Lulusan SMK yang Sukses Bisnis Pepaya Calina

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Muhammad Tono saat berada di kebun pepaya miliknya. SP/ SBY
Muhammad Tono saat berada di kebun pepaya miliknya. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Muhammad Tono merupakan lulusan SMK yang sukses membudidayakan papaya Calina IPB-9. Kelebihan pepaya Calina justru dari kecilnya. Karena buah pepaya cenderungnya tidak habis. Disisi lainnya buah Calina lebih manis. Soal produktifitasnya juga termasuk tinggi.

Tono menjelaskan bermain buah lokal justru jarang pesaing. Yang kamu butuhkan hanyalah bagaimana membaca kebutuhan pasar. Tono menyebut Tuban merupakan daerah sejuk. Cocok buat menanam buah pepaya dan ternyata buah pepaya cukup digemari di masyarakat.

Mitra petani Tono mencapai 35 orang tersebar di wilayah Tuban. Total laha dikelola mitranya mencapai 13 hektar. Satu hektarnya dia menyebut ditanami 1.300 pohon. Jarak antar pohonnya 2 x 2,5 meter. Lalu ia mengingatkan pepaya tidak berkayu jadi jangan terendam air.

Sebagai pengusaha muda Tono siapkan ekspansi. Dia mengaku beternak kambing dan kotorannya. Kotoran dapat dijadikan pupuk buat pepaya Calina miliknya. Dalam sehari mengantungi 10 kantung kotoran. Ini jadi cara efekif mengurangi biaya budidaya pepaya Calina Tono.

Berawal dari prihatin dengan keadaan petani peternak Indonesia. Mereka punya ternak tetapi tanah mereka tidak terurus terawat. Padahal menurutnya peternakan dan pertanian dapat digabungkan. Tahun 2010, sejak lulus Wirausaha Muda Kokoh, uangnya digunakan juga buat membuka usaha ternak kambing.

Usaha dimulai dari 13 ekor kambing beranak pinak. Pola bagi hasil digunakan Tono kembali. Berbekal uang serta kepercayaan masyarakat sudah memiliki 400 ekor. Kambing titipan tersebut sudah termasuk 30 ekor sapi di kandang. Konsep pertanian terpadu menjadi andalan pengusaha muda 22 tahun tersebut.

Air kencing dan kotoran dijadikan pupuk. Ia kemudian menanam terong di lahan 1.000 meter. Sementara pepaya Calina mencapai luas tanah 1,5 hektar. Kambing akan dijual setelah gemuk setelah tiga bulan. Tono mengantungi Rp 150 ribu sampai Rp 200.000 per- ekor. Dia dibantu tujuh orang karyawan warga setempat.

Karyawan Tono mendapatkan Rp 35 ribu per hari dibayar perbulan. Untuk petani yang lahannya digunakan juga sudah termasuk uang sewa lahan. Dsy6

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…