Berawal Coba-Coba, Kini Sukses Geluti Bisnis Jamu Tradisional

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dadik Purwanti dengan salah satu jamu tradisional produksinya. SP/ KDR
Dadik Purwanti dengan salah satu jamu tradisional produksinya. SP/ KDR

i

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Berawal dari mencoba hingga akhirnya dapat membuat minuman jamu tradisional sendiri untuk diberikan ke pelanggan toko kelontongnya. Kini Dadik Purwanti yang merupakan seorang ibu rumah tangga sukses berbisnis rumah produksi Jamu Tradisional herbal Radja di Ringinsari Kediri hingga sukses dan banyak diminati.

Saat itu usaha toko Kelontong sudah berdiri sejak 17 tahun silam. Dalam waktu 2 minggu respon dari pelanggan jamunya cukup bagus “Enak dan pakai gula asli”, sehingga dari situlah akhirnya Dadik memberanikan diri membuat jamu untuk di jual pakai botol 300 ml.

Awal pembuatan belum ada merknya. Setelah berjalanan bebera bulan ada ajakan untuk mengisi Pameran di Kabupaten Kediri. Selama di Pameran respon pengunjung sangat mendukung untuk dikembangkan dan diberikan Merk. Akhirnya satu bulan kemudian muncul merk Jamu Radja. Saat ini ibu Dadik sudah membuat jamu ukuran 1 liter untuk di jual di daerah Kota dan Kabupaten Kediri.

”Ya allhamdulilah dengan ada usaha ini kami bisa membantu biaya sekolah, Anak pertama sudah selesai Lulus dari ITS saat ini bergabung di kontraktor migas di Jakarta. Anaknya yang kedua masih Sekolah kedinasan dibawah Dinas Perhubungan Udara, Ketiga Kuliah di Unair, Keempat masih SD,” ujar Dadik Purwanti.

Masih menurut Dadik Purwanti, dirinya juga ingin mengembangkan usahanya dengan membangun Workshop & Gudang, kemudian sewa Space untuk bikin retail Shop di Mall-Mall. Serta berminat untuk menjual Online supaya bisa menembus pasar luar

“Saya berharap budaya minum Jamu di Kabuaten Kediri harus ditingkatkan karena setiap hari minum jamu membuat tubuh semakin sehat. Jika badan sehat bekerja pun jadi lancar”. Pungkas ibu Dadi Purwanti. Dsy4

 

Berita Terbaru

Setelah Empat Bulan Ditelusuri, Kejari Surabaya Tutup Dugaan Korupsi RSUD dr Soetomo

Setelah Empat Bulan Ditelusuri, Kejari Surabaya Tutup Dugaan Korupsi RSUD dr Soetomo

Rabu, 17 Jun 2026 21:37 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 21:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya resmi menghentikan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan RSUD dr …

MUI, Dorong Kemerdekaan Palestina Secara Penuh

MUI, Dorong Kemerdekaan Palestina Secara Penuh

Rabu, 17 Jun 2026 20:51 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional (HLNKI), Prof Sudarnoto Abdul Hakim…

Pesinetron Evan Marvino, Dituduh KDRT Istrinya

Pesinetron Evan Marvino, Dituduh KDRT Istrinya

Rabu, 17 Jun 2026 20:48 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 20:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dugaan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan perselingkuhan yang menyeret pesinetron Evan Marvino, menjadi sorotan publik.…

Dirjen BC Dipantau KPK, Djaka Budhi Minta Hormati Proses hukum

Dirjen BC Dipantau KPK, Djaka Budhi Minta Hormati Proses hukum

Rabu, 17 Jun 2026 20:43 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - "Dengan adanya informasi-informasi tersebut tentu dicermati juga oleh penyidik, oleh kedeputian penindakan, ya tidak dilepaskan …

Bos Hanania Travel, Ditangkap, Diduga Rugikan 1.286 Orang Calon Jemaah Umroh

Bos Hanania Travel, Ditangkap, Diduga Rugikan 1.286 Orang Calon Jemaah Umroh

Rabu, 17 Jun 2026 20:41 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kasus penipuan perjalanan umrah yang menyeret Hanania Travel diduga, rugikan 1.286 orang. Jumlah kerugian mencapai Rp 35,34…

Menag Minta Tambahan Anggaran Rp 41,89 Triliun

Menag Minta Tambahan Anggaran Rp 41,89 Triliun

Rabu, 17 Jun 2026 20:38 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR membahas anggaran. Dalam kesempatan itu, Menag…