Pendapatan Pajak Tembus Rp27,26 Triliun, Jatim Masih Jadi Kekuatan Ekonomi Kedua Nasional

author Lailatul Nur Aini

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Perwakilan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Provinsi Jawa Timur mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi regional di bumi Mojopahit menunjukkan kestabilan meski sedikit melambat pada periode yang sama di Triwulan III 2023 silam.

Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Jawa Timur, Sigit Danang Joyo menyebutkan saat ini Jatim masih menjadi kekuatan ekonomi kedua di Pulau Jawa.

"Untuk kontribusinya mencapai 24,99 persen dan secara PDB nasional berkontribusi sebesar mencapai 14,22 persen. Sedangkan untuk ekspor dan impor tumbuh positif dibandingkan tahun sebelumnya," kata Sigit, dari keterangannya yang diterima Surabaya Pagi, Jumat, (26/4/2024).

Secara rinci, kinerja ekspor dan impor tumbuh secara signifikan dibanding tahun lalu, yang mana ekspor bulan Februari 2024 mencapai US$1,81 miliar, naik 10,60 persen (y-on-y). Dimana, Ekspor Non Migas mendominasi sebesar 95,07 persen dari total Ekspor.

Sedangkan, untuk impor bulan Februari 2024 ini mencapai US$2,40 miliar, tumbuh 27,92% (y-on-y), dan turun 0,65% (m-t-m). Impor pada bulan Februari didominasi oleh Impor Non Migas mencapai US$1,82 Miliar.

Lanjut Sigit, untuk inflasi sendiri pada bulan Maret 2024 ini sebesar 3,04 persen. Menurutnya ini menandakan stabilitas harga, meskipun dengan peningkatan pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau, terutama beras.

Sementara itu, sektor pariwisata mencatat prestasi gemilang dengan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara tertinggi dalam empat tahun terakhir.

"Melalui pintu masuk Juanda ada sebanyak 28.015 wisatawan mancanegara yang kunjungan. Paling banyak atau tertinggi di bulan Februari dibandingkan bulan lain di sepanjang empat tahun terakhir," terang Sigit.

Diketahui, wisatawan mancanegara di Jawa Timur didominasi oleh wisatawan dari Malaysia (35,97 persen), Tiongkok (27,38 persen), dan dari Singapura (7,17 persen).

"Tingkat penghunian kamar hotel juga mengalami peningkatan di Bulan Februari baik secara mtm sebesar 5,51 persen maupun secara yoy yakni mencapai 0,9 persen. Untuk rata-rata lama menginap para wisatawan itu tercatat 1,48 hari, naik 0,07 dibanding bulan sebelumnya," ungkapnya.

Sementara untuk realisasi APBN dan APBD menunjukkan kinerja yang baik, namun ketergantungan terhadap transfer ke daerah masih tinggi, menekankan perlunya diversifikasi penerimaan daerah.

Apabila dilihat dari sisi Penerimaan Pajak, telah tercapai realisasi sebesar 22,5 persen yakni mencapai Rp27,26 Triliun dari target Rp122,36 Triliun.

Sedangkan Penerimaan Kepabeanan dan Cukai mencapai 22,03 persen (Rp33,4 Triliun) dari target (Rp152 Triliun), dan realisasi PNBP mencapai 35,62 persen (Rp1,91T) dari target (Rp5,37 Triliun).

Disisi lain, pada Belanja Negara sampai dengan 31 Maret 2024 telah terserap Rp33,11 Triliun atau 25,71 persen dari pagu belanja negara di Jawa Timur sebesar Rp128,78 Triliun.

Sigit membeberkan untuk realisasi Transfer Ke Daerah (TKD) mencapai Rp21,18 Triliun atau 26,36 persen dari total pagu TKD sebesar Rp80,36 Triliun.

Meski tampak stabil, tantangan perekonomian Jatim tidak terelakkan, diantaranya dari nilai tukar petani mengalami penurunan, terutama dipengaruhi oleh fluktuasi harga komoditas pertanian.

Menurut Sigit, nilai tukar petani Jatim bulan Maret 2024 turun sebesar 4,70 persen dari bulan sebelumnya sebesar 119,85 menjadi 114,22.

Hal ini disebabkan karena indeks harga yang diterima petani (It) mengalami penurunan lebih dalam dibandingkan kenaikan indeks harga yang dibayar petani (Ib). It turun sebesar 4,05 persen dan Ib naik sebesar 0,68 persen.

"Penurunan It terutama disebabkan oleh penurunan harga Gabah, Jagung, dan Cabai Rawit. Sedangkan kenaikan Ib dipengaruhi oleh naiknya harga telur ayam ras, daging ayam ras, dan harga beras," pungkasnya. Ain

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…