Lulusan Paket C yang Sukses Produksi Peci hingga Luar Negeri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Asep Mulyadi sedang memeriksa peci produksinya. SP/ SBY
Asep Mulyadi sedang memeriksa peci produksinya. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Asep Mulyadi merupakan lulusan paket C atau setara SMA sekaligus pengusaha yang memproduksi aneka peci keren. Asep memutuskan membuat kopiah sendiri. Tujuannya agar dia paham soal harga pasaran. Meski tanpa pengalaman dia tetap membuat. Dia mencoba. Tetapi hanya beberapa bulan gagal. Asep tetap mencoba lagi hingga kedua kali.

Buta soal produksi, distribusi, pemasaran, ia lakukan semua secara intuisi saja. Asep hanya tau dia harus terjun sendiri merasakan pahit getir. Ilmu ekonomi Asep berbekal pengalaman. Satu bulan pertama membuat kopiah gagal. Bulan kedua akhirnya dia dapa dijual tetapi belum bagus. Asep memang mempedulikan kualitas.

Tekun dan sabar kopiah buatannya kini laku dipasaran. Bertahap kopiah buatannya laku dipasaran. Dan akhirnya Asep bisa membuka lapangan pekerjaan. Dia lantas dibantu 10 karyawan mengerjakan.

Semakin sukses, kini dia sudah memiliki 140 karyawan ditambah 10 orang karyawan freelance. Kopiahnya diproduksi 10 kodi per hari. Usaha ini seratus persen belajar bisnis otodidak.

Ia mengajak mitra bekerja sama. Alhasil usahanya semaki membesar. Modal kepercayaan merupakan hal terpenting. Bagi Asep kepercayaan harus selalu dijaga. Sisanya adalah soal bagaimana mendapatkan sumber daya manusia berkualitas.

Bisnis peci milik Asep kini sudah sampai ke Malaysia, Thailand, Pakistan. Pulau Jawa sendiri hampir sudah seluruh pelosok nama Al Markaz Collection ada. Ia mengatakan mereka penjual selalu mencari produknya.

Dia juga bangga banyak artis memakai kopiahnya. Juga ketika momen pemilihan Perdana Menteri Malaysia, banyak warga Malaysia memakai kopiah buatan Asep.

Asep mengaku senang karena bisnisnya tumbuh. Soal omzet mencapai 10% sampai 20�ri 2.000 sampai 3.000 kodi per bulan. Harganya bervariasi per-kodi seharga Rp 280 ribu dan produksi 100 kodi setiap harinya.

Asep kini tengah menambah varian produk. Merambah bisnis fasion, Asep juga mau membuat aneka baju koko. Ia juga sudah berinvestasi di properti loh. Dia ingin membangun sekolah gratis mandiri. Yakni sekolah menghasilkan uang buat membiayai siswa yang masuk disana. Dsy7

Berita Terbaru

Resmi, Pemkab Ponorogo Buka Lelang 6 Jabatan Eselon II

Resmi, Pemkab Ponorogo Buka Lelang 6 Jabatan Eselon II

Senin, 27 Jul 2026 16:52 WIB

Senin, 27 Jul 2026 16:52 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pagi-Usai diterpa krisis jabatan setingkat kepala dinas pasca OTT Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Pemerintah Kabupaten Ponorogo…

Dewan Gelar RDP Terkait Serapan Anggaran Semester Satu

Dewan Gelar RDP Terkait Serapan Anggaran Semester Satu

Senin, 27 Jul 2026 16:50 WIB

Senin, 27 Jul 2026 16:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Komisi III DPRD Kota Mojokerto menggelar rapat evaluasi serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Semester I Tahun A…

Nama Mantan Bupati Ponorogo Dan Eks DPR-RI Tersebut Dalam Sidang Korupsi BSPS Sumenep

Nama Mantan Bupati Ponorogo Dan Eks DPR-RI Tersebut Dalam Sidang Korupsi BSPS Sumenep

Senin, 27 Jul 2026 15:50 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:50 WIB

SURABAYA, Surabaya Pagi-Nama politikus yang juga mantan Bupati Ponorogo periode 2015-2019 Ipong Muchlison, terseret dalam persidangan kasus dugaan korupsi…

Produksi Hingga 8.000 Lumpia per Hari, Kampung Lumpia Surabaya Diminta Bebas Pajak Berat

Produksi Hingga 8.000 Lumpia per Hari, Kampung Lumpia Surabaya Diminta Bebas Pajak Berat

Senin, 27 Jul 2026 15:49 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:49 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Kampung Lumpia Ngaglik, Surabaya, yang belakangan viral di m…

Kesaksian Imam Pejel: Dana CSR Bank Jatim Rp540 Juta Digunakan Bangun PSC Corner di Atas Tanah Milik Menantu Maidi

Kesaksian Imam Pejel: Dana CSR Bank Jatim Rp540 Juta Digunakan Bangun PSC Corner di Atas Tanah Milik Menantu Maidi

Senin, 27 Jul 2026 15:46 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta baru kembali terungkap dalam sidang lanjutan perkara dugaan pemerasan berkedok Corporate Social Responsibility (CSR) dan g…

Masih Mahal, Harga Gabah Kering Panen di Jombang Tembus Rp7.800 per Kg

Masih Mahal, Harga Gabah Kering Panen di Jombang Tembus Rp7.800 per Kg

Senin, 27 Jul 2026 15:39 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Musim panen serentak, harga gabah di tingkat petani di Dusun Gondekan, Desa Jabon, Kecamatan Jombang masih bertahan tinggi pada…