Vaksinasi Dosis ke-2 Kejati Jatim Dibanjiri Masyarakat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Forkopimda Jatim meninjau vaksinasi dosis ke 2 di  Islamic Center Surabaya, Rabu (11/8). SP/Budi Mulyono
Forkopimda Jatim meninjau vaksinasi dosis ke 2 di  Islamic Center Surabaya, Rabu (11/8). SP/Budi Mulyono

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim kembali menggelar vaksinasi massal dosis ke-2. Kegiatan yang masuk dalam gelaran 'Adhyaksa Peduli Vaksinasi' ini menyedot animo masyarakat, yakni sebanyak 2.500 orang mengikuti vaksinasi di Islamic Center Surabaya, Rabu (11/8).

Kegiatan yang menerapkan protokol kesehatan ini dihadiri Forkopimda Jatim. Diantaranya Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa; Kepala Kejati (Kajati) Jatim, M Dofir; Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto; Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta dan Pangkoarmada II, Laksda TNI Iwan Isnurwanto.

"Kegiatan 'Adhyaksa Peduli Vaksinasi' ini merupakan yang kedua. Dan vaksinasi massal ini diperuntukan kepada masyarakat secara cuma-cuma, tanpa dipungut biaya alias gratis," kata Kajati Jatim, M Dofir.

Upaya penanganan Covid-19, sambung Dofir, tidak hanya dilakukan Kejati Jatim. Dalam hal ini pihaknya juga menginstruksikan Kejaksaan Negeri (Kejari) jajaran untuk mendukung penanganan Covid-19 di Kabupaten/Kota di Jatim. Seperti mendukung pelaksanaan PPKM, baik kegiatan yang dilaksanakan secara daring maupun turun langsung bersama-sama unsur Pemerintah setempat.

Jajaran Kejati Jatim, lanjut Dofir, ikut andil dalam kegiatan sosialisasi prokes maupun operasi yustisi. Namun masih juga ditemukan pelanggaran prokes dan ketentuan PPKM. Pihaknya pun mengimbau kerjasama masyarakat dalam upaya pencegahan maupun meminimalisir penyebaran Covid-19.

"Dalam situasi dan kondisi seperti ini, kami juga memerlukan kerjasama dari seluruh lapisan masyarakat. Terutama dalam hal pencegahan penyebaran Covid-19," imbaunya.

Dofir berpesan kepada masyarakat untuk terus menerapkan prokes 5M. Yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas. Sehingga vaksinasi yang sudah dilakukan dapat bekerja maksimal dengan bantuan penerapan protokol kesehatan.

"Meski sudah divaksin, saya menghimbau masyarakat untuk tetap taati protokol kesehatan. Dengan harapan seluruh warga Jawa Timur, khususnya Surabaya diberikan kesehatan dan selalu dalam lindungan Allah SWT," pungkasnya. nbd

Berita Terbaru

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…