Jalin Kontribusi dan Persahabatan Lewat Kontes Bahasa Mandarin

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Viengnakhone Vongvixai (kanan, depan) dari Fakultas Sastra Universitas Nasional Laos (NUOL) menyerahkan penghargaannya kontes "Jembatan Cina" ke-20. SP/ CH
Viengnakhone Vongvixai (kanan, depan) dari Fakultas Sastra Universitas Nasional Laos (NUOL) menyerahkan penghargaannya kontes "Jembatan Cina" ke-20. SP/ CH

i

SURABAYAPAGI.com, China - Babak final kontes "Jembatan Cina" ke-20, kompetisi kecakapan bahasa Mandarin tahunan untuk mahasiswa non-Cina yang diselenggarakan oleh kedutaan besar Tiongkok di Laos dan Institut Konfusius di Universitas Nasional Laos (NUOL).

Penasihat Kedutaan Besar Tiongkok di Laos Qin Chen mengatakan Institut Konfusius NUOL telah menjadi platform penting bagi orang Laos untuk belajar bahasa Mandarin dan memahami Tiongkok, sehingga telah meningkatkan persahabatan antara kedua bangsa.

Secara khusus, institut tersebut telah melaksanakan pengajaran online selama epidemi Covid-19, yang memberikan kontribusi positif bagi pengajaran bahasa Mandarin di Laos.

Pejabat China itu juga mengatakan setelah bertahun-tahun dikembangkan, kompetisi "Jembatan China" telah menjembatani hati orang-orang, memilih dan melatih sejumlah talenta bahasa China yang luar biasa di Laos. Ia berharap lebih banyak pelajar Cina di Laos akan belajar lebih banyak tentang budaya Cina dan berkontribusi untuk meningkatkan dan memperdalam persahabatan.

Houngphet Chanthavong, wakil presiden NUOL, mengatakan kompetisi tahunan "Jembatan Cina" menyediakan platform penting bagi siswa Laos untuk belajar dan mengalami budaya Cina. Ia berharap para kontestan menjadi duta persahabatan kedua negara, berkontribusi pada promosi kemitraan kerjasama strategis komprehensif Laos-China, dan komunitas Laos-China dengan masa depan bersama.

Kontes bertema "Satu dunia, satu keluarga" terdiri dari tiga bagian termasuk pidato, Q&A waktu nyata, dan pertunjukan bakat.

Selama kontes, para kontestan menunjukkan kemampuan bahasa Mandarin mereka dan pemahaman tentang budaya Tionghoa, sambil juga berkompetisi dalam pertunjukan seni Tiongkok. Seorang mahasiswa bernama Viengnakhone Vongvixai dari Fakultas Sastra NUOL menjadi juara.

NUOL memulai pengajaran bahasa Mandarin pada tahun 2003. Pada tahun 2006, Departemen Bahasa Mandarin NUOL memilih perwakilan pertamanya untuk pergi ke China untuk berkompetisi dalam kompetisi bahasa Mandarin mahasiswa "Jembatan China". Dsy8

Berita Terbaru

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peternak ayam pedaging atau ayam broiler mengaku rugi hingga ratusan juta akibat harga ayam di kandang terjun bebas. Perhimpunan…

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Saya pernah renungkan bagaimana seharusnya kita menjalani hidup yang diberikan Tuhan ? Apa yang seharusnya menjadi tujuan hidup…

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah  ‎

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah ‎

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Ketua DPRD Kota Madiun Armaya mendesak Pemkot segera menutup lahan parkir milik PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr Soetomo. M…

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi terkait tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Tersangka baru ini…

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam video yang dibagikan kantor berita Fars, para perempuan Iran berkerudung hitam turun ke jalanan meneriakkan "matilah…

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dipicu oleh temuan BPK atas dugaan kesalahan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sejumlah SMAN di Sulsel,…