karena lokasi yang jauh.

"Saat mendatangi TKP lomba kelereng sempat mengalami kesulitan karena untuk menuju lokasi lumayan jauh dari jalan raya dan sempat melewati area tambak dan sawah warga," ujarnya.

"Untuk lomba yang diadakan berlokasi di bawah pohon-pohon jati tersebut" imbuh dia.

Ia menambahkan, setelah mendekati lokasi lomba, puluhan orang langsung melarikan diri menuju semak-semak dan persawahan, bahkan ada yang melarikan diri ke rumah warga sekitar lokasi lomba.

Sehingga, para anggota langsung membongkar arena lomba kelereng yang terbuat dari kayu jati.

Begitupun mengamankan kelengkapan lomba lainnya, seperti alat untuk mengasah kelereng dan tempat untuk menarik kelereng dari bawah ke atas sebelum kelereng dilepas oleh panitia.

"Barang bukti sudah kami amankan di Mapolsek Sampang ," terang Iptu Tomo.

Lebih lanjut, dengan adanya penindakan tersebut Pihaknya berharap agar seluruh masyarakat di Sampang untuk selalu mematuhi protokol kesehatan karena Pandemi Covid-19 masih belum selesai.

"Kami siap melakukan tindakan bila masyarakat tidak mematuhi Prokes Covid-19," pungkasnya.

 

 

 

Berita Terbaru

Tingkatkan Mobilitas Masyarakat, Pemkab Pasuruan Rehabilitasi Jembatan Lekok-Rejoso

Tingkatkan Mobilitas Masyarakat, Pemkab Pasuruan Rehabilitasi Jembatan Lekok-Rejoso

Minggu, 05 Jul 2026 11:21 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Sebagai upaya meningkatkan keselamatan dan kelancaran mobilitas masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan merehabilitasi…

Lewat BSPS, Menteri PKP Optimis Tuntaskan Masalah RTLH Kota Malang Oktober 2026

Lewat BSPS, Menteri PKP Optimis Tuntaskan Masalah RTLH Kota Malang Oktober 2026

Minggu, 05 Jul 2026 11:13 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 11:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Melalui program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS), Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), optimistis persoalan…

Dukung Fasilitas Layanan Haji per 2027, Pemkab Kediri Siapkan Lahan 65 Hektare

Dukung Fasilitas Layanan Haji per 2027, Pemkab Kediri Siapkan Lahan 65 Hektare

Minggu, 05 Jul 2026 11:04 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 11:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sebagai salah satu langkah strategis dalam mendukung infrastruktur dan fasilitas layanan haji menyusul rencana Bandara Internasional…

Belum Penuhi Kuota Peserta Didik, Dindik Ponorogo Ambil Kebijakan Perpanjang SPMB Jalur Luring

Belum Penuhi Kuota Peserta Didik, Dindik Ponorogo Ambil Kebijakan Perpanjang SPMB Jalur Luring

Minggu, 05 Jul 2026 10:58 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 10:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti perihal belum mampu memenuhi kuota peserta didik baru pada pendaftaran tahap utama, Dinas Pendidikan (Dindik)…

Sasar 50 Hunian, Pemkot Malang Terus Kebut Program Renovasi RTLH 2026

Sasar 50 Hunian, Pemkot Malang Terus Kebut Program Renovasi RTLH 2026

Minggu, 05 Jul 2026 10:48 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 10:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dalam rangka memenuhi kebutuhan renovasi puluhan RTLH sebesar Rp1 miliar yang bersumber dari APBD Kota Malang 2026, Pemerintah Kota…

Pemkab Catat Periode Januari-Juni, Produksi Beras di Banyuwangi Surplus 174.000 Ton

Pemkab Catat Periode Januari-Juni, Produksi Beras di Banyuwangi Surplus 174.000 Ton

Minggu, 05 Jul 2026 10:41 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 10:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Musim panen raya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, mencatatkan produksi beras pada periode Januari-Juni 2026 mencapai…