Editor : Redaksi
Rektor Untag Surabaya Prof Nugroho Dikukuhkan Sebagai Guru Besar
SurabayaPagi, Surabaya - Rektor Universitas 17 Agustus Surabaya Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, MM, CMA, CPA resmi menyandang gelar Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Bidang Akuntansi Untag Surabaya. Sebelumnya Nugroho terpilih sebagai Rektor Untag setelah melalui proses Komite Persiapan Penetapan Rektor (KPPR) pada Jumat (13/8/2021) lalu.
Setelah resmi dikukuhkan sebagai guru besar, Prof Nugroho menyampaikan orasi Ilmiah berjudul "Strategi Keuangan Bagi Korporasi Manufaktur yang Financial Distress di Masa Covid-19 di Indonesia,".
Prof Nugroho memilih judul tersebut karena menurutnya selama Covid-19 sektor manufaktur merupakan sektor yang paling terdampak karena menurutnya perusahaan manufaktur juga banyak menyerap tenaga kerja.
Sehingga, ia pun menulis tentang bagaimana strategi perusahaan sebelum bangkut, atau apa yang harus dilakukan perusahaan saat masa finansial distress .
"Strateginya yang pertama tentunya bahwa harus ada koordinasi antara mentri perhubungan mentri perindustrian mentri perdagangan dalam rangka apa, pemasok bahan baku," jelasnya.
Selama ini perusahaan industri, bahan bakunya banyak didapat dari luar negeri. Sehingga kalau ketersediaan bahan bakunya tidak ada atau lambat akan berdampak pada perusahaan tersebut.
"Kita tahu sekarang perusahaan industri manufakrur itu banyak yang merumahkan tenaga kerjanya karena apa, karena tingkat produksinya hampir di skala itu diangka 50 persen," tuturnya.
Kata Nugroho, hampir 80 persen pertumbuhan ekonomi didukung oleh perusahaan manufaktur, sehinga eprli untuk menitik beratkam pada perusahaan manufaktur.
"Kita akan mengusulkan ke pak mentri bagaimana untuk perusahaan-perusahaan yang finansial distress itu, sebelum kebangkrutan agar dia tidak terbablas," terang Prof Nugroho.
Prof Nugroho juga mengatakan bahwa untuk mendapat gelar Guru Besar tidaklah mudah, Ia mulai berjuang sejak 2018 lalu. Kata Prof Nugroho saat ini menjadi Guru besar tidaklah muda.
"Harus memenuhi Kum-nya, yang ke 2 adalah harus punya jurnal internasional, jurnal internasional bersertifikasi untuk melihat bersertifikasi atau tidak kan reviewer kita susahnya itu," ujar Prof Nugroho.
Kata Prof Nugroho pula, Jurnal Internasional pun harus yang sudah diakui oleh dunia. Tulisan Prof Nugroho sendiri yang diakui dunia ada dari Canada, Inggris dan Belanda.
Prof Nugroho sendiri merupakan Rektor Untag Surabaya 2 periode, yakni pada periode 2017-2021 dan periode 2025. By
Tag :